Selasa, 31 Oktober 2017

Permufakatan setan (kesaksian Zippora Mushallah)

Shalom saudara-saudariku terkasih dalam Tuhan Yesus,
 
Kali ini izinkan saya meneruskan sebuah kesaksian tentang permufakatan setan-setan untuk menggagalkan banyak orang Kristen. Tujuan mereka adalah supaya banyak orang Kristen tertipu dan tidak ikut pengangkatan ke surga.
Kesaksian ini mengingatkan saya akan rencana busuk Iblis seperti tercatat dalam kitab Ayub.

*RUANG RAPAT RAHASIA PERTEMUAN SETAN - SETAN SEINTERNASIONAL DI DALAM NERAKA UNTUK MENGGAGALKAN GEREJA TUHAN UNTUK TERANGKAT / PENGANGKATAN PADA SAAT TUHAN YESUS DATANG*

#Kesaksian Zipporah Mushala dari Afrika.

Aku melihat suatu pertemuan setan-setan. Mereka semua mengenakan gaun hitam dengan kerudung. Beberapa dari mereka memiliki jari-jari kurus dengan cakar. Mereka ada berbagai-bagai jenis. Mereka berbicara dan salah satu dari mereka yang tampaknya dari peringkat tinggi berkata, " Metode apa yang tercepat dan paling efektif untuk menipu manusia, karena seperti yang kalian lihat, Yang Maha Kudus akan kembali.

.
Kita harus mencegah orang-orang Kristen agar tidak pergi dengan-Nya. Kita harus! Kita tidak dapat terbakar sendiri! Tidak ! "Sampai pada kata-kata ini, dia berdiri dan memukul meja dengan kasar. Mereka semua mulai memberikan saran.

.
Beberapa menyarankan bahwa mereka harus meningkatkan acara TV sekuler, dan lagu-lagu duniawi, karena itu adalah salah satu senjata terbaik, karena manusia meniru apa yang mereka lihat atau dengar, terutama dari orang-orang yang terkenal.

.
Mereka juga menyarankan membuat sebanyak-banyaknya Opera Sabun untuk menawan orang supaya melupakan TUHAN, dan menjalani kehidupan mereka seperti yang mereka tonton.

.
Mereka membicarakan banyak hal termasuk membuat pakaian tidak senonoh tampaknya tidak salah dan mewah.

.
Setan yang sama, yang namanya TUHAN wahyukan kepada saya bernama Peruza, meminta buku dari iblis lain, yang baru saja bergabung dalam pertemuan itu langsung baru datang dari bumi. Buku ini memiliki banyak nama di dalamnya.

.
Ini adalah nama-nama mereka yang berjalan ke neraka, karena kehidupan mereka. Peruza mulai dengan nama-nama. Seorang yang namanya berkilauan adalah mereka yang telah bertemu dengan KRISTUS.

.
Mereka cukup banyak, dan dia benar-benar marah. Ia mengatakan, " Siapa yang ditugaskan untuk membawa orang-orang ini ke neraka? " Mereka semua terguncang ketakutan namun tidak memberikan respon. Itulah sebabnya dengan cepatnya iblis yang berjalan setelah mendengar kasus ini dan setan-setan tertentu diambil untuk dihukum.

.
Setan-setan baru yang lebih kuat dari sebelumnya kemudian ditugaskan untuk menjatuhkan orang-orang ini, tapi ada malaikat berotot kuat dengan pedang menjaga mereka siang dan malam, dan mereka tidak bisa berhasil.
Segala puji bagi RAJA segala Raja!

.
Mengenai Pengangkatan saya melihat dalam penglihatan tertulis di langit.

.
" *PENGANGKATAN SUDAH DEKAT. SIAPKAN SEKARANG UNTUK DALAM WAKTU SATU MENIT, ENGKAU TIDAK AKAN LAGI DAPAT MASUK."*

.
Saya juga melihat orang-orang naik dalam pengangkatan. Saya melihat bahwa mereka semua mengenakan pakaian putih bersih dan memiliki kata-kata, "YESUS FREAK" di dahi mereka tertulis.

.
TUHAN berkata, " Mereka menyebut orang-orang yang ingin melayani Aku dalam ROH dan kebenaran dan kekudusan" YESUS freaks. " Katakan kepada mereka bahwa hanya mereka yang gandrung kepada YESUS yang akan ikut dalam pengangkatan ketika AKU datang. Orang akan terkejut bahwa AKU datang. Mereka akan mengatakan, " Kami tidak berpikir IA akan datang begitu cepat.

.
" Selama doa di gereja suatu hari, saya melihat segerombolan setan keluar dari neraka ke bumi. Mereka mengatakan kepada saya, "Kami akan menghentikan pengangkatan." Saya katakan kepada mereka, "Engkau tidak bisa menghentikan pengangkatan" dan kemudian mereka menjawab, "Lalu kita akan menghentikan orang-orang agar tidak ikut dalam pengangkatan." Dengan itu, mereka membuat jalan tertentu dan mulai memeluk orang dari belakang.

.
Jika nama orang itu John, setan itu juga akan memiliki nama John tertulis di dahinya. Ini berarti bahwa setan itulah yang ditugaskan untuk orang tersebut. Setan-setan mulai berbisik kepada orang-orang yang mereka tawan, " Tidak ada Allah, tidak ada pengangkatan, dan hanya menikmati dunia sedikit lagi." Setelah mengatakan ini, setan akan menarik diri dari orang tersebut dan tertawa diam-diam dengan tangannya menutup mulutnya.

.
Salah satu orang yang tertipu kemudian mulai berteriak keras, "Tidak ada TUHAN! "

.
Dunia saat ini begitu tercemar dan dipenuhi dengan agen-agen setan sehingga seseorang tidak harus meniru orang lain. Banyak orang yang terlibat okultisme, beberapa setan adalah penyihir, beberapa dukun dan beberapa bahkan tanpa mengetahui telah dirasuki.

.
Semuanya menentang jiwamu. Untuk seorang Kristen agar tetap berdiri, mereka harus berdoa tanpa henti dan melekat pada Yesus.
1 Tesalonika 5: 15-18. Berdoa dan berjaga-jaga sehingga tidak jatuh.

.
1 Tesalonika 5
============
.
(15) Perhatikanlah, supaya jangan ada orang yang membalas jahat dengan jahat, tetapi usahakanlah senantiasa yang baik, terhadap kamu masing-masing dan terhadap semua orang.

.
(16) Bersukacitalah senantiasa.

.
(17) Tetaplah berdoa.

.
(18) Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki ALLAH di dalam KRISTUS YESUS bagi kamu.

.
Berjaga - jagalah dan Berdoalah , Kedatangan TUHAN sudah sangat singkat !! Kenali segala taktik dan tipu daya dari si Iblis , Ilah dunia ini . Hiduplah selalu didalam ROH dan Kekudusan TUHAN , Penuhlah selalu dengan Firman TUHAN supaya kita dapat membedakan mana yang dari ALLAH dan  mana yang berasal dari si Iblis . ROH KUDUS akan selalu menyertai kita . Lawanlah Iblis dengan seluruh perlengkapan senjata ALLAH yaitu FIRMAN ALLAH yang berkuasa

.
Shalom dan TUHAN YESUS Memberkati.
# Karica Natalia Helen





Dikirim dari ponsel cerdas Samsung Galaxy saya.

Kereta dari surga sudah siap

Shalom saudara-saudariku terkasih dalam Tuhan Yesus, izinkan saya meneruskan posting dari seorang hamba Tuhan:


*SUDAH BERADA DI BUMI.!!*

Pewahyuan mimpi ini tidak terpikir untuk mith lampirkannya. Tetapi semakin mith menahan, semakin terasa suatu desakan yg sangat kuat memaksa agar di saksikan.

Dalam mimpi ini, mith melihat KEADAAN LANGIT SANGAT GELAP, BERAWAN-AWAN TEBAL. Seluruh langit diliputi awan-awan tebal sepertinya mau hujan.

Tiba-tiba mith melihat satu #kereta TURUN DARI LANGIT DAN MENDARAT DI DEPAN RUMAH TEMPAT MITH tinggal yg skrg ini.

Dalam mimpi langsung suara berkata ; "KERETA UNTUK MENJEMPUT ORANG-ORANG YANG SUDAH SIAP,.. UNTUK MEMASUKI PENGANGKATAN KE AWAN-AWAN."

Dalam mimpi suara berkata lagi ; "KERETA YANG AKAN MENJEMPUT MEMPELAI KRISTUS SUDAH TIDAK LAGI BERADA DI AWAN-AWAN, TETAPI SEMUANYA SUDAH MENDARAT DI BUMI., DAN SEMUANYA SUDAH MENDARAT DI SLURUH DUNIA DENGAN CARA YANG SAMA."

Suara berkata lagi : "TETAPI SEMUA KERETA INI HANYA MENDARAT DI DEPAN RUMAH ORANG-ORANG YANG SUDAH SIAP DAN YANG SUDAH DI PILIH."

Suara berkata lagi : "APABILA PINTU KERETA DI BUKA, SETIAP ORANG YANG TETAP SETIA MENUNGGU DI DEPAN KERETA AKAN MASUK..TETAPI MEREKA YANG LEKA BERADA JAUH PADA SAAT PINTU DIBUKAKAN.. MEREKA MUNGKIN SAJA AKAN TERTINGGAL.. SEKARANYA MEREKA TERLAMBAT UNTUK MASUK KEDALAMNYA."

Suara berkata lagi ; "KARENA PINTU HANYA BISA DI BUKA PADA SAAT TUHAN BERSERU. DEMIKIAN PULA PINTU HANYA AKAN BISA DI TUTUP PADA SAAT TUHAN BERSERU.
(Wahyu 3:7)

Dalam mimpi,.. mith tidak melihat adanya gagang pembuka pintu untuk membuka atau menutup dengan menggunakan tanggan manusia.. seperti mana kereta di dunia ini pada umumnya.

Dalam mimpi mith mengerti bahwa Pintu benar-benar hanya akan TERBUKA PADA SAAT TUHAN MEMERINTAHKANNYA UNTUK TERBUKA dan TERTUTUP PADA SAAT TUHAN MEMERINTAHKANNYA UNTUK TERTUTUP.

Mith sadar bahwa kereta memang sudah berada di bumi. Tetapi yg membuat mith sangat bergetar dan takut sekali di dalam mimpi itu, karena menyadari bahwa PINTUNYA AKAN TERBUKA SUATU WAKTU DI MANA BANYAK ORANG TIDAK AKAN MENYADARAINYA.!! DAN BANYAK YANG TIDAK AKAN SEMPAT MASUK.!!

Makanya di dalam mimpi itu mith tidak mau pergi ke mana-mana.. dan hanya terus berdiri di depan pintu kereta, dan tekun menanti di sana. Karena tidak mau tertinggal apabila suatu waktu pintu dibukakan dan suatu waktu pula di tutup secara mengejut.

Dalam mimpi, mith dan mama mith saja yg menyadari kalau kereta sudah berada di bumi, dan sudah mendarat di depan rumah. Sementara seluruh kampung.. manusia tidak menyadari karena sedang nyenyak TIDUR.

Dalam mimpi itu, suara Tuhan berkata : "Kereta untuk menjemput MEMPELAI-KU sudah mendarat di bumi dan parkir di depan rumah setiap orang yg sudah di pilih. Akan tetapi, jikalau pada saat pintu dibuka.. dan mereka tidak berada di sana... Mereka bisa saja tertinggal apabila pintu di tutup kembali.!!"..
Lalu mith terbangun dari tidur..

Saudaraku...
Kita tidak tau bila waktu kedatangan Tuhan. Tapi apa yg pasti, telah banyak peringatan demi peringatan yg mengatakan bahwa waktu PENGANGKATAN SUDAH SANGAT-SANGAT DEKAT.

Saudaraku..
Mith hanya menyampaikan pesan lewat pewahyuan mimpi yg mith terima. Terserah kalian mau percaya atau menolak atau mau mentertawakan kesaksian ini.. pilihan ada di tangan masing-masing.

(Lukas 21:34-36)
(Kejadian 7:16b)

Berjaga dan berdoalah senantiasa. Jangan lengah dengan berbagai kesebukan dan berbagai percintaan dunia. Karena waktunya benar-benar mengejutkan.!!!

Peringatan bersama

Salam maranatha
TUHAN YESHUA memberkati
Mith Fj
Grace Maria Zefanya


Dikirim dari ponsel cerdas Samsung Galaxy saya.

Minggu, 29 Oktober 2017

Kudus

Kudus

Judul: Bagaimana hidup berkenan di hadirat Tuhan?*

(You must be holy, because God is Holy.)

Teks: Imamat 20:26
"Kuduslah kamu bagi-Ku, sebab Aku ini, TUHAN, kudus dan Aku telah memisahkan kamu dari bangsa-bangsa lain, supaya kamu menjadi milik-Ku."

Teks: I Petr. 1:16
"sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus."

Shalom, saudara-saudariku yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus. Banyak di antara kita yang ingin hidup berkenan di hadirat Tuhan, lalu kita melakukan banyak hal seperti: rajin beribadah setiap minggu di gereja, mengikuti kelas pemahaman Alkitab, ikut paduan suara, aktif melayani di komisi ini-itu, membuat kelas pemahaman alkitab bagi kaum profesional, melayani sebagai guru sekolah minggu, rajin bersaat teduh, rajin berdoa dan membaca Alkitab setiap pagi, secara rutin memberikan persembahan bulanan. Lalu kita merasa puas, bahwa kita telah hidup berkenan di hadirat Tuhan. Benarkah demikian?
Memang semua hal di atas cukup baik, namun tidak cukup di mata Allah. Semua kegiatan yang kita anggap rohani itu, mirip seperti Marta yang sibuk melayani Tuhan dengan berbagai hal yang menurutnya baik:

Teks: Lukas 10:38-42
38 Ketika Yesus dan murid-murid-Nya dalam perjalanan, tibalah Ia di sebuah kampung. Seorang perempuan yang bernama Marta menerima Dia di rumahnya.
39 Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya,
40 sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: "Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku."
41 Tetapi Tuhan menjawabnya: "Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara,
42 tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya."

Banyak orang Kristen bergumam, syukur kepada Tuhan bahwa saya bukan sepeerti Marta. Benarkah demikian?

Makna sebenarnya: "Kitalah Marta itu, bukankah kita selalu ingin melakukan banyak hal, tapi seringkali lupa duduk di kaki Tuhan dan belajar mendengarkan Dia?"

Itulah makna kisah Maria dan Marta yang baru dibukakan Tuhan kepada saya yang bebal dan keras kepala ini.

Banyak di antara kita, yang mirip dengan Marta, terlalu kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara. Padahal yang Tuhan inginkan sederhana saja, agar kita belajar merendahkan diri lalu menyediakan waktu untuk lebih banyak duduk di kaki Tuhan dan mendengarkan Dia.

Artinya, kita mesti belajar menjadi seperti Maria. Itulah "satu saja yang perlu."

Setelah kita lebih banyak mendengarkan Tuhan, maka Tuhan sendiri akan memproses kita agar menjadi anak-anak Allah yang hidup. Hari demi hari kita akan dibukakan pengertian-pengertian baru akan Firman-Nya. Itulah makna sebenarnya dilahirkan kembali (reborn). Semuanya dimulai dengan merendahkan diri di hadapan-Nya, mengakui kegagalan-kegagalan kita, dan datang kepada-Nya dengan hati yang remuk. Bapa di sorga begitu murah hati dan pengampun, Ia tidak akan menolak setiap orang yang datang kembali kepada-Nya dengan hati yang remuk.

"Sebab beginilah firman Yang Mahatinggi dan Yang Mahamulia, yang bersemayam untuk selamanya dan Yang Mahakudus nama-Nya: "Aku bersemayam di tempat tinggi dan di tempat kudus tetapi juga bersama-sama orang yang remuk dan rendah hati, untuk menghidupkan semangat orang-orang yang rendah hati dan untuk menghidupkan hati orang-orang yang remuk." (Yes.57:15)

Setelah itu kita mesti belajar untuk hidup kudus di hadirat Tuhan. Kebanyakan gereja hanya puas dengan mengajarkan anugerah murahan: "pokoknya kita semua akan diselamatkan oleh karya penebusan Kristus, tidak perlu pertobatan dan hidup kudus." Itu bukanlah Injil yang sejati. Memang penebusan dosa adalah anugerah Tuhan semata, namun juga jangan lupa bahwa Tuhan menghendaki agar kita bertobat dan hidup kudus. Tuhan itu Maha Kudus, jadi tidak mungkin seseorang akan melihat Tuhan tanpa hidup kudus.

Bertobat artinya berbalik dari tingkah langkah kita yang jahat, dari manusia lama kita yang dikuasai kedagingan, dan belajar hidup dipimpin oleh Roh Kudus.

Dan hidup kudus, artinya suci sepenuhnya dalam pikiran, dalam hati, dan dalam segala tindakan dan perkataan kita. Itulah makna perintah terutama: mengasihi Tuhan dengan segenap hati, jiwa, dan akal budi.

Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu." (Mat. 22:37)

Arti dari perintah ini adalah kita mesti bertobat dari membenci Allah, lalu belajar hidup suci dan mengasihi Tuhan mulai dari hati, lalu mengasihi dengan segenap jiwa, dan juga mengasihi dengan segenap akal budi.

Mengutip ucapan Martin Luther: orang Kristen mesti belajar bertobat mulai dari hati, lalu jiwa, lalu akal budi. Dan terakhir kita juga mesti bertobat dengan dompet kita.

Bertobat dari hati, artinya kita mesti menyerahkan hati kita yang kotor dan penuh kebencian ini untuk dimurnikan oleh Tuhan. Kita mesti memohon agar diberikan hati yang baru, hati yang lembut dan dengar-dengaran akan perintah-Nya.

Kita juga mesti merendahkan diri di hadapan Tuhan, lalu memohon agar dikaruniakan jiwa yang hidup, lalu juga akal budi yang sepenuhnya baru, agar kita dapat mengerti perkara-perkara surgawi. Tanpa jiwa, hati, dan akal budi yang baru, niscaya kita akan selalu gagal menjadi anak-anak Allah yang sejati. Semua kebaikan yang kita lakukan hanyalah kain gombal saja di hadapan Allah.

Itulah makna dilahirkan kembali, dan hanya dengan merendahkan diri dan bertobat di hadapan Tuhan, maka kita mulai belajar hidup berkenan di hadirat Tuhan.

Kiranya renungan ini berguna bagi kita semua. Tuhan Yesus mengasihi Anda semua.


Versi 1.0: 29 oktober 2017, pk. 16:24
Versi 1.1: 30 oktober 2017, pk. 10:13
VC
Dari hamba yang tidak berguna.


*catatan: artikel ini dipersiapkan dalam rangka ikut memperingati 500 tahun Gerakan Reformasi Gereja yang dipelopori oleh Martin Luther, tgl. 31 oktober 1517.

**Artikel ini terinspirasi oleh buku karya Kevin Deyoung, berjudul: Hole in the Holiness (Surabaya, Literatur Perkantas, 2017).








Victor Christianto
*Founder and Technical Director, www.ketindo.com
E-learning and consulting services in renewable energy
**Founder of Second Coming Institute, www.sci4God.com
Http://www.facebook.com/vchristianto
Twitter: @Christianto2013, Line: @ThirdElijah, IG: @ThirdElijah
***books: http://nulisbuku.com/books/view_book/9035/sangkakala-sudah-ditiup
http://nulisbuku.com/books/view_book/9694/sastra-harjendra-ajaran-luhur-dari-tuhan-a5
http://www.unesco.chair.network.uevora.pt/media/kunena/attachments/731/ChristologyReloaded_Aug2016.pdf
http://fs.gallup.unm.edu/APS-Abstracts/APS-Abstracts-list.htm
http://independent.academia.edu/VChristianto
Http://researchgate.net/profile/Victor_Christianto/
http://www.amazon.com/Victor-Christianto/e/B00AZEDP4E
http://nulisbuku.com/books/view_book/9661/teologi-yesus-sobat-kita-10-artikel-dialog-antara-teologi-dan-sains
http://nulisbuku.com/books/view_book/9693/jalan-yang-lurus-manual-anak-anak-terang-a5
http://www.mdpi.com/journal/mathematics/special_issues/Beyond_Quantum_Physics_Computation

Garam

Garam

Judul: Bagaimana menjadi garam dan terang?*

(How you can be the salt and the light of the world.)

Teks: Matius 5:13-16
13 † "Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.
14 † Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.
15 Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu.
16 † Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga."

Shalom, saudara-saudariku yang terkasih dalam Tuhan kita Yesus Kristus. Tentu kita semua telah sering mendengar perintah Tuhan Yesus ini, bahwa kita adalah garam dan terang dunia. Kita pasti juga telah berusaha keras menjadi garam yang asin dan pelita yang bercahaya. Namun, kalau kita mau jujur, kita seringkali gagal dalam upaya kita menjadi garam dan terang. Mengapa demikian?

Ada beberapa penyebabnya:

1. Kita berusaha dengan kekuatan sendiri. Ayat 13 dan 14 tidak berbunyi: hendaklah kamu berusaha keras menjadi garam dan terang dunia. Bukan itu kan? Yesus bersabda: kamu adalah garam, dan kamu adalah terang dunia. Artinya, garam dan terang itu adalah sifat yang melekat pada kita sebagai anak-anak Allah, jika kita memang anak-anak Allah yang sejati. Itu bukan hasil usaha kita, namun sifat yang dikaruniakan Allah sendiri kepada anak-anak-Nya.

2. Kita tidak hidup melekat kepada Sang Sumber Garam dan Sumber Terang. Perintah Tuhan Yesus ini merupakan panggilan agar kita menyerahkan diri secara total untuk dibentuk oleh Bapa di sorga. Kita hanyalah bejana tanah liat, dan Dialah Sang Penjunan. Kita mesti menyerahkan diri sepenuhnya agar dibentuk oleh Tangan Bapa. Dalam penyerahan diri itulah, maka kita belajar hidup melekat kepada Dia Sang Sumber Garam dan Sumber Terang itu, karena Yesuslah pokok anggur dan kita ini hanya carang-carang.

"Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa." - Yoh. 15:5

Ketika kita memberikan diri sepenuhnya untuk dibentuk dan diproses oleh Bapa itulah, maka dengan sendirinya kita akan memiliki kualitas garam dan terang yang diminta oleh Yesus.

3. Kita hidup terlalu larut dengan dunia. Kalau kita mau jujur, bukankah terlalu sering kita hanya mengikuti Injil yang murahan? Injil murahan itu bunyinya kira-kira begini: "Pokoknya ikut Yesus, pasti kamu diselamatkan." Kita enggan untuk bertobat, dan enggan belajar hidup menaati perintah-perintah Tuhan. Pokoknya, kita hanya mau mendengar Injil yang enak di telinga kita. Di sinilah, letak persoalan utama mengapa banyak anak-anak Allah yang gagal menjadi garam dan terang dunia. Karena kita hidup terlalu larut dengan dunia di sekitar kita, sehingga bukan kita yang menggarami dunia, kitalah yang digarami oleh dunia. Bukan kita yang membawa terang, namun kita yang silau dengan lampu-lampu berwarna-warni dari dunia. Dan kita gagal melihat bahwa di balik kemilau lampu-lampu dunia itu, ada kegelapan yang mengerikan. Artinya, kita gagal melihat dunia dengan mata Tuhan, dengan pikiran Tuhan, dengan hati Tuhan.
Memang kita semua sering berseru Tuhan, Tuhan, namun bukankah Yesus juga bersabda:

Matius 7:21
"Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. "

Artinya, kita semua orang-orang Kristen mesti berbalik dari tingkah laku kita yang jahat dan dari manusia lama kita, lalu bertobat dan belajar hidup kudus dan menaati kehendak Bapa dalam hidup kita. Dan baru dengan cara itu, maka secara perlahan hati dan pikiran kita akan diperbarui, lalu kita akan menjadi garam dan terang yang sesungguhnya.
Itulah yang dimaksudkan dengan dilahirkan kembali (reborn), itu sama sekali bukan usaha kita, melainkan anugerah Tuhan semata. Itu hanya mungkin atas pekerjaan Roh Kudus, yang bertiup ke mana Dia mau. (baca Yohanes pasal 3).

Penutup
Kiranya renungan kecil ini dapat menolong kita agar sungguh-sungguh menyerahkan diri ke dalam pimpinan Roh Kudus, dan mulai menaati perintah-perintah Tuhan. Kita mesti hidup dengan sungguh-sungguh takut akan Tuhan.

Versi 1.0: 29 oktober 2017, pk. 15:39
VC
Dari hamba yang tidak berguna.

*catatan: artikel ini dipersiapkan dalam rangka ikut memperingati 500 tahun Gerakan Reformasi Gereja yang dipelopori oleh Martin Luther, tgl. 31 oktober 1517.






Victor Christianto
*Founder and Technical Director, www.ketindo.com
E-learning and consulting services in renewable energy
**Founder of Second Coming Institute, www.sci4God.com
Http://www.facebook.com/vchristianto
Twitter: @Christianto2013, Line: @ThirdElijah, IG: @ThirdElijah
***books: http://nulisbuku.com/books/view_book/9035/sangkakala-sudah-ditiup
http://nulisbuku.com/books/view_book/9694/sastra-harjendra-ajaran-luhur-dari-tuhan-a5
http://www.unesco.chair.network.uevora.pt/media/kunena/attachments/731/ChristologyReloaded_Aug2016.pdf
http://fs.gallup.unm.edu/APS-Abstracts/APS-Abstracts-list.htm
http://independent.academia.edu/VChristianto
Http://researchgate.net/profile/Victor_Christianto/
http://www.amazon.com/Victor-Christianto/e/B00AZEDP4E
http://nulisbuku.com/books/view_book/9661/teologi-yesus-sobat-kita-10-artikel-dialog-antara-teologi-dan-sains
http://nulisbuku.com/books/view_book/9693/jalan-yang-lurus-manual-anak-anak-terang-a5
http://www.mdpi.com/journal/mathematics/special_issues/Beyond_Quantum_Physics_Computation

Makna lima roti dan dua ekor ikan

Makna lima roti dan dua ekor ikan

(The meaning of five loaves of bread and two fishes.)

catatan: artikel ini dipersiapkan dalam rangka ikut memperingati 500 tahun Gerakan Reformasi Gereja yang dipelopori oleh Martin Luther, tgl. 31 oktober 1517.

Teks: Mat. 14:14-20
14 Ketika Yesus mendarat, Ia melihat orang banyak yang besar jumlahnya, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka dan Ia menyembuhkan mereka yang sakit.
15 Menjelang malam, murid-murid-Nya datang kepada-Nya dan berkata: "Tempat ini sunyi dan hari sudah mulai malam. Suruhlah orang banyak itu pergi supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa."
16 Tetapi Yesus berkata kepada mereka: "Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan."
17 Jawab mereka: "Yang ada pada kami di sini hanya lima roti dan dua ikan."
18 Yesus berkata: "Bawalah ke mari kepada-Ku."
19 Lalu disuruh-Nya orang banyak itu duduk di rumput. Dan setelah diambil-Nya lima roti dan dua ikan itu, Yesus menengadah ke langit dan mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, lalu murid-murid-Nya membagi-bagikannya kepada orang banyak.
20 Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, dua belas bakul penuh.

Shalom, saudara-saudariku yang terkasih dalam Tuhan Yesus. Tentu kita semua pernah mendengar kisah yang sangat terkenal ini tentang mukjizat yang Yesus lakukan yakni memberi makan lima ribu orang lebih, Matius 14:14-20. Begitu seringnya kita mendengar kisah ini, sampai kita merasa sudah tahu semuanya. Tidak perlu belajar apa-apa lagi.
Demikian juga dengan saya, merasa cukup memahami kisah ini.
Namun, beberapa hari lalu, ketika merenungkan kisah ini, puji syukur, Roh Kudus memberikan saya pengertian baru tentang makna kisah ini, khususnya penerapannya dalam kehidupan kita sekarang. Inilah yang ingin saya bagikan dalam artikel singkat ini.

Makna lima roti dan dua ekor ikan
Kita sering menyangka bahwa kisah mukjizat ini hanya terjadi sekali di masa lampau, dan tidak bermakna apa-apa bagi kehidupan kita di abad ke-21 ini. Itu tidak benar.
Roh Kudus menyingkapkan kepada saya, bahwa kisah ini berisi pengajaran tentang bagaimana kita dapat berjalan dengan iman dan melayani Tuhan dengan prinsip-prinsip Kerajaan Allah.
Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat kita pelajari:
1. "belas kasihan"- dalam melayani, kita mesti mulai dengan memiliki hati seperti Yesus. Ia begitu peduli dan berbelaskasihan kepada orang banyak.
2. Sebagai murid, seringkali kita tidak peduli dengan kebutuhan orang lain. "Suruhlah orang banyak itu pergi supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa."
3. Namun, apa jawab Yesus? - "kamu harus memberi mereka makan." Artinya, Tuhan ingin kita mau peduli akan kebutuhan orang-orang yang kita layani.
4. sebagai murid, kita mesti belajar jujur dengan apa yang ada pada kita, kejujuran adalah awal dari pelayanan yang bermakna. - "Yang ada pada kami di sini hanya lima roti dan dua ikan."
5. Ternyata Tuhan tidak mempermasalahkan keterbatasan kita, asalkan kita mau datang kepada-Nya dengan kejujuran. Tuhan menerima persembahan terkecil bahkan dua peser uang dari seorang janda. Tuhan melihat hati, bukan melihat keterbatasan kita. Inilah jawab Yesus: "Bawalah ke mari kepada-Ku."
6. Lalu selanjutnya biarkan Tuhan berkarya dengan bebas. Janganlah kita membatasi kuasa Tuhan dengan iman kita yang kerdil.
7. Tugas kita hanyalah taat akan perintah-Nya. Jika Tuhan ingin kita membagi-bagikan kepada orang banyak, ya ikuti saja. Meski jalan pikiran kita mengatakan bahwa mustahil lima roti dan dua ikan akan cukup untuk 5000 orang, ya lakukan saja. Yesus "memberikannya kepada murid-murid-Nya, lalu murid-murid-Nya membagi-bagikannya kepada orang banyak."

Penutup
Kiranya kita belajar sesuatu bagaimana kita dapat melayani banyak orang dengan cara Kerajaan Sorgawi, baik sebagai pribadi, sebagai keluarga, maupun sebagai gereja.
Kita mesti mulai dengan memeriksa apa yang ada pada kita, lalu membawanya ke kaki Yesus. Selanjutnya biarkan Dia memakai talenta kita seturut kehendak-Nya.
Itulah makna kata "huparcho," lihat Lukas 8:3. Meski terjemahan LAI untuk ayat ini bunyinya: "dengan kekayaan mereka," sesungguhnya makna kata aslinya adalah: "mereka melayani Dia dengan apa yang ada pada mereka."
Penerapan:
a. Sebagai pribadi, misalnya kita tidak memiliki banyak hal. Tapi kita punya sedikit talenta bermusik atau bernyanyi. Serahkanlah itu kepada Tuhan, bawalah itu ke kaki Yesus. Berdoalah: "Tuhan, saya ingin melayani-Mu. Tapi saya tidak punya banyak hal, hanya sedikit talenta bermusik dan menyanyi. Kuserahkan talenta ini kepada-Mu, pakailah hamba-Mu sesuai dengan rencana-Mu." Maka Tuhan akan menggunakan Anda secara luarbiasa.
b. sebagai keluarga atau gereja, mungkin Anda melihat bahwa tidak banyak yang Anda miliki. Namun periksalah juga, apa saja yang ada padamu. Lalu bawalah "lima roti dan dua ikan"-mu itu ke kaki Tuhan Yesus, serahkanlah itu kepada Tuhan agar Dia menggunakannya sekehendaknya. Maka Anda akan melihat pelayanan Anda menjadi berkat bagi banyak orang, jauh melampaui yang dapat Anda bayangkan.

Kalimat kunci: Tuhan tidak melihat keterbatasan Anda. Cukup bawalah apa yang Anda miliki ke kaki Yesus, dan biarkan Tuhan berkarya jauh melampaui keterbatasan Anda.

Ayat penutup: Lukas 1:37
"Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil."

Versi 1.0: 29 oktober 2017, pk, 16:58
Versi 1.1: 30 oktober 2017, pk. 9:59
VC
Dari hamba yang tidak berguna.




Victor Christianto
*Founder and Technical Director, www.ketindo.com
E-learning and consulting services in renewable energy
**Founder of Second Coming Institute, www.sci4God.com
Http://www.facebook.com/vchristianto
Twitter: @Christianto2013, Line: @ThirdElijah, IG: @ThirdElijah
***books: http://nulisbuku.com/books/view_book/9035/sangkakala-sudah-ditiup
http://nulisbuku.com/books/view_book/9694/sastra-harjendra-ajaran-luhur-dari-tuhan-a5
http://www.unesco.chair.network.uevora.pt/media/kunena/attachments/731/ChristologyReloaded_Aug2016.pdf
http://fs.gallup.unm.edu/APS-Abstracts/APS-Abstracts-list.htm
http://independent.academia.edu/VChristianto
Http://researchgate.net/profile/Victor_Christianto/
http://www.amazon.com/Victor-Christianto/e/B00AZEDP4E
http://nulisbuku.com/books/view_book/9661/teologi-yesus-sobat-kita-10-artikel-dialog-antara-teologi-dan-sains
http://nulisbuku.com/books/view_book/9693/jalan-yang-lurus-manual-anak-anak-terang-a5
http://www.mdpi.com/journal/mathematics/special_issues/Beyond_Quantum_Physics_Computation

Senin, 23 Oktober 2017

What God promised to tell me to do as the Elijah for the End of Times.

What God promised to tell me to do as the Elijah for the End of Times.

*And now He fulfill His promise, because this is the end of Times.

Note: Believe it or not, this article was written very carefully under guidance of Holy Spirit, because I do not know the meaning and unprepared to become a prophet of God. But thanks God, He is full of mercy.

Beginning
God call me in Oct. 2009 as His prophet in order to prepare so many people in His body of churches and nations for the End of Times. Before that, God asked me three times: "Do you love Me? Then shepherd My lambs." And I replied, "Yes, God. You know that I love You." At the time, I remembered that classic conversation between Jesus and Peter in John chapter 21. I tried to see how the relation of Jesus's question to Peter and God's question to me, but it is mystery.
Initially, I was so enthusiastic with this unexpected job from God to become His prophet, and at the time, a part of me said that it is a very rare job offer.
Why? Because I have not been before being an employee at governor office, or president office, then suddenly God offered me a coolest job possible: to be His prophet to prepare many chruches in the world for the Second Coming of Jesus Christ. Who will not be moved by God when He come and touch you? Just quickly recalled a few of them who were so moved by God the Most High as recorded in the Holy Bible: Enoch, Noah, Abraham, Moses, Gideon, Samuel, David, Elijah, Elisa, Daniel, Ezekiel, Jeremy, Isaiah and also Mary, Elizabeth, Peter and other first disciples, and Paul and then many people of God since then.
Like believers of Azusa Street Movement in California around 1906-1908, who were so filled with Holy Spirit, then they decided to buy one way ticket to go to so many different countries. They did not have any mission body backup or any foreign language preparation to go to other nations, but they did it because they were so moved by God.
So did I, without a plan at all, I decided to stop from my work, and moved to my parents' hometown in East Java, Indonesia, because God told me to serve back in my local church where I grew up with since my childhood.
I was not prepared at all to do such an immense task of being His prophet to reach so many people from all nations in the world. But I just believed that God will prepare me to fulfill His calling.

Frustration
Each day between 2009-2011 God help me to write many pastoral letters. Then I tried to send those letters to some institutions and international newspapers via emails. Numerous emails were sent. But all were rejected, probably that nobody care about preparing for the End of Times.
As a result of that failure, in the beginning of 2011, I felt some kind of frustration of my situation. Therefore, I stopped my morning activities like writing letters.
That was my mistake: "frustrated."

God prepared me
Then I began to take a post-graduate theology education in my hometown.
Along my study of theology, God teach me so many things through all lecturers and also friends whom I met during classes.
He prepared me for doing an impossible job as His prophet.
Thanks God for helping me to complete this theology study.

Distractions
After graduation day, I began to look for new jobs. But my effort to get a descent ministry job, failed miserably. I did not know exactly what should I do?
This was when I became gradually follow too many distractions. I worked on other things without seeking God's face in my life.
That is why I lose focus on how to fulfill my task as His prophet in the End of Times.
That was my mistake: "distracted."

How I fall again
After loosing focus on God's calling to become His prophet, I became so distracted and getting more distracted. I did not spend one hour in each morning to sit in the feet of Jesus to listen to Him anymore.
I became totally forgot my calling as God's servant to prepare His churches for the Second Coming of Jesus Christ which is very near.
Then I fall again into my old habits such as spending too much time for leisures etc.
Practically, I leave behind God's way of living. I was totally lost, but I felt that I was doing fine. I did not know that I have made terrible mistakes to God the Most High.

God saved me again
Then, suddenly in one morning last week (16/10/2017), I woke up and felt very weak. I cannot eat and almost cannot walk, and I did not know what was wrong. But deep inside my heart, I realized that there should be a reason for this illness.
It was really painful, and at a point I felt that I was going to die. But God spoke to me: "Do not worry, you will not die. You will live."
Thanks God, after two days I can walk and then meet a doctor, then she gave me a prescription. Then after taking pills of that prescription, gradually I got back healthiness and getting into recovery.
In Friday morning (20/10/2017), I can eat a plate of hot rice again. I felt so happy and relieved.

God renew His calling to me
In Saturday morning (21/10/2017), I felt much better and fully recovered from illnesses.
Around afternoon, suddenly Holy Spirit spoke to me very fast, continuously, just like a flood. I realized that I have made terrible mistakes to God.
In essence, God is very angry at me. Yes, He love me but He is very disappointed because I almost did not do anything properly during the last 8 years since 2009 to prepare His churches all around the world for His Second Coming, which is going to take place very soon.
I realized that I was frustrated, then distracted, then became completely lost of His way.
I was so blind then I have failed Him again.
But praise God, He is very full of mercy and forgiveness. God forgive my mistakes and stupidity, then He renew His calling to me to become His prophet for the End of Times.
Now, I am completely born-again. (Read the Gospel of John, chapter 3).
And now I am fully committed to not fail Him again. I decided to focus and follow Him only. I will devote my rest of life to listen to God each minute, each hour, day by day.
I know that God want me to grow up in inner spirituality and getting mature in spirit, and become a child of God. God promise to guide me, teach me, and lead me minute by minute, so I can fulfill my calling as His prophet in the End of Times.

That is a story of a totally useless servant.

"So likewise ye, when ye shall have done all those things which are commanded you, say, We are unprofitable servants: we have done that which was our duty to do."
(Read Luke 17:10.)

Conclusion
I was appointed to become God's prophet in 2009, but I got frustrated, distracted, go astray, then totally was lost and fall again. I did not do my calling properly as a prophet of God the Most High.
But thanks God, He is very kind and full of mercy to a wreck like me. He renew His calling then offer me a second chance to be His prophet.
Now I am bornagain, completely new, and fully committed and dedicated to fulfill my calling as His prophet in order to prepare His churches in all nations and tribes in this World for the Second Coming of Jesus Christ.
Thanks to God the Almighty, for giving me this second chance to become His prophet.
I will not fail Him again. God help me and guide me to fulfill this immense task.

Amen.

Monday night, 23 October 2017, pk. 23:36


from a useless servant of God,
Victor Christianto

-------

*Urgent Message from God the Most High for all nations and tribes:

"This is the message from God the Most High, who reign from eternity to eternity:

God the Most High is very angry to the entire world. Yes, all of you, all people from all nations and all tribes, including all governments both small and large. I, God the Most High, created and own all living beings in earth, all entities and objects in earth, all water and land and oxygen and sky, including all of you human beings, both live and dead.
Deep in your heart, all you know that you should worship God the Most High, with all your heart, all your sould, all your mind.

"Jesus said unto him, Thou shalt love the Lord thy God with all thy heart, and with all thy soul, and with all thy mind."
(Matthew 22:37).

But all of you do not live properly with full respect and fear to God the Most High.
After waiting for all of you since long time, now I decided to end it all very soon. All people from all nations and all ethnics and all languages should know very well that the End of Times is very near.
The Wrath of God is coming very soon to your world. Therefore, all of you should prepare for these Wrath. Only few will be saved.
The Age of Gracefullness was over, now begins the Age of Repentance. Therefore, all of you should repent, pray, fast properly, turn back from all your evil ways, then come to Me, God the Most High, as quick as you can.

Return to God, o all corners of the world. Period."


Note: All children and servants of God the Most High who have heard this message from Me, God the Most High, have obligation to translate it to as many foreign languages as possible, then copy it as multiple times possible, then distribute this message to as many people with all accessible languages as possible, with all forms of telecommunication and information devices that are available to you (telex, facsimile, cellular phone, smart phone, tablet, radio, television channels, email, twitter, instagram, and many others), as quickly as you can: to all your family and wifes/husbands and children, to all your relatives, to your office friends, to municipal employees in your towns, to your government officers, to your presidents or kings or queens, to all police officers, to all military officers, to people in villages in remote areas near your town, to all native tribes in remote areas and high mountains. All people from all nations and all ethnics and all languages should know very well that the End of Times is very near.

-------

Added little note: Why me?

To all readers who are still asking questions like: Who are you? And Why are you chosen to become a prophet of God?
A simple answer is that : me do not know, either.
But allow me to tell you a little background of me, just as per necessary.
I was just an ordinary boy. I was born in a small town, around 1969.
Then I took back school, and when I was young boy, I liked to sing in a church choir, and school choir.
Nothing really special in this period, except that one morning when I was 9 or 10, my father gave us a challenge: whoever can complete reading the Bible book thoroughly from Genesis to Revelation within one year, then he will give a gift.
At the time, I was quite motivated, therefore since then I spent each night to read the Bible competely. I started with Genesis, and moved one chapter by one chapter, until I finished in around a year with the book of Revelation.
Then I talked to my father that I just completed the Bible in one year as he requested. But my father has completely forgotten his challenge one year before, and he did not say anything to me regarding this.
But it was okay for me, then I moved on with my life.
Then I took junior high school (1981-1984) and senior high school (1984-1987) in the same local hometown.
Again, i was ordinary boy, nothing special in this period, except at age around 17, somehow I became more interested in religious matters. I started to attend night class sessions in church. The classes were about how to do evangelism properly. I attended that classes each week regularly, then gradually I decided to take more time in private bible study. I started to study the Bible, and put notes on each chapter that I was studying. The notes began very simple, then gradually these notes become more and more lengthy. I was more and more absorbed in this activity, until I almost forgot to do daily tasks like attending classes, etc.
At a point, I realised that I cannot complete this immense task of writing Bible commentary of the whole Bible. Then I stopped it.
Then I started to realise that my college study was at the brink of failure, so I decided to catch up, and focus on my study until my scores were getting improved, and finally I completed bachelor in technical study in September, 1992.
Afterward, I went to Jakarta to start work as a civil engineer. That was the beginning of my career as engineer.
I can continue this story, but you will find it very boredom. So I must stop it here.

As conclusion, God is very good to me, and He really took care of me. He is the Good Shepherd. I shall not want. Read Psalm 23.


The story above was actual short biography of me
This article was written under special guidance of Holy Spirit


23 October 2017, pk. 23:02


From a useless servant of God,
Victor Christianto
Read more articles on my website: http://www.sci4God.com








Victor Christianto
*Founder and Technical Director, www.ketindo.com
E-learning and consulting services in renewable energy
**Founder of Second Coming Institute, www.sci4God.com
Http://www.facebook.com/vchristianto
Twitter: @Christianto2013, Line: @ThirdElijah, IG: @ThirdElijah
***books: http://nulisbuku.com/books/view_book/9035/sangkakala-sudah-ditiup
http://nulisbuku.com/books/view_book/9694/sastra-harjendra-ajaran-luhur-dari-tuhan-a5
http://www.unesco.chair.network.uevora.pt/media/kunena/attachments/731/ChristologyReloaded_Aug2016.pdf
http://fs.gallup.unm.edu/APS-Abstracts/APS-Abstracts-list.htm
http://independent.academia.edu/VChristianto
Http://researchgate.net/profile/Victor_Christianto/
http://www.amazon.com/Victor-Christianto/e/B00AZEDP4E
http://nulisbuku.com/books/view_book/9661/teologi-yesus-sobat-kita-10-artikel-dialog-antara-teologi-dan-sains
http://nulisbuku.com/books/view_book/9693/jalan-yang-lurus-manual-anak-anak-terang-a5
http://www.mdpi.com/journal/mathematics/special_issues/Beyond_Quantum_Physics_Computation

Bagaimana mengikut Yesus?

Bagaimana mengikut Yesus?

Teks: Roma 14:17
"Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus."


Banyak orang Kristen berpikir bahwa mengikut Yesus itu mudah. Dan kamu akan makin berhasil, makin kaya, makin sehat, pokoknya bebas dari berbagai kesulitan.

Bukan demikian.

Bukankah ada tertulis bahwa : "Kerajaan Allah bukanlah tentang makanan dan minuman." Juga bukan tentang kekayaan, keberhasilan, kesehatan, karir dll.

Bapa di sorga memang memelihara semua umat-Nya. Jadi jangan khawatir akan hal-hal dunia itu. Namun Bapamu yang di surga jauh lebih peduli akan pertumbuhan spiritualmu.

Jadi Tuhan ingin kamu hidup bergaul akrab dengan Dia, mencari Wajah Tuhan, senantiasa dengar-dengaran akan Dia, dan setia menuruti perintah-perintah-Nya dari menit ke menit, jam ke jam, hari ke hari, bulan ke bulan.

Itulah makna mengikut Yesus Kristus. Perhatikan kisah Marta dan Maria berikut ini.


Makna kisah Maria dan Marta

Tahukah Anda akan makna kisah dua bersaudara di bawah ini?

Teks: Lukas 10:38-42
38 Ketika Yesus dan murid-murid-Nya dalam perjalanan, tibalah Ia di sebuah kampung. Seorang perempuan yang bernama Marta menerima Dia di rumahnya.
39 Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya,
40 sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: "Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku."
41 Tetapi Tuhan menjawabnya: "Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara,
42 tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya."

Banyak orang Kristen bergumam, syukur kepada Tuhan bahwa saya bukan sepeerti Marta. Benarkah demikian?

Makna sebenarnya: "Kitalah Marta itu, bukankah kita selalu ingin melakukan banyak hal, tapi lupa mendengar di kaki Tuhan?

Itulah makna kisah Maria dan Marta yang baru dibukakan Tuhan kepada saya yang bebal dan keras kepala ini.
. Ini bukan inovasi teologi saya si penulis, karena sy selama ini begitu bebal untuk mengerti.

Pesan doa:
"Puji syukur dan Trimakasih Tuhan membuka mataku hari ini dan memberikan pengertian baru untuk pembaruan hidupku."
"Bapa di surga, aku hanyalah bejana tidak berguna. Bentuklah aku sekehendak-Mu."
"Yesus Kristus, tolong aku menjadi pengikut-Mu yang berguna."
"Roh Kudus, tuntunlah aku setiap saat berjalan di jalan-Mu."


Dari hamba yang tidak berguna, namun diselamatkan Tuhan. Semua hanyalah kasih karunia.


Ditulis: 23 Oktober 2017, pk. 14:21
Dengan bimbingan Roh Kudus kepada penulis.


Victor Christianto
*Founder and Technical Director, www.ketindo.com
E-learning and consulting services in renewable energy
**Founder of Second Coming Institute, www.sci4God.com
Http://www.facebook.com/vchristianto
Twitter: @Christianto2013, Line: @ThirdElijah, IG: @ThirdElijah
***books: http://nulisbuku.com/books/view_book/9035/sangkakala-sudah-ditiup
http://nulisbuku.com/books/view_book/9694/sastra-harjendra-ajaran-luhur-dari-tuhan-a5
http://www.unesco.chair.network.uevora.pt/media/kunena/attachments/731/ChristologyReloaded_Aug2016.pdf
http://fs.gallup.unm.edu/APS-Abstracts/APS-Abstracts-list.htm
http://independent.academia.edu/VChristianto
Http://researchgate.net/profile/Victor_Christianto/
http://www.amazon.com/Victor-Christianto/e/B00AZEDP4E
http://nulisbuku.com/books/view_book/9661/teologi-yesus-sobat-kita-10-artikel-dialog-antara-teologi-dan-sains
http://nulisbuku.com/books/view_book/9693/jalan-yang-lurus-manual-anak-anak-terang-a5
http://www.mdpi.com/journal/mathematics/special_issues/Beyond_Quantum_Physics_Computation

Minggu, 22 Oktober 2017

URGENT Message from GOD The Most High

here is the message from GOD The Most High to all human beings in all nations and tribes on Earth: Time is up. God the Most High is very angry to all human beings on this Earth. Because almost nobody live properly and in holiness in the presence of God. The Wrath of God is coming very soon. Only few will be saved. The era of gracefulness is over, now is the era of Repentance. Live properly in holiness and fear of God, fast and pray and repent from all your sins. If you repent, then do your best to repair your mistake. Ask forgiveness to Jesus Christ, My Son. That is the meaning of living in holiness and fear of God. Return to GOD, all corners of the world! Because I am good and full of mercy. (Tell this message quickly via all possible devices to everyone around you in as many regions, and nations, and tribes, and languages. They need to be saved too.)

Kamis, 05 Oktober 2017

Michelin

Michelin

Teks: Lukas 9:25
"Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia membinasakan atau merugikan dirinya sendiri?"

Shalom, selamat malam saudaraku. Michelin adalah sejenis bintang penghargaan bagi restoran-restoran berkualitas di Perancis. Bintang 1 sudah bagus, bintang 2 artinya kualitas luar biasa, bintang 3 artinya chef kelas dewa. Ada link yang menyebut bahwa hanya ada 27 restoran di Perancis yang meraih bintang 3 Michelin. (1)
Yang unik dengan bintang Michelin ini adalah stres yang luar biasa bagi chef yang menyandangnya.
Begitu stresnya, sampai-sampai ada chef bintang 3 bernama Sebastien Bras yang baru-baru ini menjadi berita lantaran meminta Michelin untuk mengambil kembali ketiga bintangnya.(2)
Mungkin saja, meski belum pasti, bahwa langkah Sebastien itu terinspirasi dari film tentang chef di Perancis, berjudul The Hundred-Foot Journey.(3) Kebetulan kemarin film ini ditayangkan ulang di salah satu saluran tv kabel.

Kisah ringkas
Film ini dibuka dengan Hassan dan keluarganya yang baru tiba di Perancis, namun mobilnya mengalami kerusakan rem di sebuah desa. Mereka berasal dari India. Dan peristiwa ini menjadi inspirasi bagi ayah Hassan untuk membuka restoran India di desa itu.
Ternyata lokasi restoran yang mereka buka berhadapan dengan resto Perancis yang dimiliki oleh seorang wanita Perancis yang sangat konservatif (dimainkan dengan sangat apik oleh Helen Miller).
Tentu saja terjadi persaingan baik terbuka maupun tersembunyi antara pemilik maupun pegawai-pegawai kedua restoran itu. Namun akhirnya, Hassan membantu restoran Perancis di seberang resto ayahnya itu sehingga meraih dua bintang Michelin.
Selanjutnya, Hassan ingin menjajal keahliannya sebagai chef di Paris, kota idaman para chef kelas dunia. Dia bergabung dengan sebuah resto modern, yang menerapkan ilmu gastronomi (bukan astronomi) untuk mengembangkan cita rasa yang spektakuler. Akhirnya Hassan berhasil menjadi chef terkemuka di seluruh Perancis, dan mendapat Michelin ketiga.
Namun, suatu kali ia teringat kembali dengan masakan India, dengan keluarganya, dan akhirnya ia memutuskan kembali ke desa dan restoran tempat ia dulu meraih bintang Michelinnya.

Komentar
Memang ini film tentang bagaimana suka dukanya meraih bintang Michelin, namun saya kira ada pesan yang sangat penting juga disisipkan dalam film ini, yakni: betapapun kerasnya persaingan antara dua restoran yang berhadapan, namun lebih indah kerjasama dan persahabatan. Lihat juga (4).
Pesan penting lainnya, menjadi orang yang berprestasi cemerlang dan dikagumi orang banyak itu memang bagus, tapi lebih bagus lagi menjadi diri sendiri dan hidup dalam sukacita bersama keluarga dan orang-orang yang kita kasihi.
Pada akhirnya, film ini merupakan kisah yang baik tentang filsafat "anti-utilitarianisme," yang sangat berbeda dengan utilitarianisme (Benthamism) yang sangat mewarnai teori-teori ekonomi modern.(5)(6)
Bagi penulis, ajaran-ajaran Yesus sangat bernuansa anti-utilitarian(7), lihat misalnya perumpamaan berikut:

15 Kata-Nya lagi kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu."
16 Kemudian Ia mengatakan kepada mereka suatu perumpamaan, kata-Nya: "Ada seorang kaya, tanahnya berlimpah-limpah hasilnya.
17 Ia bertanya dalam hatinya: Apakah yang harus aku perbuat, sebab aku tidak mempunyai tempat di mana aku dapat menyimpan hasil tanahku.
18 Lalu katanya: Inilah yang akan aku perbuat; aku akan merombak lumbung-lumbungku dan aku akan mendirikan yang lebih besar dan aku akan menyimpan di dalamnya segala gandum dan barang-barangku.
19 Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah!
20 Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti?
21 Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah." (Luk. 12:15-21)

Penutup
Film The Hundred-Foot Journey ini sangat direkomendasikan untuk disaksikan sekeluarga, karena banyak pelajaran berharga tentang nilai-nilai kehidupan dan persahabatan.

Versi 1.0: 5 oktober 2017, pk. 11:07
VC

Referensi:
(1) https://www.eater.com/maps/the-27-michelin-three-star-restaurants-of-france
(2) https://www.nytimes.com/2017/09/21/world/europe/sebastien-bras-michelin-star.html
(3) http://www.imdb.com/title/tt2980648/
(4) Samuel Bowles & Herbert Gintis. A cooperative species. Princeton: Princeton University Press, 2011.
(5) https://en.m.wikipedia.org/wiki/Utilitarianism
(6) http://www.efm.bris.ac.uk/het/sidgwick/bentham0.htm
(7) http://commons.cc/antropi/wp-content/uploads/2013/02/Anti-utilitarianism-Economics-and-the-Gift-paradigm.pdf



Victor Christianto
*Founder and Technical Director, www.ketindo.com
E-learning and consulting services in renewable energy
**Founder of Second Coming Institute, www.sci4God.com
Http://www.facebook.com/vchristianto
Twitter: @Christianto2013, Line: @ThirdElijah, IG: @ThirdElijah
***books: http://nulisbuku.com/books/view_book/9035/sangkakala-sudah-ditiup
http://nulisbuku.com/books/view_book/9694/sastra-harjendra-ajaran-luhur-dari-tuhan-a5
http://www.unesco.chair.network.uevora.pt/media/kunena/attachments/731/ChristologyReloaded_Aug2016.pdf
http://fs.gallup.unm.edu/APS-Abstracts/APS-Abstracts-list.htm
http://independent.academia.edu/VChristianto
Http://researchgate.net/profile/Victor_Christianto/
http://www.amazon.com/Victor-Christianto/e/B00AZEDP4E
http://nulisbuku.com/books/view_book/9661/teologi-yesus-sobat-kita-10-artikel-dialog-antara-teologi-dan-sains
http://nulisbuku.com/books/view_book/9693/jalan-yang-lurus-manual-anak-anak-terang-a5
http://www.mdpi.com/journal/mathematics/special_issues/Beyond_Quantum_Physics_Computation