Jumat, 29 April 2016

CRISPR

Baru-baru ini, dalam suatu laporan James Clapper(1), yang adalah Direktur National Intelligence (DNI) menyatakan bahwa Genome Editing berpotensi menjadi suatu WMD (Weapon of Mass Destruction : senjata pemusnah massal). Sementara itu para ilmuwan sedang berdebat tentang topik ini, sebagian mengusulkan untuk melakukan riset tentang aplikasi genome editing untuk melawan wabah virus Zika. (2)(3)

Virus Spartan
Dalam episode terakhir dari rilis terbaru film X-Files yang baru ditayangkan Pebruari lalu di Fox Tv, dilukiskan betapa dahsyatnya jika teknologi genome editing digunakan sebagai senjata pemusnah massal. Dalam film tersebut, dikisahkan bahwa sekelompok elit yang korup melepaskan virus Spartan yang melumpuhkan kekebalan orang-orang terhadap berbagai penyakit. 
Misalnya Anda seorang militer yang pernah mendapat vaksin anthrax, jika sistem kekebalan tubuh Anda bekerja dengan baik maka virus anthrax tidak akan menyerang Anda. Tapi jika kekebalan Anda lemah maka vaksin tadi berubah menjadi virus bagi tubuh Anda, mirip seperti kuda Troya dalam mitologi Yunani kuno. 
Nah, bayangkan jika ada suatu virus yang bertujuan melumpuhkan sistem kekebalan Anda, maka berbagai virus akan menyerang Anda, bisa flu, rubella, anthrax, hiv dll. Dan mekanisme pelumpuhan sistem kekebalan itu melalui metode yang dikenal oleh kalangan ilmuwan sebagai CRISPR-Cas9.
Dalam film X-Files tersebut dikisahkan bahwa virus Spartan disebarkan antara lain melalui pesawat terbang, radiasi elektromagnetik dll.

Virus
Berita di televisi beberapa hari lalu mengutip komentar salah satu pejabat WHO yang menyatakan bahwa kemungkinan penyebaran virus Zika akan terus memburuk. Padahal data ilmiah menunjukkan bahwa dampak virus tsb tidak seburuk dampak yang dibawa oleh Ebola misalnya. (3)
Mungkinkah di balik virus Zika ada suatu agenda untuk membawanya menjadi ancaman global, sehingga banyak protokol keamanan akan diberlakukan?
Dengan munculnya rilis berita dari DNI di atas, maka mungkin saja tahun ini bisa menjadi tahun terburuk dalam hubungannya dengan risiko bencana akibat wabah biologi. Dan teknologi genome editing seperti CRISPR-Cas9 berpotensi untuk disalahgunakan untuk mengembangkan virus yang canggih seperti virus Spartan dalam kisah film tersebut.

Penutup 
Melihat film tersebut, saya jadi teringat salah satu ayat dalam kitab Wahyu yang menubuatkan bahwa ada wabah yang akan menelan banyak korban manusia:

"Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hijau kuning dan orang yang menungganginya bernama Maut dan kerajaan maut mengikutinya. Dan kepada mereka diberikan kuasa atas seperempat dari bumi untuk membunuh dengan pedang, dan dengan kelaparan dan sampar, dan dengan binatang-binatang buas yang di bumi." (Wahyu 6:8)

Kita patut berdoa agar para ilmuwan dan pemerintah negara maju memiliki kesadaran etis agar tidak menyalahgunakan teknologi genome editing untuk mengembangkan senjata pemusnah massal biologi.

Bagaimana pendapat Anda?

Versi 1.0: 28 pebruari 2016 pk. 21:53
VC

Referensi: 
(1) James R. Clapper. DNI, feb. 2016, http://www.dni.gov/files/documents/SASC_Unclassified_2016_ATA_SFR_FINAL.pdf
(2)  https://www.technologyreview.com/s/600774/top-us-intelligence-official-calls-gene-editing-a-wmd-threat/
(3) https://www.trunews.com/dni-chief-calls-gene-editing-a-wmd-mit-suggests-use-for-zika/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar