Jumat, 31 Maret 2017

Pembangunan Bait Suci ke-3

*Pembangunan Bait Suci ke-3. Antikristus dan Rapture di depan mata kita!*

Salah satu topik yang paling hangat dibicarakan berkaitan dengan Akhir Zaman ialah pembangunan Bait Suci ke-3 di Yerusalem.  Pembangunan Bait Suci ini merupakan salah satu nubuatan yang akan segera digenapi.  Namun, terdapat banyak kendala yang menghambat pembangunannya, sebut saja Lokasi persis bangunan Bait Suci ke-3, apakah tabut perjanjian sudah ditemukan, dan bagaimana perkakas-perkakas Bait itu.  Bagaimana sebenarnya  kisah dan kelanjutannya, berikut adalah penjelasannya.

Pada 7 Juni 1967, selang beberapa hari setelah Israel mengambilalih kekuasaan atas Yerusalem, Moshe Dayan selaku Menteri Pertahanan Israel kala itu datang untuk pertama kalinya berdoa di Tembok Barat dari Bukit Bait Suci, dan ia menyatakan: "Kami telah mengembalikan tempat Maha Kudus kami dan kami tidak akan pernah meninggalkannya kembali". Shlomo Gorn, Rabbi kepala dari tentara Israel kemudian meniup "shofar" sebagai symbol yang dipercaya bahwa "…oleh suara sangkakala Bait Suci roboh, dan oleh suara sangkakala juga itu akan dibangun kembali".

Pada 14 Maret 1999, Uni eropa memberikan keterangan yang provokatif dengan berkata bahwa Yerusalem bukan Ibu kota Israel dan bukan milik Israel. PM Israel kala itu, Ariel Sharon, mengatakan bahwa :"Pemerintahan kami tidak memberikan kelonggaran apapun dalam hal status Yerusalem. Yerusalem adalah Ibukota bangsa Yahudi selama 3000 tahun, kota besar Negara Israel selama 50 tahun, dan akan tetap untuk selamanya." Bahkan ia mempertegasnya dihadapan KTT Dunia di New York dengan mengatakan bahwa Israel tidak akan pernah dibagi!

Beberapa bulan berselang,  Ariel Sharon mengunjungi area Bait Suci Yerusalem ini, tepatnya pada 26 September 2000. Ia ditentang habis-habisan oleh umat Muslim di sekitar area tersebut, mengingat orang Yahudi dilarang keras oleh mereka menginjakan kaki di situs suci mereka.

Hal ini disebabkan oleh karena di lahan tersebut telah berdiri 2 situs bersejarah bagi kaum muslim mengingat di sana terdapat Dome Of the Rock dan Masjid Al-Aqsa. Masjid ini sempat menjadi kiblat sebelum Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah tahun 624M. Apakah mungkin bisa membangun Bait Suci di area situs bersejarah ini? Bukankah nantinya akan menimbulkan perang besar bagi dunia?

*Bait Suci ke-2 (Bait Salomo)*

Alkitab mencatat bahwa sebelumnya telah di bangun 2 Bait Suci yang sama, yakni yang pertama oleh Raja Salomo, anak raja Daud dan telah dihancurkan oleh Nebukadnezar saat ia menginvasi Israel pada tahun 586 SM. Bait Allah yang kedua dibangun oleh Zerubabbel antara tahun 520-516 SM.

Injil mencatat bahwa saat Yesus datang ke dunia pertama kali, bait kedua ini masih ada. Ia bersabda : "Kau lihat gedung-gedung yang hebat ini? Tidak satu batupun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain, semuanya akan diruntuhkan." ~Matius 24:2

38 tahun kemudian, Jenderal Titus dan tentara romawi membakar Bait Suci ini. Semua perabotan Bait Suci yang terbuat dari emas dan perak dirampas dan dibawa oleh mereka. Saat itu, jendral Titus sudah mundur, tapi pasukannya terus menyerbu. Sejumlah 600.000 mayat orang Yahudi dilempar ke lembah-lembah di selatan kota Yerusalem, yaitu lembah Kidron dan Ben Hinom. Demikian juga dengan segala emas yang menempel pada dinding batu Bait Suci, sehingga genaplah apa yang dikatakan oleh Yesus, bahwa tidak ada satupun batu dari Bait Suci tersebut akan tinggal.
Mengenai lokasi pembangunan Bait Suci ke-3

Lokasi Bait Allah yang pertama maupun yang kedua, adalah di tanah milik Ornan Arauna, orang Yebus di Yerusalem.  Deklarasi atau "Perjanjian Balfour" yang dimotori oleh Inggris pada akhirnya mendorong gerakan Zionisme, gerakan kembali ke Bukit Zion. Nyatanya, bahwa Masjid Al Aqsa telah berdiri megah di wilayah tanah milik Ornan Arauna yang telah dibeli oleh Daud dengan harga 50 syikal perak. Oleh sebab itu, muncul konflik antara kedua negara mengingat bagi umat muslim di dunia, tempat ini merupakan tempat bersejarah bagi mereka. Lalu, dimanakah lokasi yang tepat? Simak penglihatan Yohanes berikut:

Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya. Tetapi kecualikan pelataran Bait Suci yang di sebelah luar, janganlah engkau mengukurnya, karena ia telah diberikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan menginjak-injak Kota Suci empat puluh dua bulan lamanya." ~Wahyu 11:1-2

*Third Temple & Dome Of The Rock*

Yohanes mendapat penglihatan dan wahyu pada tahun 90M, sedangkan bait kedua dihancurkan di tahun 70M. Itulah sebabnya, bait yang ia maksudkan pasti Bait Suci ke-3.

Ingatlah, bahwa lebih dari 1900 tahun yang lalu, Yohanes telah melihat adanya 2 Bait Suci di lokasi tersebut. Spekulasi yang paling ramai diangkat ialah mengenai perang antara bangsa-bangsa karena Israel akan memaksakan pembangunan bait ke-3 ini dengan cara menghancurkan Dome Of The Rock. Namun, penglihatan Yohanes tersebut memberikan pengertian yang berbeda. Pelataran sebelah luar merupakan milik bangsa lain. Itu artinya Dome Of The Rock akan tetap berada di lokasi itu. Hal ini turut di dukung setelah para pakar Alkitab menghitung kembali letaknya berdasarkan Yeh 40.

Menurut Rabbi Moses ben Maimon (maimonides) tercatat dalam Talmud pada waktu sebelum penghancuran (titus pada tahun 70 M) Bait Suci yang di renovasi oleh Herodes. Bait Suci tidak dibangun ditengah (di lokasi Dome Of The Rock) [Encyclopedia Judaica CD, "Temple Mount"]

Bahwa Lokasi Bait Suci memang tidak tepat ditengah-tengah Bait Suci tetapi jauh dari dinding sebelah selatan dibandingkan dengan jarak ke dinding yang lain [Mishnah, Middot 2:1] ini menjelaskan bahwa lokasi tepatnya Bait Suci adalah sebelah utara dari Dome of the Rock dan Sebelah barat dari Gerbang timur yang ada sekarang.

*Denah Lokasi*

Di FP Catatan Akhir Zaman, pernah diposting mengenai pembangunan Bait Suci sebagai hasil akhir dari kesepakatan damai Israel dan Negara-negara Arab, khususnya Palestina. Sudah beberapa pemimpin dunia yang berusaha menjadi penengah kesepakatan damai tersebut, tetapi sampai saat ini masih nihil. Akan datang waktunya, sang pemimpin yang Alkitab tuliskan sebagai "pembinasa keji" akan membuat kesepakatan damai tersebut. Perjanjian itu akan berat sebelah, dimana Israel tetap akan menyetujuinya, dengan alasan pembangunan tersebut tetap bisa dikerjakan.

Dr Asher Kaufman memberikan kesimpulan setelah ia memperlajari kasus ini bertahun-tahun lamanya. Ia mengatakan bahwa ruang maha kudus Bait Suci Salamo persis berada di atas Dome of the Spirit, bukan di tempat Dome of The Rock. Ruang maha kudus tersebut berada pada 322 kaki kearah utara dari Dome of the Spirit. Beliau menulis bahwa Lantai disekitar "Dome of the rock" sudah di paving. Lantai tersebut dikenal dengan nama "Eben Shetiyyah" (Fondasi batu) yang merupakan tempat Tabut Perjanjian.
Third_Temple

*Dome Of the Spirit*

Lokasi bangunan persis berada di belakang Pintu Gerbang Timur jika dilihat dari Bukit Zaitun. Seperti yang kita tahu bahwa pintu ini masih disegel karena YESUS akan datang dari pintu gerbang ini. Ia akan turun di Bukit Zaitun pertama kali.
YESUS AKAN DATANG DARI BUKIT ZAITUN

*Kedatangan Pertama*

700 Tahun sebelum Yesus lahir, Nabi Maleakhi mengatakan ketika Yesus datang, Dia akan menuju bait Allah dan segera.

Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman TUHAN semesta alam. ~ Maleakhi 3:1

Saat kedatanganNya pertama kali ke dunia, Ia memasuki Bait Suci saat masih bayi. Nubuat selanjutnya, bahwa ketika Ia datang untuk kedua kalinya, Ia akan menginjakkan kaki di Bukit Zaitun.

*Kedatangan Kedua*

"Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga." ~Kis 1:11

Saat Yesus menginjakan kakiNya di bukit Zaitun nanti (second coming), akan terjadi gempa bumi yang dahsyat sehingga lempengan atau kerak bumi akan bergeser dan patah.

Pada waktu itu kaki-Nya akan berjejak di bukit Zaitun yang terletak di depan Yerusalem di sebelah timur. Bukit Zaitun itu akan terbelah dua dari timur ke barat, sehingga terjadi suatu lembah yang sangat besar; setengah dari bukit itu akan bergeser ke utara dan setengah lagi ke selatan. ~ Zakharia 14:4

Pintu Gerbang Timur

*Golden-gate*

Pintu Gerbang timur merupakan Pintu gerbang penting di Yerusalem, dan hanya lewat sini untuk masuk ke kota Yerusalem dari timur. Pintu gerbang Timur merupakan Pintu Gerbang yang tertua dan tidak dibangun kembali oleh penguasa Islam Sulaiman Agung pada tahun 1539-1542. Sulaiman mengerti dari injil, Bahwa Mesias akan datang kembali melintasi Gerbang ini ketika dia kembali ke bumi jadi Pintu Gerbang bagian Timur ditutup oleh penguasa islam tersebut pada tahun 810. Penutupan ini menggenapi Yehezkiel pasal 44.

Orang-orang Arab yang menghuni Palestina menggunakan lahan di depan pintu gerbang Timur ini sebagai kuburan. Mereka tahu persisi bahwa Mesias mereka akan merasa najis menginjakan kaki di tempat najis seperti kuburan. (Baca nubuatan mengenai pintu gerbang timur di sini).

*PERSIAPAN MENJELANG PEMBANGUNAN*

Pada tanggal 8 Oktober 1989, di Israel diselenggarakan pertemuan penting antara para rabi Yahudi dan ahli arkeologi. Dalam pada itu, dijelaskan mengenai tata cara penggunaan pelatan Bait Suci ini nantinya. Alat-alat tersebut dipersiapkan untuk 200 orang yang sedang ditraining menjadi Imam-Imam (Cohanim) yang akan bertugas pada saat Bait Allah selesai dibangun. Rabi Nehman Kahane, pemimpin dari Institute of Talmudic Commentaries membenarkan bahwa telah disiapkan 200 orang yang akan ditraining menjadi imam-iman di Bait Suci ini.

Ditengah kesulitan politik dan tekanan bangsa-bangsa, Israel telah mengumumkan  Pada tanggal 12 Juli 1997, melalui Departemen Kehakiman bahwa mereka akan memulai  proses hukum untuk membuka Temple Mount bagi orang Yahudi. Beberapa grup dan organisasi seperti "The Temple Mount Faithful" terus meningkatkan kerja mereka untuk membangun kembali Bait Suci ALLAH ke 3. Bahkan bangsa Yahudi telah mempersiapkan tata cara pengorbanan seperti pada Bait Suci lama (1 dan 2). Beberapa group lain berusaha membangun Bait ALLAH ketiga dengan jalan damai dan kompromi sedangkan yang lain berusaha untuk menghancurkan "Dome Of The Rock"

*Pemilihan Para Imam*
"Demikianlah harus engkau mentahirkan mereka dari tengah-tengah orang Israel, supaya orang Lewi itu menjadi kepunyaan-Ku." (Bil. 8:14).

*Cohanim*
Saat ini orang-orang Yahudi sedang mencari Cohanim, atau mereka yang memang memiliki genetic Imam-iman. Mereka mendirikan Sekolah Agama (Yeshiva) seperti adalah Ataret Cohanim dan Institute for Talmudic Commentaries, dimana mereka dipersiapkan untuk tugas di Bait Suci nanti. Rabi Nahman Kahane sebagai pemimpin institusi tersebut mengatakan betapa sulitnya mencari  keturunan Lewi atau keturunan Imam.

Dengan perjalanan waktu ribuan tahun semenjak tidak ada kebaktian di Bait Suci lagi, ditambah dengan asimilasi atau perkawinan campur, sekarang mereka begitu sulit menemukan keturunan Iman dan keturunan Lewi yang benar-benar murni atau disebut "gen-priestly", sesuai tuntutan hukum Taurat. Tapi tahukah anda, sampai saat ini orang Israel benar-benar setia mencarinya, hanya untuk mereka dapat beribadah kepada Tuhan. Terbukti sejak tahun 1999, Rabbi Nachman Kahana mengatakan bahwa 17 Kohanim sudah diuji; hasilnya 13 diuji positif, satu negatif, dan 3 kasus tidak meyakinkan. Sekarang Temple Institute telah membuat penawaran kepada semua orang Yahudi dengan nama Cohen untuk menerima pakaian imam untuk Bait Suci yang baru.

Persiapan Perkakas Bait ALLAH.

Rabi Israel yang bernama Ariel mendirikan Temple Mount Institute di tahun 1988 mengatakan bahwa ada 103 jenis perkakas yang ada di Bait Suci. Tahukan anda bahwa semua perkakas tersebut sudah ada dan siap pakai?

*Menorah*
Salah satu contoh perkakas yang dibuat ialah Menorah. Menorah lebih kita kenal dengan sebutan kaki dian. Untuk membuatnya diperlukan 94,6 pound emas murni, atau lebih dari 47 kg emas murni dengan total biaya lebih dari $10 juta. Selain itu perkakas lain yang sudah ada ialah  Mahkota dari emas untuk Imam Besar, jubah para Imam, Kaki Dian atau Pelita Emas, Ikat Pinggang, dll. Jadi anda bisa bayangkan berapa biaya membangun Bait Suci ini.

Haruslah engkau membuat kandil dari emas murni; dari emas tempaan harus kandil itu dibuat…. Enam cabang harus timbul dari sisinya: tiga cabang kandil itu dari sisi yang satu dan tiga cabang dari sisi yang lain…. Haruslah kaubuat pada kandil itu tujuh lampu dan lampu-lampu itu haruslah dipasang di atas kandil itu, sehingga diterangi yang di depannya…. Dan ingatlah, bahwa engkau membuat semuanya itu menurut contoh yang telah ditunjukkan kepadamu di atas gunung itu (kutipan Keluaran 25:31-40).

Pembiayaan ini dari talangan bangsa Yahudi Internasional. Namun Yerusalem Post mengabarkan pada 27 Januari 1996, bahwa tidak perlu untuk mengumpulkan dana bagi pembuatan perkakas Bait Suci, mengingat Jenderal Titus yang menginvasi Yerusalem kala itu tidak menghancurkan perkakas bait ALLAH, tetapi justru menyimpannya dalam kubah yang disebut Arch of Titus, sebagai bukti kemengangannya. Kubah ini dibangun di kota Roma pada tahun 81 M, dan dipindahkan ke Vatican sebagai koleksi benda berharga.

Pada 20 Januari 1996, Shimon Shetreet selaku Religious Affair Minister of Israel meminta kepada Paus John Paul II di Roma untuk mengembalikan Menorah seberat 60 kg emas murni yang diambil dari Bait Suci Kedua oleh Jenderal Titus di tahun 70 M. Pernyataan itu dinyatakan Shimon Shetreet berdasarkan data-data riset oleh Universitas Florence, yang telah memastikan bahwa Menorah Bait Suci Kedua saat ini berada diantara koleksi barang berharga di museum bawah tanah Vatican. Secara politis menteri Israel tersebut menyatakan "saya tidak mengatakan itu pasti, tetapi saya minta Paus untuk menolong mencarinya sebagai suatu bentuk niat baik Vatican untuk suatu hubungan yang lebih baik antara Katolik dan Yahudi. Tentunya seorang pejabat tinggi Israel tidak akan "berspekulasi" untuk sesuatu yang tidak pasti. Kala itu Paus John Paul II bersedia mengembalikan menorah kuno itu  ke Yerusalem, namun tidak ada lagi kabar menganai hal ini sampai dibuatlah menorah baru dengan berat 47 kg.

*Batu Penjuru (Corner Stone)*
Sebuah Batu Penjuru seberat 4 ton sudah dipersiapkan, tanpa memakai peralatan yang terbuat dari besi. Sedang untuk fondasi Bait ALLAH, dipersiapkan batu yang diharapkan cukup kuat bila terjadi gempa bumi. Batu itu seberat 458 ton! Sedangkan khusus untuk fondasi Ruang Maha Kudus, sudah tersedia Batu Karang besar. Kayu, kain sutrera, dsb, dipersiapkan secara teliti dan dalam jumlah yang lebih dari cukup. Hal ini seperti yang terjadi di zaman raja Daud, ketika bahan-bahan untuk pembagunan Bait ALLAH yang pertama dipersiapkan (I Taw. 22:1-5).

Pemerintah Israel juga telah melakukan arak-arak batu yang akan dijadikan batu pertama pada pembangunan bait ini. Batu ini mengandung emas murni. Batu ini telah diarak keliling Israel di tahun 2005, sebagai tanda bahwa mereka siap membangunnya.

*Cornerstone*
Mujizat-Mujizat Yang Tuhan siapkan untuk Melancarkan Pembangunan Bait Suci ke-3

*Siput Sigulit.*
TUHAN berfirman kepada Musa: "Berbicaralah kepada orang Israel dan katakanlah kepada mereka, bahwa mereka harus membuat jumbai-jumbai pada punca baju mereka, turun-temurun, dan dalam jumbai-jumbai punca itu haruslah dibubuh benang ungu kebiru-biruan. Maka jumbai itu akan mengingatkan kamu, apabila kamu melihatnya, kepada segala perintah TUHAN, sehingga kamu melakukannya dan tidak lagi menuruti hatimu atau matamu sendiri, seperti biasa kamu perbuat dalam ketidaksetiaanmu terhadap TUHAN. Maksudnya supaya kamu mengingat dan melakukan segala perintah-Ku dan menjadi kudus bagi Allahmu." ~Bil. 15:37-40

Banyak dari kita yang mungkin tidak mengetahui darimana benang ungu kebiruan yang digunakan pada jumpai pakaian imam yang melayani di Bait Suci. Rabi Isaac Herzog mengatakan bahwa warna itu diambil dari hewan yang bernama Siput Sigulit. Hewan ini muncul biasanya 70 tahun sekali, bahkan lebh dari 2000 sudah punah. Ajaibnya, di akhir tahun 1990 yang lalu, siput ini mendadak muncul dalam jumlah yang sangat banyak di daerah Mediterania. Harga siput ini mencapai lebih dari 192.000 US Dollar (diatas 2M)/kg. Keberadaan siput ini sama persis dengan spesies burung pemakan bangkai yang kini populasinya bertambah di daerah Megido, lembah peperangan terakhir. Klik di sini untuk membacanya.

*Kecapi / Harpa Mesianik.*
Instrumen ini sering juga disebut sebagai harpa. Alkitab mencatat bahwa saat menyembah Daud menggunakannya. Demikian juga saat kebaktian berlangsung, alat ini dimainkan oleh suku Lewi. Catatan sejarah yang cukup akurat memberikan data, bahwa selama Bait Allah yang pertama sampai dengan Bait Allah yang kedua, ada 38.000 pemain musik (dari suku Lewi) dan kurang lebih 50%nya menggunakan alat ini. Yang paling menarik mengenai instrumen ini ialah, bahwa ternyata ada lagu-lagu yang hanya bisa dinyanyikan dengan alat musik yang satu ini. Lagu-lagu tersebut disebut sebagai Lagu Instrumentalia. Tercatat sejak Bait Suci kedua dibakar di tahn 70M hingga tahun 1990, lagu Instrumentalia tersebut menghilang alias punah. Kitab Talmud mencatata bahwa jika Harpa atau Kecapi Daud kembali muncul beserta dengan lagu Instrmentalianya, maka keadatangan Mesias sudah dekat. Itulah sebabnya mengapa alat musik ini disebut sebagai Harpa Mesianik.

Menurut Bil 19:1-10, pentahiran baru bisa dilakukan menggunakan air yang dicampur abu dari lembu merah. Lembu yang telah punah ini juga mencul secara bersamaa dengan Siput Sigulit dan Harpa Mesianik. Untuk membaca artikel mengenai lembu merah ini, silahkan kunungi FP Catatan Akhir Zaman atau klik di sini.

Di zaman ratu Syeba dari Etiopia dibertkan bahwa tabut ALLAH disembunyikan di ruang rahasia yang 9 lapis di bawah tanah. 24 Mei 1991, dgn sandi "Oprerasi Salomo" 14.300 org Falasha (Yahudi – Etiopia) dari Addis Ababa, exodus ke Israel. Konon Tabut ALLAH dibawa pulang ke Israel. Mungkin benar, tapi hanya duplikatnya saja.

Pembangunan Bait Suci ke-3 ini semakin mencuat kepermukaan setelah seorang Arkeolog yang bernama Ron Wyatt yang menghabiskan waktu bertahun-tahun di Israel menemukan Tabut Perjanjian persis di bawah bukit Golgota tempat YESUS di Salib.

Ron telah menemukan tabut ini persis dibawah bukit tengkorak tempat Yesus di salib. Yang yang paling luar biasa ialah jika di jama PL tabut ALLAH harus dipercikkan dengan darah binatang agar dosa ditutupi, keberadaan tabut dibawah bukit tengkorak juga ternyata terpercik oleh darah Yesus. Anda tentu tahu bagaimana injil mencatat bahwa saat YESUS disalib terjadi gempa bumi yang dahyat. Dari celah bebatuan yang terkena dampak oleh gempa bumi tersebut, darah YESUS mengalir dari atas hingga menetesi tabut perjanjian tersebut. Haleluya!

Kembalinya Sanhedrin Kuno

70 tetua Israel yang disebut dengan Imam Sanhedrin telah tiada sejak tahun 358M. Namun di tahun 2004, muncul sekelompok Rabi Tiberius yang diduga kuat sebagai Sanhendrin. Situs berita terkenal, Aritz 7, mengabarkan pada tanggal 13 Oktober 2004 bahwa Sanhendrin telah memilih 71 rabi, dimana tambahan 1 rabi akan memainkan peran utama seperti Imam Besar. Mereka mengklaim keabsahannya berdasarkan aturan kebijakan kuno, Maimonides. Kelompok ini akan memainkan peran yang sangat vital dalam mngatur masalah hukum dan agama Bangsa Israel. Kandidat yang paling kuat yang pernah diberitakan akan mengepalai Imam sanhedrin ialah Rabbi Chaim Richman. Beliau berprofesi sebagai direktur Internasional Temple Institute.

Sampai saat ini, bangsa yahudi membangun sinagoge untuk berdoa dan mempelajar tentang Totah atau taurat, namun rasanya kurang sempurna sesuai tuntutan hukum taurat, dimana 1/3 dari kitab Talmud mereka adalah berisi ritual yang patut dilakukan di Bait Suci. Kerinduan mereka sangatlah besar akan kehadiran Bait Suci ini, mengingat telah ribuan tahun mereka mengingini kehadirannya. Selama lebih dari seribu sembilan ratus tahun, dalam masa pembuangan ke bangsa-bangsa (diaspora), tiga kali sehari mereka berdoa: "May it be Thy will that the Temple be speedily rebuilt in our days…" ("…biarlah itu menjadi kehendak-Nya bahwa Bait Suci akan segera dibangun di hari-hari kita ini…"). Perintah dalam kitab Torah, sebagaimana yang dijabarkan di dalam perintah nomor 613 kitab Yahudi, Talmud, tentang tata cara ritual ibadah yang benar, sangat berkaitan dengan keberadaan Bait Suci yang menjadi pusat dari semua bentuk penyembahan bahkan kehidupan bangsa Yahudi. Karenanya, keinginan ini tidak dapat ditawar-tawar lagi, keinginan ini begitu kuat sehingga apapun akan dipertaruhkan untuk menghadirkan Bait Suci ini.

Kesimpulan
Menutup artikel ini, simaklah video yang mengklarifikasi mengenai Persiapan Israel membangun Bait Suci impian mereka.

Tahun ini kita akan menyaksikan peristiwa tedrad. Peristiwa ini menutup materai ke-6 dalam kitab Wahyu. Bisa dipastikan bahwa beberapa peristiwa besar yang tertulis dalam Alkitab akan segera terjadi, diantaranya pembangunan Bait Suci ke-3. Alkitab menuliskan bahwa setelah bait ini dibangun, Antikristus akan menyatakan diri sebagai allah. Ia akan mengambilalih pemerintahan dunia dengan menciptakan sistem pemerintahan global. Ia akan berkuasa atas Yerusalem selama 42 bulan atau 3,5 tahun. Bukan hanya itu, Pembangunan Bait Suci ini juga mengingatkan kita bahwa Rapture dan Second Coming benar-benar di depan mata kita.

Bersiaplah, Maranatha, TUHAN datang segera…

Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: "Ya, Aku datang segera!" Amin, datanglah, TUHAN YESUS! 
~Wahyu 22:20

Kamis, 30 Maret 2017

On Biblical principles of economics

On Biblical principles of economics

Dear Prof. Akira Kanda,

Greetings,

You wrote repetitively which seem to indicate that you denounce the whole free market system, which is called "capitalism." You draw a picture that makes capitalism looks like a robbery at grandious scale. But you forgot that it was not Adam Smith who first coined the term "private property," at the core of free market. It was Thomas Aquinas, a Catholic scholar, who proposed the term.(2)**

Biblical teaching
According to Steve Elwart*, it is possible to find biblical teachings on various economics issues.
In short, free market system seems to be endorsed by the Bible, while socialism is more like theft.(2)
However, it seems plausible that many professors of economics studies such as David Korten, began to seek where the problem lies inside the economics theories. He proposes a new story for a new economy.(3)(4)

So it seems that the entire economics study needs a kind of overhauling.
What do you think?

*Steve Elwart can be contacted at Steve.Elwart@studycenter.com.
**this is the best information that I have until now. If you have different info on who was the originator of capitalism, be it Jewish scholar or Finnish Lutheran, would you mind to inform me the name of that priest?... Thanks

Version 1.0: 21 March 2017, time: 15:51
VC

Referensi:
(1) Paul. S. Segerstrom. What does the Bible teach about economics? Url: http://www2.hhs.se/personal/Segerstrom/BibleEconomics.pdf
(2) Steve Elwart. Biblical principles of economics. Url: http://www.khouse.org/articles/2011/1015/
(3) David Korten. A new story for a new economy. Yes magazine. Url: http://www.yesmagazine.org/pdf/kortennewstory.pdf
(4). David Korten. Change the story, change the future. Praxis Peace, oct. 2014. Url: http://livingeconomiesforum.org/sites/files/pdfs/David%20Korten%20Praxis%20Peace%20Oct%207%202014%20for%20distribution.pdf
(5) Rod Hill and Tony Myatt. The Economics anti-textbook. Excerpt at Url: http://www.twill.info/wp-content/uploads/2013/03/the_economics_anti_textbook.pdf

-------

Responses

1. "Akira Kanda" <kanda@cs.toronto.edu>: Mar 28 02:11PM -0400

Victor,

"The economies of the world are in crisis. It seems as if every country is
in debt to every other country. How has the world gotten into the state it
is in?" Steve Elwart

To my understanding, before the removal of Gold Standard, there was no
serious monetary crisis Elwart is talking about. More over, it is not
accurate to say the debt is among nations. Nations do not exist anymore.
Everybody is in debt to International Banking Cartels (IBC). Now even the
government owes money to the IBC because of the world wide Federal
Researve System. When a government wants to print money, the government
has to borrow money to do that. The IBC earns a lot of interest for that.
No governmentr represent people anymore. Under this "scheme", mathematics
is reduced to statistics and computer science is reduced to PC's, physics
became the fort of Hawkins, Penrose etc.

I am not terribly sure where all of this nonsense was predicted in the
Bible. I know one thing: Calvin said "If you do well in the Capitalism and
become rich, it is a clear indication that you are predetermined to be
saved by God." All of this insult to Christianity started with Luther who
in the end condemned Calvinism saying "Money is evil." Swiss must love
Calvin as they are the most saved people on earth.

Akira
-------

2. George <george@globalgreenbuilding.com>: Mar 28 06:57PM

The economic situation was started decades ago. The problem came when the biggest of the big companies and banks, realized that it was faster and cheaper to get money from small consumers that it was from large companies. Also the return could be substantially larger than compared to the big companies that had several options in getting big funds. The big companies held the rates to a minimum but the common person that had no access to "Extra Funds" and did not know that they could buy a large TV or new car even if they could not afford that was primed for the scam. This took decades to collapse but when it did there was no other place to get the funds for the big companies but the federal Governments and that then through the entire world into the biggest depression sense the 1929 fall.
The idea of a company "To Big To Fail" was born and the biggest of the big companies saved their own asses at the expense of destroying the worlds economies. The fact that anyone bought the idea that we must have big companies is the one thing that will destroy the world every time.Companies have one goal and that is not to help others. It is to increase profits at all costs. We must stop the madness of thinking that we have to have them.... George Van Hoesen
Partner
Global Green Building LLC
417-496-3036 cell
Director of Research and Development
NewTeran Solutions LLC
417-863-6493 lab

-------

3. "Akira Kanda" <kanda@cs.toronto.edu>: Mar 28 09:46PM -0400

Loaning money to "small people" came in as also a tactics to promote
America's exceptionalism stance worldwide. It was a daughter of President
Reagan who addressed in the meeting of the International Women's Day in
the 1980's that USA is the most liberated nation in the world leading the
role of freeing women resulting in giving credit cards to women. It is a
historic fact that modern (second wave) feminism was orchestrated by CIA.
So, it was a world wide manifestation of American exceptionalism.
Definitely it was a new form of Pyramid Scheme which ruined majority of
the people and western economy altogether while making the top
unprecedentedly rich.

In Japan, once the most powerful companies, Toshiba, failed. They did not
know that US government knew in advance the 3/11 and resulting Fukushima
"accident". The earthquake was the only one which produces no transverse
wave in recorded history. It had three epicenters, one of which was right
next to Fukushima. Just before the 3/11, Toshiba under very strong
pressure by the US and Japanese government bought Westinghouse (only
civilian nuclear power plant business) from the US and Japanese
government. The catastrophic failure of nuclear power plant business
completely cooked Toshiba. May be Toshiba was not big enough.

It is quite clear that we humanity are under the dictatorship of those who
are "exceptional or superior".

Akira
-------

4. "Akira Kanda" <kanda@cs.toronto.edu>: Mar 29 04:18AM -0400

ADD ON:

It is interesting that the "democratic defender of human rights" who dare
to bomb other countries for the protection of "human rights" as usual fail
to come up with even a single coherent explanation of what happened in
Paris a few days ago. This one of the worst human rights violator country
with the name of France who did despicable things in her colonies for 500
years now murdered a Chinese man just because he was a Chinese, an
Oriental in Paris. This country who call her critics haters, racists
murdered a Chinese for no reason and have not even started investigation.
Have not even apologized a single apology. This is totally expected
considering what they did in North America, Vietnam, Cambodia, ... and
Africa. They did all of this in the name of Christian God. Well, I was
told that France after murdering their king became "democratic"
"humanitarian" society. The model of Western democracy! But their crime
against humanity intensified after the US plotted French Revolution. EU is
lead by those totally unrepentant racists haters, such as Germany, France,
Belgium and Holland who have outstanding historic record of white
supremacists tradition committing genocide of non white races everywhere
on this planet.

-------

5. "Akira Kanda" <kanda@cs.toronto.edu>: Mar 29 09:02AM -0400

Regarding Britain,

UK pushed opium to China for trading. This made so many Chinese addicted
to opium and China's government protested. For that UK sent troops and
Navy to attack and defeat China. UK stole Hong Kong for 150 years. Just
until they had to return Hong Kong to China, UK gave no democracy to Hing
Kong. Even basic election did not exist.

Just before returning Hong Kong to China, to give political pressure to
China, UK gave limited democracy. This is yet another case of white
supremacist policy by the West.

As long as these shameless white supremacists countries continue their
shameless racist policy against non white race, they will be remind what
they have been and what they have been doing for the last 500 years. These
thugs have nerve to preach human rights! These racist thugs, haters have
not even issued official apology to the victims.
---

Concluding note:

All of the above responses do not even touch the subject of Biblical principles of economics. But at least we got to something to begin with.

Perhaps all countries from West to East share the same common thing: that all nations should repent and return to biblical principles for finding insights for handling economics matters, both at national scale ans international levels.

Version 1.0: 30 march 2017, pk. 21:50
VC


Victor Christianto
*Founder and Technical Director, www.ketindo.com
E-learning and consulting services in renewable energy
**Founder of Second Coming Institute, www.sci4God.com
Http://www.facebook.com/vchristianto
Twitter: @Christianto2013
Phone: (62) 812-30663059
***Papers and books can be found at:
http://nulisbuku.com/books/view_book/9035/sangkakala-sudah-ditiup
http://www.unesco.chair.network.uevora.pt/media/kunena/attachments/731/ChristologyReloaded_Aug2016.pdf
http://fs.gallup.unm.edu/APS-Abstracts/APS-Abstracts-list.htm
http://independent.academia.edu/VChristianto
Http://researchgate.net/profile/Victor_Christianto/
Http://id.linkedin.com/pub/victor-christianto/b/115/167
http://www.amazon.com/Victor-Christianto/e/B00AZEDP4E
http://www.amazon.com/Jesus-Christ-Evangelism-Difficult-ebook/dp/B00AZDJCLA
Http://gospel.16mb.com
http://www.kenosis4mission.tk
http://www.twelvegates.tk

Selasa, 28 Maret 2017

Pastor Hyun Sook Na End Time Prophecy

Pastor Hyun Sook Na End Time Prophecy 



Hyun Sook Na 2 Rapture, Robes and Revelation Pastor Hyun Sook Na's End Time Prophecy Pastor Na has been visiting heaven for the last 20 years. She has been seeing the seals as they have been opened one by one. From the first seal to the sixth seal has been opened. The sixth seal was opened on September 1st, 2012. This is the time to wait for the 7th seal to open. Right before the rapture, there will be 2-3 days which we cannot distinguish if is day or night. In Matthew 24:14, "And this gospel of the kingdom will be preached in the whole world as a testimony to all nations, and then the end will come." Jesus said the last nation for the gospel is Israel. This is the time to open the door of blessings in Israel more and more, and less and less to the Gentiles. God told her many times that the 7 seals are a minor tribulation before the Great Tribulation. The Great Tribulation is the time of the 7 trumpets and the 7 bowls of tribulation. At the time of Great Tribulation, most people in this world will die due to the worst disasters. At the present time, the first sixth seals are opened. After the seventh seal will be opened, the rapture of the saints will take place within about "half an hour" which is the time frame in the Revelation Chapter 8, verse 1. Therefore we have very little time left before the rapture. In Revelation 6:1-2 "I watched as the Lamb opened the first of the seven seals. Then I heard one of the four living creatures say in a voice like thunder, "Come!" I looked, and there before me was a white horse! Its rider held a bow, and he was given a crown, and he rode out as a conqueror bent on conquest." The riders of horse is an archangel, as there are archangels who are responsible for the disaster of 7 trumpets and 7 bowls. He is the archangel who works when the seals are opened. In heaven, they don't use the term "rapture" and instead they call it "first resurrection". She had been working for the ministry of preparation of the brides for those who participate in the first resurrection. She had seen many vision of white robes coming down from heaven and the angels bringing them from heaven. The archangel is helping believers to have the white robes which is wedding dress. Without the wedding dress, we cannot get into the wedding of the Lamb. The clothes of the salvation is like underwear. In Revelation 19:7-8, "For the wedding of the Lamb has come, and his bride has made herself ready. Fine linen, bright and clean, was given her to wear. Fine linen stands for the righteous acts of God's holy people."

The archangel who rides in white horse also put the seal of the Holy Spirit on the forehead. This archangel is continuously working to distinguish the people who stay during the time of the Great Tribulation for martyr. He also distinguish

the people who will go to hell. This archangel brings disaster all around the world. When Jesus opens new seals, the previous archangel's works will continue to maintain. The first seal is already opened. Revelation 6:3-4: When the second seal is opened the duty of the archangel on the red horse is to create conflict and wars wherever he goes. The second seal is also already opened. Revelation 6:5-6: When the third seal is opened, the archangel on the black horse is to bring famine, starvation, inflation and economic recession. The recession will be globalized. After 2014, the economic recession will accelerate faster. The price of gold may go down or up but eventually it will increase constantly. Therefore, since many years have passed since the third seal is opened, we can see that the price of food will keep rising. Revelation 6:7-8: when the fourth seal is opened, the mission of the archangel on the pale horse is death. A lot of people and animals will die because of diseases and sickness. The preparation of the mark of the beast will expand worldwide. Lots of confusion will be added. Some Christians will claim it just as a symbol. Jesus said, the mark of the beast (666) are the fruit of good and evil of the End time. So although you've been believing in Jesus for a long period of time, you will lose your salvation and get punished to hell if you get that mark of the beast. We should not take that mark of the beast at all. The fourth seal also is already

opened.

Revelation 6:9-11: When the fifth seal is opened, the martyrs under the golden altar call out for Jesus coming back and his judgment. They are waiting until 140,000 martyrs are filled. On 25th September 2012, it was 104,004 and this number is constantly increasing by more martyrs. The believers in this world have to be prepared as brides until this number is completed. The fifth seal is already opened too. Revelation 6:12-7:17: When the sixth seal is opened, big earthquakes and disasters are added. This is the warning before the Great Tribulation. The six seal was opened on September 1st, 2012. Signs of coming Jesus are appearing. We have to repent our sins with tears, hate sin and be spiritually mature. The seventh seal is not opened yet. So she couldn't see it at the office of Jesus in heaven. Jesus took her to a museum of history of creation of the world located on 2nd floor at 5th pearl gate and there she could see the seventh seal which wasn't opened yet. When the seventh seal is opened, Antichrist shows up. The number of sealed Israelites on their forehead has to be completed to 144,000. Jews are the spiritually first born sons and they believe in God but not in Jesus. These 144,000 Jews who accept Jesus as their savior during the Great Tribulation, are protected during this time, they will escape into the fortress in Petra and will enter the millennial kingdom. During the Great Tribulation, the majority of gentiles (Christians) will die but a very small minority will survive and enter the millennial kingdom too. Certainly there will be a millennial kingdom and after that there will be the last Judgment of God.


Revelation 8:1: "When he opened the seventh seal, there was silence in heaven for about half an hour." During this half an hour, Jesus the king of judgment comes and the rapture takes place to take his brides with him. 2-3 days before the rapture, a strange phenomenon occurs in the sky. Due to a climatic change there will neither day nor night. God showed her the Antichrist a few times and he was a handsome white Jewish with black hair and blue eyes. Those ones who were called to work during the Great Tribulation were wearing white robes and are sealed by the Holy Spirit. But because of their sins, their robe became dirty, they were torn up and hence they stayed in the Great Tribulation. In conclusion, heaven is a place that you gather what you sow. We have to live our lives as faithful believers serving diligently. As the time

gets closer, repenting our sins is the first priority. No one knows the date or the hour. Therefore, the Lord told us to stay awake. The sixth seal is already opened and the seventh is waiting for its moment. After the seventh seal is opened and when heaven is silent for half an hour, the rapture will occur.


In order to keep the white robe clean, we have to repent as soon as possible after committing sins. When you accept Jesus and your sins are forgiven, you get dressed with the robe of salvation. This is like our underwear. When you are spiritually mature enough, the angels dress you with the white robe which is the cloak of righteousness. The robes that are prepared in the 5th pearl gate and the robes that can't be found in the hangers are already worn by people. Also, there are dirty and torn up robes which are the robes that were once worn by the people but that were removed from them for not repenting their sins. Once your robe is removed, you can regain it by repentance, but a true repentance of tears is needed. She had seen someone who regained it by repenting after 17 years with tears. There are lots of people who are not wearing these robes amongst many believers. Among the ones who are wearing the robes, there are those whose robes are dirty and stained by the sins. They will not be raptured and will be left in the Great Tribulation.


God showed her two witnesses. They had the seal of the Holy Spirit, they were two men and one was Jewish and the other a gentile. These two prophets fight against the force of the antichrist for 1260 days by prophesying and cooperating with the believers who were left in the Great Tribulation and eventually the force of the antichrist kill them, but they will rise from their death after 3 and half days and will be taken to heaven. Furthermore, the people left on the earth continue the Armageddon war. This is the time to wait for the seventh seal to open. The rapture will occur within half an hour which was mentioned in Revelation 8:1. We need to pray and repent with tears as brides of the Lamb and obey him completely.

Senin, 27 Maret 2017

Wiretapping may be worse than Watergate...

Wiretapping may be worse than Watergate...

I just found a recent news quoting former CIA officer Tony Shaffer saying that the wiretapping to Mr. Donald Trump's campaign may be worse than Watergate.(1)(2)
It may be triggered inside the core circle Obama administration itself.
I do not follow all the news and reports in this topic, but it is highly advisable that FBI agents should reveal the whole truth on this matter.

What do you think?

Version 1.0: 26 march 2017, pk. 20.00
VC

References:
(1) https://www.yahoo.com/news/m/e8dd9d23-8ff3-3df4-8501-321dc316face/ss_shaffer%3A-trump-wiretapping.html?.tsrc=daily_mail&uh_test=1_07
(2) http://insider.foxnews.com/amp/article/55045


Victor Christianto
*Founder and Technical Director, www.ketindo.com
E-learning and consulting services in renewable energy
**Founder of Second Coming Institute, www.sci4God.com
Http://www.facebook.com/vchristianto
Twitter: @Christianto2013
Phone: (62) 812-30663059
***Papers and books can be found at:
http://nulisbuku.com/books/view_book/9035/sangkakala-sudah-ditiup
http://www.unesco.chair.network.uevora.pt/media/kunena/attachments/731/ChristologyReloaded_Aug2016.pdf
http://fs.gallup.unm.edu/APS-Abstracts/APS-Abstracts-list.htm
http://independent.academia.edu/VChristianto
Http://researchgate.net/profile/Victor_Christianto/
Http://id.linkedin.com/pub/victor-christianto/b/115/167
http://www.amazon.com/Victor-Christianto/e/B00AZEDP4E
http://www.amazon.com/Jesus-Christ-Evangelism-Difficult-ebook/dp/B00AZDJCLA
Http://gospel.16mb.com
http://www.kenosis4mission.tk
http://www.twelvegates.tk

Heisenberg's Matrix Theory of QM

Heisenberg's Matrix Theory of Quantum Mechanics

1. Heisenberg was unhappy about the quantum mechanics of his time which
was based upon the measurements of frequency and location which are not
measurable. So, he launched the formalism of QM which is based upon
measurable quantities. This move was consistent with the trend of
positivism and instrumentalism among his contemporaries.

2. Heisenberg looked for an answer to this problem in the failed Bohr's
correspondence principle. According to this principle of Bohr, there is a
close connection between the quantum transition (in old QM) of an
oscillating system and the Fourier components of the oscillating motion in
the sense of classical mechanics. However, this correspondence gives the
right answer only when the quantum number is large.

3. As a solution to this shortfall of Bohr's correspondence principle,
Heisenberg tried to find a new correspondence principle which yields
correct predictions for all quantum numbers.

4. In the end, Heisenberg came up with desirable infinite matrix
representation of physical quantity and coordinate using Fourier
components with which he converted Hamiltonian equation of motion into
infinite matrix version of canonical equation of motion:

dp/dt = [(2(pi)i)/h](pH-Hp)
dx/dt = [-2(pi)i/h](xH-Hx).

The first equation describes the quantum systems as Hamiltonian operator.
The second equation describes the canonical equation of motion. With them
we calculate the absolute values of the amplitude of p and x. Also we
calculate the frequency of the phase of p and x.

5. Furthermore, Heisenberg showed "empirical equivalence" of his QM and
Schrodinger's QM. Physicists argue that, these two major theories one
coming from the Hamilton's classical equation plus Bohr's correspondence
Principle and the other coming from Hamiltonian classical equation plus de
Broglie's relation are empirically equivalent, establishes that some thing
at least empirically intrinsic is achieved

6. Again, after all, all of this is invalid as to begin with the classical
energy concept is invalid to begin with. Moreover, Schrodinger's wave
mechanics is invalid as discussed in [1] and [2] of this Part. One may
question if Correspondence Principle and Pilot Wave Theory are equivalent.
Considering that the Pilot wave theory is logically inconsistent, we must
conclude that this question is meaningless as by virtue of inconsistent
theory this theory can imply any theory.

7. What about the question of Heisenberg's QM itself? Putting the issue of
energy concept aside, it did not use de Broglie's relation. So, may it be
the case that it means something as the only problem with it seems to be
that of correspondence principle? To my recollection, Bohr used the
photon/(em wave) duality for his early quantum mechanics. Without this
false assumption, QM does not exist.

[5] Photon/(em wave) Duality Revisited

We may add more problems to the claimed duality between photons and
em waves. According to the Uncertainty Principle, a particle can not
be localized twice. This makes it impossible to do Michelson Morley
Experiment. The photon is localized at the mirror and then at the
emitter of the photon.


Akira

---

Victor Christianto
*Founder and Technical Director, www.ketindo.com
E-learning and consulting services in renewable energy
**Founder of Second Coming Institute, www.sci4God.com
Http://www.facebook.com/vchristianto
Twitter: @Christianto2013
Phone: (62) 812-30663059
***Papers and books can be found at:
http://nulisbuku.com/books/view_book/9035/sangkakala-sudah-ditiup
http://www.unesco.chair.network.uevora.pt/media/kunena/attachments/731/ChristologyReloaded_Aug2016.pdf
http://fs.gallup.unm.edu/APS-Abstracts/APS-Abstracts-list.htm
http://independent.academia.edu/VChristianto
Http://researchgate.net/profile/Victor_Christianto/
Http://id.linkedin.com/pub/victor-christianto/b/115/167
http://www.amazon.com/Victor-Christianto/e/B00AZEDP4E
http://www.amazon.com/Jesus-Christ-Evangelism-Difficult-ebook/dp/B00AZDJCLA
Http://gospel.16mb.com
http://www.kenosis4mission.tk
http://www.twelvegates.tk

Minggu, 26 Maret 2017

Kuasa Gelap Bangkit Kembali di Dunia

*Kuasa Gelap Bangkit Kembali di Dunia, Kata Rabbi Yahudi Memperingatkan*
Date: Februari 20, 2017

Pemimpin spiritual Yahudi terkemuka, Rabbi Nir Ben Artzi memperingatkan bahwa ilmu sihir dan kuasa gelap sedang bangkit kembali di dunia. Rabbi meyakini bahwa kuasa kebaikan dan Elohim akan menang pada akhirnya, sambil memberikan nasihat tentang bagaimana melawan peperangan rohani ini sambil memperhatikan tanda-tanda kedatangan Messias yang semakin jelas dalam situasi sekarang.

Rabbi Ben Artzi memperingatkan bahwa kuasa gelap bangkit kembali di dunia, dan berusaha untuk merebut kekuasaan Elohim.

"[Elohim] memerintah dunia, dan bukan kuasa pencemar. Para penyembah Iblis memandang kepada bintang-bintang dan meramal dengan cangkir teh, memakai kartu tarot, dan metode-metode lainnya. Mereka percaya bahwa hal ini menguasai masa depan," kata rabbi.

"Orang-orang Yahudi tidak perlu meramal untuk melihat masa depan. Kita orang-orang Yahudi memilih masa depan kita sendiri. Ada masa depan yang baik dan buruk. Kita memilih masa depan terbaik yang ada dengan Sepuluh Perintah, mitzvot (menjalankan perintah-perintah Torah), yang pertama: doa-doa dalam hubungan dengan HaShem (YHWH) dan kemudian 'kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri.' Ini adalah isi seluruh Torah dan jalan-jalan kehidupan di hadapan Torah."

Rabbi Ben Artzi membandingkan orang-orang yang berusaha melawan Israel modern dengan Firaun dan para penyihir jahatnya, yang memakai sihir kegelapan dalam usaha sia-sia untuk menentang kehendak Elohim.

"Sesudah setiap tulah, para penyihir Firaun dan para penyembah ilah-ilah, berbicara kepada dewa-dewa dan kuasa-kuasa Satan, berusaha menyingkirkan tulah, ketimbang meminta pertolongan dengan bersujud dan berteriak kepada Mosheh (Musa) untuk menghentikan tulah berikutnya. Mereka mengerti dan tahu bahwa Force Majeure di atas segala sesuatu adalah HaKadosh Baruch Hu (Yang Maha Kudus, Diberkatilah Dia), yang menguasai dunia dan kuasa-kuasa pencemar: paganisme, penyembahan ilah-ilah, pembacaan serbuk kopi, kartu tarot, peramal-peramal nasib."

Rabbi menasihatkan taktik berdasarkan Torah untuk melawan kekuatan sihir yang menyerang bangsa Israel. Dia menjelaskan bahwa hal-hal tersembunyi tidak bisa dikutuk, menggambarkan ini dengan mengutip dari Talmud (Baba Metzia 42a): "Segala sesuatu yang tersembunyi, di dalamnya terdapat berkat".

"Pemerintah Israel dalam segala keputusannya harus merahasiakannya dan mereka dilarang mengungkapkannya secara terbuka. Segala sesuatu yang tersembunyi memiliki berkat di dalamnya," kata Rabbi Ben Artzi. "Pemerintah tidak perlu menyombongkan diri, mempublikasikan, membanggakan diri, atau bertindak dengan kesombongan. Mereka perlu bertindak dengan kerendahan hati, diam-diam, dan tersembunyi."

"Pemerintah Israel harus memutuskan undang-undang baru, dan tidak ada orang luar yang boleh mengintervensi keputusan-keputusan pemerintah."

"Meskipun difitnah, Perdana Menteri Israel tidaklah menyerah. Dia bijaksana dan memahami, tidak terintimidasi oleh klaim-klaim yang meresahkan dan mencelakakan. Dia mengatur segala sesuatu dan sangat disayangkan, itu melukai setiap pemerintah-pemerintah lain. Sayap kiri melakukan segala sesuatu kepadanya supaya dia mengundurkan diri, kemudian ingin terus melangkah maju. Jika ia mengundurkan diri, pemerintahan akan runtuh, akan ada pemilu baru dan sayap kanan akan bangkit kembali," jelas Rabbi.

"Sekutu-sekutu terbaik Israel, menempati posisi pertama di dunia dalam bidang obat-obatan, ekonomi, pertanian, dan ilmu pengetahuan. Bersama Israel dan orang-orang Yahudi, orang-orang luar biasa yang terbaik, murah hati sedang berjalan menuju yang terbaik, dan karenanya mereka dibenci. Israel memiliki musim dingin yang baik, curah hujan yang baik – segala sesuatunya baik di Israel! Orang-orang Yahudi Israel dilarang untuk meninggalkan tanah Israel, dilarang!" tegas Rabbi.

"Tanah suci ada di Israel, tempat maha kudus ada di Israel. Ada kesakitan besar di surga dan bumi yang bergabung di kota-kota dan pemukiman-pemukiman. Jika kita semua bersatu, seperti satu manusia dengan satu hati, tidak akan ada celaka di Israel."

Selanjutnya Rabbi Ben Artzi menjelaskan situasi Timur Tengah dan dunia sekarang ini.

"Pasukan Pertahanan Israel tidak boleh mempublikasikan setiap tindakan. Untuk bertindak diam-diam, tidak terbuka di muka umum – dan terus melaju. Bangsa-bangsa Arab sekarang bukanlah bangsa Arab dalam Perang Enam Hari, ketika mereka tertutup dan terkucilkan. Bangsa-bangsa Arab sekarang ini canggih, berpendidikan tinggi dan punya keberanian dan keyakinan."

Terowongan-terowongan Gaza sekarang siap dan terorganisir, dengan villa-villa dan pondok-pondok. Itu semua penuh rudal-rudal dan setiap saat mereka menginginkan Tanah Suci Israel, pusat bumi.

Di Mesir, Presiden Sisi memahami, tidak mau mengambil resiko, waspada dan curiga. ...
Sisi tidak memperhitungkan setiap orang yang mau menjalankan kepercayaan dan keyakinannya, tidak percaya siapa pun di sekitarnya, dan memelihara perdamaian dengan Tanah Israel.

Turki: Erdogan takut, bahkan kepada lawan-lawannya, menjadikan gerakan-gerakannya sulit dan problem-problem sulit dan mereka ingin mencelakainya.

Iraq tidak memiliki dasar, sedang jatuh dan hancur berkeping-keping setiap hari.

Iran sedang menguji AS dan kekuatan Trump dan bagaimana mengendalikannya. Berdasarkan tes-tes yang mereka lakukan, mereka ingin tahu siapa Trump, bagaimana menghadapinya, jika terjadi sengketa atau menarik diri.

Trump suka bekerja diam-diam dalam urusan besar, bukan dengan keangkuhan.

Russia, utamanya menjual persenjataan dan amunisi, itu kendalinya.

Yordania penuh dengan pengungsi, hidup dan mati. Menunggu berdirinya, kiranya HaShem (YHWH) melarang, sebuah negara Palestina.

Lebanon tidak tahu siapa itu siapa, apa yang ada di masa depan.

Hezbollah dan Nasrallah kekurangan jumlah persenjataan, amunisi dan para prajurit ketakutan.

Syria hancur berkeping-keping, ia tidak akan bangkit kembali dan tidak ada pertolongan.

Eropa sangat kesulitan dan penuh sesak dengan Muslim, mereka memakannya hidup-hidup.

"Keberadaan Anti-Semitisme sedang bertumbuh dan bertumbuh dan bertumbuh di Eropa dan AS. Di mana pun di dunia dimana ada Muslim, para pengungsi dan para penyusup – mereka mengejar-ngejar orang-orang Yahudi."

"Orang-orang Yahudi baik laki-laki maupun wanita yang berasimilasi dengan Goyim (bangsa-bangsa lain), jiwa mereka  meninggalkan mereka dan tergantung di antara surga dan bumi."

"Semua penerima suap, pencuri, penipu yang hidup di balik selubung Yahudi, orang-orang bejat, suka dipuji-puji – semuanya akan diungkapkan."

"Di Israel segala sesuatunya baik! Di luar tanah Israel, bencana-bencana alam dan hujan badai, banjir dan roh-roh jahat yang sangat kuat, dan gempa-gempa bumi."

Rabbi Ben Artzi menutup khotbahnya dengan janji kedatangan Messias untuk membebaskan orang-orang Yahudi.

"Semua kisah-kisah tentang bintang-bintang di langit – Tanah Israel dilindungi dan dipelihara! Tanah Israel bersiap untuk menerima puluhan juta orang-orang Yahudi, tinggal di Israel untuk selama-lamanya. Akan ada Pembebasan, Messias dan Bait Suci Ketiga."

"Messias sedang bekerja, menjalankan dan melindungi perbatasan-perbatasan Israel dari atas. Tiang awan melindungi dan menjaga perbatasan-perbatasan Israel dan seluruh Yahudi akan berusaha memelihara dirinya sendiri. Jika tidak ada Messias sekarang ini, dalam generasi ini, dunia ini tidak akan ada. Messias sedang bergerak di atas seluruh dunia dan perbatasan-perbatasan Israel mulai petang sampai fajar. Tidak ada jiwa-jiwa yang bangkit dan melanggar perbatasan-perbatasan Israel. Pencipta menciptakan di dalam Messias belas kasihan yang tidak terbatas. Di dalam Messias ada belas kasihan yang tidak berakhir dan kesakitan besar karena Dia belum dinyatakan secara terbuka."

"Tujuan Messias adalah meluruskan manusia dan Israel dan seluruh dunia. Messias akan membongkar dan menghancurkan kuasa pencemar di dunia, untuk membebaskan orang-orang Yahudi dan menyelamatkan mereka ke dalam hidup yang kekal," tutup Rabbi Ben Artzi.

Penglihatan mengenai Pengangkatan (Rapture)

*PENGLIHATAN MENGENAI PENGANGKATAN/RAPTURE DAN DI BANGKITKANNYA ORANG-ORANG KUDUS.*

Kemarin saat doa berkat dinaikkan di Ibadah Youth. Saya mendapatkan penglihatan Malaikat-Malaikat Kudus bersiap-siap untuk turun dan saya juga melihat orang-orang kudus yang sangat banyak dibangkitkan, mereka semuanya memakai baju berwarna putih.

Pada tahun 2012 akhir, saya juga mendapatkan penglihatan tentang pengangkatan/Rapture, #tetapi_saat_itu_saya_melihat #Malaikat_Malaikat_Kudus #hanya_diam_di_awan_awan.

#Namun_kemarin_saya_melihat #Malaikat_Malaikat
#bersiap_siap_untuk_turun.

Berjaga-jagalah saudara-saudara, Tuhan Yesus Datang Segera, jangan sampai saat Pengangkatan terjadi engkau tertinggal. Karena setelah Pengangkatan terjadi, akan terjadi Masa Penganiayaan Besar (Masa Tribulasi/sengsara besar) jagalah yang ada padamu, jangan sampai iblis mencuri keselamatanmu.

Kerinduan Tuhan Yesus saat ini, kita di minta untuk berdoa bagi jiwa-jiwa, berdoa bagi keluarga kita, teman-teman kita, lingkungan tempat tinggal kita, tempat usaha kita atau pekerjaan kita, di jalan-jalan, di sekolah-sekolah, di mal-mal dsb.

Tuhan Yesus inginkan kita berdoa untuk jiwa-jiwa yang belum diselamatkan. Dan lihatlah saat kita berdoa bagi mereka, Penginjilan Malaikat akan terjadi dimana-mana, banyak jiwa-jiwa yang bertobat tanpa ada yang menginjili mereka. Sebab inilah waktunya Lawatan dan Tuaian terjadi.

Mari terus bertekun di dalam Tuhan, jagalah kekudusan dan terus kuat sampai akhir. Pasti kita semua mengalami Pengangkatan (Rapture) dan tidak ada yang tertinggal.

Berjaga-jagalah.!!

Peringatan bersama
TUHAN YESUS Memberkati
#MithFj

Sumber : Yesus Terang Dunia

Bertahan Hidup pada Zaman Akhir

*Bertahan Hidup pada Zaman Akhir* 
Matius 24:1-14 

Kehancuran Bait Allah di Yerusalem menjadi tanda berlangsungnya masa penuh huru-hara di seluruh dunia, sampai waktu kedatangan Kristus tiba. Saat ini, kita hidup pada zaman akhir. Kapan kesudahan akhir zaman ini hanya Bapa Surgawi yang tahu.

Bait Allah di Yerusalem merupakan bangunan yang paling besar dan megah. Sesudah Bait Allah yang dibangun Salomo hancur, usaha pembangunan terus-menerus dilakukan. Bait Allah yang didirikan oleh Herodes Agung jauh lebih besar, megah, dan indah dengan hiasan batu dan logam mulia serta bahan-bahan terbaik. Keberadaan Bait Allah menjadi simbol kehadiran Allah bagi orang-orang Yahudi yang datang dari segala penjuru.

Daya tarik dan pesona Bait Allah lebih unggul dari istana raja. Sebab Bait Allah merupakan pusat peribadahan dan keagamaan bangsa Yahudi. Tak seorang pun berani berpikir, apalagi mengatakan bahwa Bait Allah bisa hancur. Karena kerajaan di bumi tidak bisa disamakan dengan tegaknya bangunan Bait Allah.

Peperangan antara raja-raja di sekitar Israel menjadi sebab kehancuran Bait Allah, sekaligus keruntuhan identitas Israel. Mesias yang dinantikan ternyata tidak menyelamatkan mereka dari kuasa penjajahan Romawi. Kekalahan perang membawa bangsa Israel memasuki masa penderitaan dan kesukaran.

Memasuki milenium ketiga, 21 abad sesudah kelahiran Yesus, dunia terus-menerus bergejolak. Ketegangan politik semakin meningkat, ekonomi dunia yang tidak stabil, terjadinya krisis kebudayaan, gesekan sosial semakin menajam, dan lain sebagainya. Karena itu, harapan datangnya Kerajaan Allah menjadi kekuatan bagi orang beriman. Kehadiran Kerajaan Allah dapat dirasakan oleh banyak orang apabila kasih Kristus semakin bersinar dalam kehidupan orang-orang percaya. Kasih yang tidak pernah padam itulah yang menerangi dan menghangatkan dunia ini.

Pelayanan kepada sesama yang menderita merupakan inti Injil Kristus. Sebab itu, berbahagialah mereka yang dapat bertahan dalam iman demi Injil Kristus di tengah kesulitan zaman akhir ini.

Matius 24:1-14


Baca Gali Alkitab 4

Kehancuran Bait Allah di Yerusalem tidak terhindarkan. Kemegahan Bait Allah buatan Herodes Agung membuat bangsa Isarel pongah. Mereka berpikir bahwa Bait Allah yang megah akan terus berdiri sampai akhir zaman. Mereka lupa bahwa Allah tidak berdiam di Bait Allah yang dibangun manusia. Allah hanya tinggal di hati manusia yang menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamatnya.

Apa saja yang Anda baca?
1. Apa nubuat Yesus tentang Bait Allah yang ada di Yerusalem (1-2)?
2. Apa yang dibicarakan Yesus dengan para murid-Nya di Bukit Zaitun (3)?
3. Apa peringatan Yesus kepada murid-murid-Nya (4-5)?
4. Apa yang akan terjadi pada akhir zaman (6-8)?
5. Apa yang akan terjadi pada orang-orang percaya (9-10)?
6. Siapakah yang akan muncul pada akhir zaman (11)?
7. Apa yang kondisi manusia pada akhir zaman (12)?
8. Apa ganjaran bagi mereka yang bertahan sampai akhir (13)?
9. Kapan Yesus datang kedua kalinya (14)?

Apa pesan yang Allah sampaikan kepada Anda?
1. Mengapa Yesus perlu datang kedua kalinya?
2. Apa artinya zaman baru dan bagaimana terjadinya?
3. Mengapa Injil harus diberitakan ke segala bangsa?

Apa respons Anda?
1. Sudahkah Anda bertekun dalam iman dan pengharapan dalam Kristus? Jika belum, apa pengakuan Anda di hadapan Allah?
2. Apa ucapan syukur Anda kepada Allah tentang janji zaman yang baru?

Pokok Doa:
Bersyukur kepada Allah sebab Ia memberikan hidup kekal sebagai ganjaran bagi mereka yang bertahan dalam iman.

Jumat, 24 Maret 2017

Prophet Elijah Visits Mystic Rabbi

*Prophet Elijah Visits Mystic Rabbi With Message: "Four Gates of Mercy Are Closed, But One is Open"*
By Adam Eliyahu Berkowitz February 8, 2017 , 12:30 pm

    "Behold I will send you Elijah the prophet before the coming of the great and terrible day of Hashem." Malachi 3:23 (The Israel Bible™)

(Photo: אדם אליוא)

Last Saturday night, a mystic rabbi fell into a trance and received a divine vision that warned of heavenly gates closing, bringing about a period of global suffering. The vision revealed that one gate has been forced open temporarily by Elijah the prophet, but the key to keeping that gate open is in the hands of people.

On Saturday evening, Rabbi Amram Vaknin, a renowned mystical rabbi from Ashdod, arrived at his sister's house in Ashdod to perform the Havdallah service ending the Sabbath. In the middle of saying the blessings, he fell down in a deep trance. He lay for approximately 20 minutes, occasionally groaning and mumbling. In the middle of his trance, he spoke, giving a clear message for all of Israel.

"Aaah, Jerusalem," the rabbi groaned. "Pray for Jerusalem.They need to pray because of the painful decrees. How the city is suffering today!"

The rabbi lay in silence for several minutes, groaning occasionally and uttering a few sentences. After about ten minutes, he began to speak..

"The victory is important.They will win," the rabbi finally said. "They don't want to pray, even though I asked them several times. What can I say to those who think they are so great?"

At this point, the rabbi had a vision he was conversing with Elijah the prophet. Rabbi Vaknin, who has had several powerful visions of Elijah, frequently prays at the prophet's cave in Haifa. The prophet appears to him as a spiritual guide in his visions.

Many of the predictions have come true. In October 2015, Rabbi Vaknin had a chilling vision that much Jewish blood was going to be spilled in Israel. Tragically, the vision proved to be accurate. The wave of violence that began just a few weeks before that vision continued with increasing intensity until the summer. In that time, there were almost one thousand stabbing, shooting, and vehicular attacks that injured over 650 Israelis and killed 47.

"Hello, Eliyahu (Elijah) the Prophet," Rabbi Vaknin continued while in the trance. "Please, Elijah, open one of the five gates for them in Heaven. Just in case they want to do teshuva (atone) and pray, and stop with the lies and the falseness, so that one gate will be open for them. And if they don't repent, then that gate will also close."

After another long pause, the rabbi received an answer.

"Elijah the prophet opened one good gate. But what will be in Jerusalem will be good and bad," he  said. "They don't want to pray! They don't want to stop the lies and evil. I don't understand. Elijah opened one gate of the five, one gate for good, but where is that good gate?"

Rabbi Vaknin later explained his vision to Gil Nachman, his personal assistant.

"Elijah the Prophet came to give him this message because a difficult time is coming to Jerusalem," Nachman told Breaking Israel News. "There are five gates that can be used to access heaven's mercy, but only one is open. Elijah opened that final gate for the sake of Israel. There is about to be a difficult time with much blood being spilled, and two gedolim (great ones) are going to die. "

The rabbi's vision might be connected to the five actual gates that entered the First and Second Temple.

"At one point in his vision, Rabbi Vaknin asked Elijah, 'If it is a good gate that you have opened, then why are so many going to die?'" The rabbi receive a message which explained this seeming contradiction. "He was told that from our perspective it is bad, but from Heaven, it looks good because in the end, there will be a great victory and Eliyahu HaNavi (the prophet) will clearly arrive.

"The gate is open, but whether or not we go through the gate is up to us. He was told that everyone needs to pray and repent right now," Nachman concluded. "Elijah said 'from great to small' needs to pray."

Rabbi Yahudi mendapat penglihatan Nabi Elia

*Rabbi Yahudi Mendapat Penglihatan Nabi Elia: Empat Gerbang Ditutup, Satu Dibuka – Datangnya Masa Kesusahan*
Date: Februari 10, 2017 Author: Iwan Steven

Sabtu malam, 4 Februari 2017, seorang Rabbi Yahudi jatuh ke dalam kondisi tak sadar ("trance"), dan menerima penglihatan ilahi yang memperingatkan bahwa Pintu-pintu Gerbang Surgawi ditutup, yang akan mendatangkan Masa Kesusahan global. Penglihatan itu mengungkapkan bahwa salah satu pintu gerbang tetap dibuka secara paksa sementara oleh nabi Elia, tetapi kunci untuk menjaga pintu gerbang itu supaya tetap terbuka ada di tangan manusia.

Pada Sabtu malam, Rabbi Amram Vaknin, seorang rabbi spiritual terkenal dari Ashdod, tiba di rumah saudarinya di Ashdod untuk melaksanakan ibadah Havdallah mengakhiri hari Shabbat. Di tengah-tengah pengucapan berkat, tiba-tiba dia jatuh ke dalam kondisi tak sadarkan diri. Dia berbaring selama kurang lebih 20 menit, kadang-kadang mengerang dan bergumam. Di tengah-tengah kondisi itu, ia berbicara, memberikan pesan yang jelas bagi seluruh orang-orang Israel.

"Aaah, Yerusalem," rabbi mengerang. "Berdoalah bagi Yerusalem. Mereka harus berdoa karena ketetapan yang menyakitkan. Bagaimana kota ini menderita sekarang ini!"

Rabbi berbaring diam selama beberapa menit, sesekali mengerang dan mengucapkan beberapa kalimat. Setelah sekitar sepuluh menit, ia mulai berbicara …

"Kemenangan itu penting. Mereka akan menang," kata rabbi pada akhirnya. "Mereka tidak mau berdoa, meskipun aku berkali-kali sudah meminta mereka. Apa yang bisa aku katakan kepada mereka yang berpikir bahwa mereka begitu kuat? "

Pada saat ini, rabbi mendapat penglihatan dia sedang berbincang-bincang dengan Nabi Elia. Rabbi Vaknin, yang beberapa kali mendapatkan penglihatan nabi Elia, seringkali berdoa di gua nabi Elia di Haifa. Nabi Elia nampak baginya sebagai pemandu spiritual dalam penglihatannya.

Banyak penglihatannya telah menjadi kenyataan. Pada bulan Oktober 2015, Rabbi Vaknin mendapatkan penglihatan mengerikan bahwa banyak darah orang-orang Yahudi akan tertumpah di Israel. Tragisnya, penglihatannya terbukti akurat. Gelombang kekerasan yang dimulai hanya beberapa minggu sebelum penglihatan itu berlanjut dengan meningkatnya intensitas penyerangan sampai musim panas. Pada waktu itu, ada hampir seribu kali insiden penikaman, penembakan, dan serangan kendaraan bermotor yang melukai lebih dari 650 warga Israel dan menewaskan 47 jiwa.

"Halo, Eliyahu HaNavi (Nabi Elia)," ujar Rabbi Vaknin dalam keadaan setengah sadar. "Mohon, Eliyah, bukalah satu dari lima pintu gerbang bagi mereka di Surga. Sekiranya mereka mau melakukan teshuva (pertobatan) dan berdoa, dan menghentikan kebohongan dan kepalsuan, supaya satu pintu gerbang akan terbuka bagi mereka. Dan jika mereka tidak bertobat, maka pintu gerbang itu juga akan ditutup. "

Setelah jeda panjang, rabbi mendapatkan jawaban.

"Nabi Eliyah membuka satu pintu gerbang yang baik. Tapi apa yang akan terjadi di Yerusalem akan baik dan buruk," katanya. "Mereka tidak mau berdoa! Mereka tidak mau menghentikan kebohongan dan kejahatan. Aku tidak mengerti. Eliyah membuka satu dari lima pintu gerbang, satu pintu gerbang untuk kebaikan, tapi di mana pintu gerbang yang baik itu? "

Belakangan Rabbi Vaknin menjelaskan penglihatannya kepada Gil Nachman, asisten pribadinya.

"Nabi Eliyah datang untuk memberinya pesan ini karena masa yang sulit sedang datang ke Yerusalem," kata Gil Nachman. "Ada lima pintu gerbang yang dapat digunakan untuk mendapatkan belas kasihan Surga, tapi hanya satu yang terbuka. Eliyah membuka pintu gerbang terakhir itu demi Israel. Akan ada waktu yang sulit dengan banyak darah tertumpah, dan dua gedolim (orang besar) akan mati. "

"Pada satu saat dalam penglihatannya, Rabbi Vaknin bertanya kepada Eliyah, 'Jika pintu gerbang yang baik yang engkau buka, lalu kenapa begitu banyak yang akan mati?'" Rabbi menerima pesan yang menjelaskan kontradiksi ini. "Dia diberitahu bahwa dari sudut pandang manusia, itu buruk, tapi dari Surga, itu baik, karena pada akhirnya, akan ada kemenangan besar dan Eliyahu HaNavi (Nabi Elia) akan datang."

"Pintu gerbang itu terbuka, tapi apakah kita akan masuk melaluinya atau tidak, itu tergantung kita. Dia diberitahu bahwa setiap orang harus berdoa dan bertobat sekarang," kata Nachman menyimpulkan. "Eliyah berkata, 'dari yang besar sampai yang kecil' harus berdoa!"

Di dalam Kitab Suci dinubuatkan bahwa Nabi Elia akan datang sebelum datangnya Hari YAHWEH (Yom YHWH) yang besar dan dahsyat itu. Dialah salah satu dari dua saksi Elohim yang harus bernubuat dan berkabung selama 1260 hari (42 bulan; 3,5 tahun) di dalam Masa Kesusahan.

Maleakhi 4:5 (ILT) "Lihatlah Aku mengutus Nabi Elia kepadamu sebelum datangnya hari YAHWEH yang besar dan mengerikan itu. 6. Dan dia akan mengubah hati bapak-bapak berbalik kepada anak-anak, dan hati anak-anak terhadap bapak-bapaknya, sehingga Aku tidak datang memukul bumi sampai musnah."

Wahyu 11:3-4 (ILT) Dan Aku akan menetapkan kepada kedua saksi-Ku dan mereka akan bernubuat selama seribu dua ratus enam puluh hari dengan mengenakan pakaian kabung. 4. Mereka inilah dua pohon zaitun dan dua kaki pelita yang berdiri di hadapan Elohim seluruh bumi.

Senin, 20 Maret 2017

3 jam terakhir

*3Jam Terakhir Sebelum Kedatangan Messias, Penglihatan Seorang Wanita Yahudi*

Penglihatan Caroline (31 tahun), seorang perempuan Haredim (Yahudi Orthodox) dibuka dengan sebuah kereta kuda surgawi. Sepanjang cerita yang dituturkannya, Caroline kesulitan menemukan kata-kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang dia alami, karena pengalamannya ada di luar kehidupan normal. Dia menggambarkan dirinya berada di "dunia lain."

Kesaksian Caroline dijadikan video berdurasi 30 menit yang diproduksi oleh organisasi B'hagvei HaSela. Nama ini berasal dari ayat Alkitab, yang artinya "Celah-celah Gunung Batu."

Kid 2:14 Oh merpatiku di celah-celah gunung batu, di persembunyian di tempat yang curam, perlihatkanlah dirimu, perdengarkanlah suaramu! Sebab suaramu merdu, dan penampilanmu elok!"

Pada beberapa menit sesudah pembukaan, video kesaksian Caroline menjadi sangat mengerikan. Dia menceritakan pengalamannya dengan suara bergetar dan sesekali terisak, menggambarkan kerumunan sangat banyak manusia yang ada dalam suatu aula transparan, mengalami "pukulan-pukulan dahsyat, mereka mendapatkan cambukan-cambukan yang luar biasa, siksaan. Mustahil untuk menggambarkannya!"

Penuturan pengalaman pribadinya cukup panjang dimana dia menceritakan bagaimana jiwanya dihakimi dan rasa malu yang tidak dapat digambarkan menenggelamkan dirinya. Kira-kira 18:30 menit dari video, Caroline menyebutkan nubuat mengenai kedatangan Messias yang sangat segera.

Kemudian Caroline menceritakan penglihatan mimpi lainnya, penglihatan universal yang dia dapatkan beberapa minggu kemudian. Dalam penglihatan itu, dia melihat tsunami raksasa terjadi di seluruh dunia, di negara mana pun, kecuali Tanah Israel. Kehancuran akibat tsunami ini kemudian diikuti kekacauan global dan peperangan.

Di dalam Israel, dia menggambarkan orang-orang berlari dan berlari, sementara ribuan roket dan rudal-rudal Scud meluncur di atas kepala  diiringi "sirene-sirene dan kekacauan yang tidak bisa digambarkan." Dalam penglihatan kekejaman yang luar biasa dan mengguncangkan, dia melihat ISIS memenggal kepala orang-orang, menikam dan membantai anak-anak. Banjir darah dan mayat-mayat bertumpuk-tumpuk di mana-mana.

Di tengah-tengah kekacauan itu dia mendengar suatu suara berbicara kepadanya dari surga,

"Beginilah yang akan terjadi 3 jam terakhir sebelum kedatangan Mashiach!"

Guncangan besar

*Guncangan Besar Sedang Datang dan Gereja-gereja Akan Jatuh, Tribulasi*

Date: Maret 14, 2017Author: Iwan Steven

Wanita yang menubuatkan kemenangan Donald Trump itu kini memperingatkan bahwa "guncangan besar" sedang datang dan "gereja-gereja akan jatuh."

Melihat rekam jejak nubuatan Dr. Patricia Green, sebaiknya kita menganggap serius apa yang dia katakan. Sebelumnya, dalam video YouTube yang dia unggah pada tanggal 28 September 2016, dia bernubuat bahwa Donald Trump akan memenangkan pemilu pada bulan November. Dia juga benar ketika menubuatkan sebelumnya kemenangan pemilu pertama Barack Obama, dan dia juga melakukannya lagi pada saat bernubuat bahwa Hillary Clinton akan mendapatkan nominasi Partai Demokrat. Jadi tidak seperti banyak "nabi-nabi" lain yang muncul hari-hari ini, Dr. Patricia Green memiliki rekam jejak yang sangat panjang dan akurat.

Dalam video terbarunya, ia mengatakan bahwa Elohim berkata kepadanya bahwa goncangan besar akan segera datang ke Amerika dan bahwa banyak gereja-gereja akan jatuh. Berikut kutipan nubuatannya…

Mengenai bertambah-tambahnya nubuatan, Aku akan menunjukkan kepada anak-anak-Ku apa yang akan Aku lakukan di bumi ini melalui nabi-nabi-Ku. Nabi-nabi-Ku akan bangkit dengan seruan ini, "Persiapkan jalan bagi kedatangan Yehoshua. Persiapkan jalan. Persiapkan hatimu. Dia akan menggoncangkan langit dan Dia akan mengguncang bumi dengan lengan-Nya yang terentang. Guncangan besar ini akan menghantar kebangkitan besar. Gereja-gereja yang fondasinya tidak didirikan di atas batu karang Yehoshua akan jatuh. Banyak yang akan terguncang terhadap gereja-gereja yang jatuh karena gereja-gereja itu berpenampilan baik, tapi menolak untuk hidup dalam kekudusan. Aku akan membongkar keserakahan, percabulan, perzinahan, dan penyembahan berhala gereja-gereja itu. Ada guncangan besar sedang datang dan Aku akan membongkar dosa. Bertobatlah sebelum terlambat."

Jika Anda ingin melihat video selengkapnya, bisa dilihat di bawah.

Pesan dari Dr. Green sangat mirip dengan apa yang disampaikan Michael Snyder, penulis artikel dan buku "Rapture Verdict," bahwa akan terjadi "guncangan" yang kemudian disusul dengan "kebangkitan rohani."

Banyak orang yang berharap terjadinya gerakan besar dari Elohim ketimbang guncangan. Tapi kebenarannya adalah bahwa kita harus bersyukur untuk terjadinya guncangan yang sedang datang, karena itu akan mengguncang banyak orang masuk ke dalam Kerajaan Elohim.

Jika kita ingin selamat melewati guncangan yang akan datang, kita tidak punya pilihan lain kecuali untuk berjalan dalam kekudusan.

Sangat mudah untuk menuding orang lain, tetapi kenyataannya adalah bahwa masing-masing dari kita perlu untuk memeriksa sungguh-sungguh kehidupan kita sendiri untuk memastikan bahwa kita hidup menurut jalan yang benar.

Hari-hari Kegelapan

Suara nubuatan lain dengan rekam jejak yang sangat panjang yang memperingatkan bahwa "hari-hari kegelapan" sedang datang adalah Stephen Hanson…

Ini adalah hari-hari ketidakpastian bagi banyak orang. Ini adalah hari-hari kekacauan dan kerusuhan. Tapi Aku berkata bahwa Aku dapat memberi kamu ketentraman. Aku dapat memberi kamu ketentraman di tengah-tengah badai. Aku meneduhkan lautan ketika murid-murid-Ku ada di perahu. Mereka ketakutan terhadap badai dan ombak, tapi Aku berkata kepada mereka supaya memandang kepada-Ku dan bukan ke air.

Hari-hari kegelapan ada di hadapan bangsa ini. Itu sudah bergerak – roda-rodanya sedang berputar, dan pada waktunya hal-hal yang sudah difirmankan, tentang peristiwa-peristiwa yang membawa kepada Hari-hari Terakhir, akan datang. Bandul itu sedang berayun, dan menyuarakan detik-detik terakhir ini. Dinding-dinding keadilan akan ambruk. Kebingungan dan bencana terlihat pada setiap langkah-langkah Gedung Putih.

Ada banyak suara-suara kenabian lainnya yang mengatakan hal yang sama.

Penghakiman dimulai dari rumah Elohim, dan ada begitu banyak orang-orang di luar sana yang menolak mendengarkan peringatan, bahkan meskipun kita memohon kepada mereka untuk mendengarkan dari waktu ke waktu dengan kasih yang besar.

1Petrus 4:17 (ILT) Sebab inilah saatnya untuk memulai penghakiman dari bait Elohim, dan jika pertama-tama dari kita, bagaimanakah akhirnya dengan mereka yang tidak taat kepada injil Elohim?

Tetapi ada juga banyak orang yang mengindahkan panggilan, dan pada hari-hari terakhir Elohim sedang membangkitkan suatu sisa-sisa umat-Nya yang perkasa dan akan melakukan perbuatan-perbuatan yang luar biasa.

Baru-baru ini, Julie Whedbee mendapatkan penglihatan seperti bagaimana kehidupan bagi orang-orang percaya selama masa Kesusahan Besar. Dia telah mendapatkan mimpi-mimpi dan penglihatan-penglihatan selama lebih dari 20 tahun. Apa yang dinyatakan kepadanya tentang masa depan di Amerika Serikat cukup mengerikan. Dia diperlihatkan masa ketika orang-orang Kristen harus hidup dalam persembunyian di Amerika pasca-apokaliptik di mana jutaan orang telah mati. Berikut ini adalah kutipan penglihatannya…

"Katakan kepada umat-Ku, Tribulasi akan datang ke Amerika Serikat"

Pagi hari 17 Februari 2017, aku mendapatkan penglihatan malam (mimpi) yang luar biasa. Semua indera-indera fisik dan emosiku bekerja sangat kuat sementara aku mengalami seperti bagaimana keadaannya menjelang akhir masa Kesusahan Besar.

Aku mendapati diriku tiba-tiba berlarian bersama sekelompok orang-orang percaya lainnya yang telah datang untuk mengenal Yahushua, tetapi hanya sesudah sisa-sisa itu disingkirkan. Kami tinggal di bawah tanah dalam persembunyian, di sebuah bangunan besar yang ditinggalkan tetapi gelap. Tidak ada listrik, dan tidak tersedia untuk beberapa waktu. Aku melihat lampu-lampu minyak dan lilin-lilin di mana-mana dan itu adalah satu-satunya cahaya yang kami punya. Kami semua mengenakan pakaian yang kedodoran dan penutup kepala, berusaha sebaik-baiknya untuk sebisa mungkin tidak mencolok mata.

Ada saat-saat dimana kami harus pergi keluar untuk memperoleh barang-barang seperti garam, dan minyak, dan akan melakukan barter dengan barang-barang yang telah kami temukan dan kumpulkan untuk alasan ini. Makanan sangat langka. Air juga sesuatu yang harus kami cari terus-menerus, dan yang paling penting untuk kelangsungan hidup.

Sementara kami bepergian, kami akan melakukannya hanya pada jam-jam awal sebelum fajar, atau saat matahari terbenam, untuk melakukan yang terbaik demi menghindari menjadi target dan dibawa pergi untuk dibunuh. Aku diberitahu oleh Bapa bahwa ini adalah Amerika Serikat, sesudah banyak dari penghakiman-penghakiman telah terjadi, dan Dia membuat aku memahami bahwa jutaan orang telah mati.

Jalan-jalan sangat kosong, hanya ada beberapa toko kecil buka, dan semuanya dijalankan oleh New World Order. Darurat Militer (Martial Law) membuat semua orang dilacak, dan sementara kami bepergian, kami diawasi dan dikendalikan dibawah todongan senjata. Ada jalur-jalur tertentu yang harus diambil dan jika kami kedapatan bepergian ke arah lain, kami langsung ditembak. Kami tidak pernah berbicara sementara ada di luar bangunan tempat tinggal kami.

Ada penyaliban terbuka di jalan-jalan, pemandangan yang memilukan dan mengerikan, bagi siapa pun yang secara terbuka mengaku Kristen. Mayat-mayat ini, setelah mati, kemudian ditinggalkan di tempat di mana mereka digantung. Kekristenan telah lama lenyap di negeri ini. Kelompok kami berusaha sebaik-baiknya yang dapat kami lakukan untuk keluar pada malam hari dan mengambil mayat jiwa-jiwa yang berharga ini kembali ke tempat kami bersembunyi, meskipun kami tidak punya cara yang layak untuk menguburkan mereka. Aku melihat sederetan dari mereka pada dinding yang jauh di tempat persembunyian kami, terbungkus kain-kain seprai dan selimut karena hanya ini yang kami punya. Aku ingat mendiskusikan dengan orang-orang lainnya tentang apa yang akan kami lakukan dengan para martir ini.

Ini penglihatan yang mengerikan, salah satu yang tidak akan pernah aku lupakan karena peristiwa-peristiwa penglihatan ini lebih dari sekedar nyata. Aku merasakan ketakutan yang jauh lebih nyata dan mencium dan melihat lebih tajam dibandingkan apa yang dapat kita lakukan di sini sekarang.

Ketika itu semua berakhir, kata-kata Bapa secara tepat adalah, "Katakan kepada umat-Ku, masa kesengsaraan akan datang ke Amerika Serikat."

Itulah kata-kata yang aku dengar langsung. Pesan ini adalah peringatan lainnya bagi semua orang yang terus-menerus menolak pengorbanan Yahushua di tempat ini dan sekarang ini, dan yang tidak menganggap serius masa depan yang mereka hadapi jika tidak dilahirkan kembali. Tentu saja banyak orang yang akan mati dalam bencana-bencana dan penghakiman-penghakiman, ya, tapi bagaimana jika Anda adalah salah satu dari orang-orang yang hidup??? Bapa ingin Anda mengetahui, ini mungkin adalah nasib Anda. Harap terima pesan ini dengan sangat serius jika Anda suam-suam kuku, atau belum menerima Yahushua HaMashiach sebagai Juruselamat pribadi dan Raja Anda. Ini sangat sangat nyata, dan ini akan terjadi, sama seperti semua firman-Nya. Waktu tidak berpihak kepada Anda.

Bagi Anda yang membaca kata-kata ini, yang mengikuti Yahushua dan telah menerima Dia, jangan takut untuk mengirimkan ini kepada keluarga dan teman-teman. Anda tidak akan rugi apa-apa, karena orang-orang yang mengikuti Yahushua toh juga sudah kehilangan segala sesuatunya, dunia ini bukan tempat tinggal kita. Teruskan pesan ini kepada semua orang sebagai peringatan. Suatu hari nanti, itu akan sudah terlambat…

Dengan kasih dan shalom

Julie

Anak-anak-Ku yang Sesungguhnya akan Bersinar Seperti Mercusuar

Tentu saja Julie Whedbee bukan satu-satunya orang yang telah diperlihatkan tentang masa depan. Ratusan orang lain juga telah diperingatkan bahwa penghakiman sedang datang dengan cepat. Berikut ini adalah apa yang diperlihatkan kepada Glynda Lomax…

"Banyak pertikaian dan kekacauan sedang datang ke bumi. Akan ada ledakan kekerasan, pembunuhan, perselisihan dan pertikaian di berbagai tempat.

Ketegangan akan melimpah-ruah, dan saudara akan menyerang saudaranya. Talinya ditarik kuat-kuat.

(Catatan: Dalam roh, aku melihat sebuah tali, seperti tali kawat, yang ditarik dan ditarik, sampai itu kelihatan seperti akan terputus karena ketegangan.)

Ketika aku berbicara dengan para malaikat, apa yang menahan peperangan akan dilepaskan, dan pertempuran akan pecah di banyak-banyak tempat. Peperangan akan pecah. Pertikaian dan pembunuhan akan terlihat di mana-mana sekaligus. Ini adalah awal dari Akhir. Persiapkan rumahmu. Persiapkan hatimu, karena Akhir itu ada atasmu. Akhir dari segala sesuatu mendekat dengan sangat cepat.

Anak-anak-Ku di bumi, anak-anak-Ku yang sesungguhnya, akan bersinar seperti mercusuar dalam masa kegelapan ini. Mujizat-mujizat akan berlimpah-limpah, firman-Ku akan disampaikan dengan keberanian besar dan kuasa seperti yang terjadi dalam zaman Anak-Ku Yahushua hidup di bumi, dan banyak jiwa-jiwa akan ditambahkan ke dalam kerajaan-Ku. Akhir itu sudah sangat dekat sekarang ini sementara jiwa-jiwa ini masuk sebelum pintu ditutup.

Persiapkan rumahmu. Persiapkan hatimu, karena Akhir itu ada atasmu."

Ya, suatu goncangan besar sedang datang, tapi Elohim tidak memperingatkan kita tentang hal-hal ini supaya menjadi takut. Sebaliknya, kita sedang diperingatkan supaya tidak menjadi takut.

Elohim mengendalikan segala sesuatu, Dia mengetahui semua ini sebelum permulaan dunia, dan Dia sudah memiliki rencana. Dan bahkan di tengah-tengah semua kegelapan yang terjadi, ini akan menjadi waktu-waktu terbaik bagi sisa-sisa umat-Nya.

Matius 24:9-14 (ILT)

Kemudian mereka akan menyerahkan kamu ke dalam kesukaran (Yunani: thlipsis; tribulasi, tekanan, penganiayaan, kesukaran, kesusahan), dan mereka akan membunuh kamu dan kamu akan dibenci oleh semua bangsa karena Nama-Ku,dan pada waktu itu banyak orang akan tersandung dan mereka akan mengkhianati seorang terhadap yang lain dan akan membenci seorang terhadap yang lain.Dan siapa yang bertahan sampai kesudahannya, dia akan diselamatkan.Dan Injil kerajaan ini akan diberitakan ke seluruh dunia sebagai kesaksian bagi semua bangsa, dan kemudian akan datang kesudahannya (Akhir)."

Matius 10:21-22 (ILT)

Adapun saudara akan menyerahkan saudaranya kepada kematian, dan ayah, anaknya; dan anak-anak akan bangkit melawan para orang tua dan akan membunuh mereka.Dan kamu akan dibenci oleh semua orang karena Nama-Ku; tetapi yang bertahan sampai akhir, ia akan diselamatkan.

Daniel 11:33,35 (ILT)

Dan orang-orang yang bijaksana di antara umat itu akan mengajar banyak orang. Namun mereka akan tersandung oleh pedang dan nyala api, oleh pengasingan dan perampasan, beberapa waktu lamanya.Dan sebagian dari orang-orang yang bijaksana itu akan tersandung, untuk menyaring, membersihkan dan memurnikan mereka sampai pada akhir zaman. Sebab akhir zaman itu masih belum mencapai waktu yang telah ditetapkan.

2Esdras 16:70-76

Karena di banyak tempat-tempat dan di kota-kota yang berdekatan akan ada kerusuhan besar terhadap mereka yang takut akan YAHWEH.Mereka akan seperti orang-orang gila, tidak mengasihani siapa pun, tapi menjarah dan menghancurkan mereka yang senantiasa takut akan YAHWEH.Karena mereka akan menghancurkan dan menjarah barang-barang mereka, dan mengusir mereka keluar dari rumah-rumah mereka.Maka kualitas pengujian orang-orang pilihan-Ku akan menjadi nyata, seperti emas yang diuji oleh api."Dengarlah, orang-orang pilihan-Ku," firman YAHWEH. "Lihatlah, hari-hari kesengsaraan sudah dekat, dan Aku akan membebaskan engkau dari padanya.Jangan takut atau bimbang, karena Elohim adalah penuntunmu.Engkau yang memelihara perintah-perintah dan peraturan-peraturan-Ku," firman YAHWEH Elohim, "jangan biarkan dosa-dosamu menarik engkau jatuh, atau kejahatan-kejahatanmu menang atasmu."

Kitab Henokh 50:1-2

Dan pada hari-hari itu akan ada perubahan bagi orang kudus dan yang dipilih, dan terang hari-hari akan berdiam atas mereka, dan kemuliaan dan kehormatan akan beralih kepada orang kudus.Dan pada hari kesusahan, murka akan terkumpul di atas orang-orang berdosa, tetapi orang benar akan berkemenangandi dalam nama TUHAN segala Roh; dan Dia akan menunjukkannya kepada yang lain, supaya mereka bertobat, dan menghentikan perbuatan tangan mereka.

Referensi:

Dr. Patricia Green, nubuat guncangan besar