Jumat, 24 Maret 2017

Prophet Elijah Visits Mystic Rabbi

*Prophet Elijah Visits Mystic Rabbi With Message: "Four Gates of Mercy Are Closed, But One is Open"*
By Adam Eliyahu Berkowitz February 8, 2017 , 12:30 pm

    "Behold I will send you Elijah the prophet before the coming of the great and terrible day of Hashem." Malachi 3:23 (The Israel Bible™)

(Photo: אדם אליוא)

Last Saturday night, a mystic rabbi fell into a trance and received a divine vision that warned of heavenly gates closing, bringing about a period of global suffering. The vision revealed that one gate has been forced open temporarily by Elijah the prophet, but the key to keeping that gate open is in the hands of people.

On Saturday evening, Rabbi Amram Vaknin, a renowned mystical rabbi from Ashdod, arrived at his sister's house in Ashdod to perform the Havdallah service ending the Sabbath. In the middle of saying the blessings, he fell down in a deep trance. He lay for approximately 20 minutes, occasionally groaning and mumbling. In the middle of his trance, he spoke, giving a clear message for all of Israel.

"Aaah, Jerusalem," the rabbi groaned. "Pray for Jerusalem.They need to pray because of the painful decrees. How the city is suffering today!"

The rabbi lay in silence for several minutes, groaning occasionally and uttering a few sentences. After about ten minutes, he began to speak..

"The victory is important.They will win," the rabbi finally said. "They don't want to pray, even though I asked them several times. What can I say to those who think they are so great?"

At this point, the rabbi had a vision he was conversing with Elijah the prophet. Rabbi Vaknin, who has had several powerful visions of Elijah, frequently prays at the prophet's cave in Haifa. The prophet appears to him as a spiritual guide in his visions.

Many of the predictions have come true. In October 2015, Rabbi Vaknin had a chilling vision that much Jewish blood was going to be spilled in Israel. Tragically, the vision proved to be accurate. The wave of violence that began just a few weeks before that vision continued with increasing intensity until the summer. In that time, there were almost one thousand stabbing, shooting, and vehicular attacks that injured over 650 Israelis and killed 47.

"Hello, Eliyahu (Elijah) the Prophet," Rabbi Vaknin continued while in the trance. "Please, Elijah, open one of the five gates for them in Heaven. Just in case they want to do teshuva (atone) and pray, and stop with the lies and the falseness, so that one gate will be open for them. And if they don't repent, then that gate will also close."

After another long pause, the rabbi received an answer.

"Elijah the prophet opened one good gate. But what will be in Jerusalem will be good and bad," he  said. "They don't want to pray! They don't want to stop the lies and evil. I don't understand. Elijah opened one gate of the five, one gate for good, but where is that good gate?"

Rabbi Vaknin later explained his vision to Gil Nachman, his personal assistant.

"Elijah the Prophet came to give him this message because a difficult time is coming to Jerusalem," Nachman told Breaking Israel News. "There are five gates that can be used to access heaven's mercy, but only one is open. Elijah opened that final gate for the sake of Israel. There is about to be a difficult time with much blood being spilled, and two gedolim (great ones) are going to die. "

The rabbi's vision might be connected to the five actual gates that entered the First and Second Temple.

"At one point in his vision, Rabbi Vaknin asked Elijah, 'If it is a good gate that you have opened, then why are so many going to die?'" The rabbi receive a message which explained this seeming contradiction. "He was told that from our perspective it is bad, but from Heaven, it looks good because in the end, there will be a great victory and Eliyahu HaNavi (the prophet) will clearly arrive.

"The gate is open, but whether or not we go through the gate is up to us. He was told that everyone needs to pray and repent right now," Nachman concluded. "Elijah said 'from great to small' needs to pray."

Rabbi Yahudi mendapat penglihatan Nabi Elia

*Rabbi Yahudi Mendapat Penglihatan Nabi Elia: Empat Gerbang Ditutup, Satu Dibuka – Datangnya Masa Kesusahan*
Date: Februari 10, 2017 Author: Iwan Steven

Sabtu malam, 4 Februari 2017, seorang Rabbi Yahudi jatuh ke dalam kondisi tak sadar ("trance"), dan menerima penglihatan ilahi yang memperingatkan bahwa Pintu-pintu Gerbang Surgawi ditutup, yang akan mendatangkan Masa Kesusahan global. Penglihatan itu mengungkapkan bahwa salah satu pintu gerbang tetap dibuka secara paksa sementara oleh nabi Elia, tetapi kunci untuk menjaga pintu gerbang itu supaya tetap terbuka ada di tangan manusia.

Pada Sabtu malam, Rabbi Amram Vaknin, seorang rabbi spiritual terkenal dari Ashdod, tiba di rumah saudarinya di Ashdod untuk melaksanakan ibadah Havdallah mengakhiri hari Shabbat. Di tengah-tengah pengucapan berkat, tiba-tiba dia jatuh ke dalam kondisi tak sadarkan diri. Dia berbaring selama kurang lebih 20 menit, kadang-kadang mengerang dan bergumam. Di tengah-tengah kondisi itu, ia berbicara, memberikan pesan yang jelas bagi seluruh orang-orang Israel.

"Aaah, Yerusalem," rabbi mengerang. "Berdoalah bagi Yerusalem. Mereka harus berdoa karena ketetapan yang menyakitkan. Bagaimana kota ini menderita sekarang ini!"

Rabbi berbaring diam selama beberapa menit, sesekali mengerang dan mengucapkan beberapa kalimat. Setelah sekitar sepuluh menit, ia mulai berbicara …

"Kemenangan itu penting. Mereka akan menang," kata rabbi pada akhirnya. "Mereka tidak mau berdoa, meskipun aku berkali-kali sudah meminta mereka. Apa yang bisa aku katakan kepada mereka yang berpikir bahwa mereka begitu kuat? "

Pada saat ini, rabbi mendapat penglihatan dia sedang berbincang-bincang dengan Nabi Elia. Rabbi Vaknin, yang beberapa kali mendapatkan penglihatan nabi Elia, seringkali berdoa di gua nabi Elia di Haifa. Nabi Elia nampak baginya sebagai pemandu spiritual dalam penglihatannya.

Banyak penglihatannya telah menjadi kenyataan. Pada bulan Oktober 2015, Rabbi Vaknin mendapatkan penglihatan mengerikan bahwa banyak darah orang-orang Yahudi akan tertumpah di Israel. Tragisnya, penglihatannya terbukti akurat. Gelombang kekerasan yang dimulai hanya beberapa minggu sebelum penglihatan itu berlanjut dengan meningkatnya intensitas penyerangan sampai musim panas. Pada waktu itu, ada hampir seribu kali insiden penikaman, penembakan, dan serangan kendaraan bermotor yang melukai lebih dari 650 warga Israel dan menewaskan 47 jiwa.

"Halo, Eliyahu HaNavi (Nabi Elia)," ujar Rabbi Vaknin dalam keadaan setengah sadar. "Mohon, Eliyah, bukalah satu dari lima pintu gerbang bagi mereka di Surga. Sekiranya mereka mau melakukan teshuva (pertobatan) dan berdoa, dan menghentikan kebohongan dan kepalsuan, supaya satu pintu gerbang akan terbuka bagi mereka. Dan jika mereka tidak bertobat, maka pintu gerbang itu juga akan ditutup. "

Setelah jeda panjang, rabbi mendapatkan jawaban.

"Nabi Eliyah membuka satu pintu gerbang yang baik. Tapi apa yang akan terjadi di Yerusalem akan baik dan buruk," katanya. "Mereka tidak mau berdoa! Mereka tidak mau menghentikan kebohongan dan kejahatan. Aku tidak mengerti. Eliyah membuka satu dari lima pintu gerbang, satu pintu gerbang untuk kebaikan, tapi di mana pintu gerbang yang baik itu? "

Belakangan Rabbi Vaknin menjelaskan penglihatannya kepada Gil Nachman, asisten pribadinya.

"Nabi Eliyah datang untuk memberinya pesan ini karena masa yang sulit sedang datang ke Yerusalem," kata Gil Nachman. "Ada lima pintu gerbang yang dapat digunakan untuk mendapatkan belas kasihan Surga, tapi hanya satu yang terbuka. Eliyah membuka pintu gerbang terakhir itu demi Israel. Akan ada waktu yang sulit dengan banyak darah tertumpah, dan dua gedolim (orang besar) akan mati. "

"Pada satu saat dalam penglihatannya, Rabbi Vaknin bertanya kepada Eliyah, 'Jika pintu gerbang yang baik yang engkau buka, lalu kenapa begitu banyak yang akan mati?'" Rabbi menerima pesan yang menjelaskan kontradiksi ini. "Dia diberitahu bahwa dari sudut pandang manusia, itu buruk, tapi dari Surga, itu baik, karena pada akhirnya, akan ada kemenangan besar dan Eliyahu HaNavi (Nabi Elia) akan datang."

"Pintu gerbang itu terbuka, tapi apakah kita akan masuk melaluinya atau tidak, itu tergantung kita. Dia diberitahu bahwa setiap orang harus berdoa dan bertobat sekarang," kata Nachman menyimpulkan. "Eliyah berkata, 'dari yang besar sampai yang kecil' harus berdoa!"

Di dalam Kitab Suci dinubuatkan bahwa Nabi Elia akan datang sebelum datangnya Hari YAHWEH (Yom YHWH) yang besar dan dahsyat itu. Dialah salah satu dari dua saksi Elohim yang harus bernubuat dan berkabung selama 1260 hari (42 bulan; 3,5 tahun) di dalam Masa Kesusahan.

Maleakhi 4:5 (ILT) "Lihatlah Aku mengutus Nabi Elia kepadamu sebelum datangnya hari YAHWEH yang besar dan mengerikan itu. 6. Dan dia akan mengubah hati bapak-bapak berbalik kepada anak-anak, dan hati anak-anak terhadap bapak-bapaknya, sehingga Aku tidak datang memukul bumi sampai musnah."

Wahyu 11:3-4 (ILT) Dan Aku akan menetapkan kepada kedua saksi-Ku dan mereka akan bernubuat selama seribu dua ratus enam puluh hari dengan mengenakan pakaian kabung. 4. Mereka inilah dua pohon zaitun dan dua kaki pelita yang berdiri di hadapan Elohim seluruh bumi.

Senin, 20 Maret 2017

3 jam terakhir

*3Jam Terakhir Sebelum Kedatangan Messias, Penglihatan Seorang Wanita Yahudi*

Penglihatan Caroline (31 tahun), seorang perempuan Haredim (Yahudi Orthodox) dibuka dengan sebuah kereta kuda surgawi. Sepanjang cerita yang dituturkannya, Caroline kesulitan menemukan kata-kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang dia alami, karena pengalamannya ada di luar kehidupan normal. Dia menggambarkan dirinya berada di "dunia lain."

Kesaksian Caroline dijadikan video berdurasi 30 menit yang diproduksi oleh organisasi B'hagvei HaSela. Nama ini berasal dari ayat Alkitab, yang artinya "Celah-celah Gunung Batu."

Kid 2:14 Oh merpatiku di celah-celah gunung batu, di persembunyian di tempat yang curam, perlihatkanlah dirimu, perdengarkanlah suaramu! Sebab suaramu merdu, dan penampilanmu elok!"

Pada beberapa menit sesudah pembukaan, video kesaksian Caroline menjadi sangat mengerikan. Dia menceritakan pengalamannya dengan suara bergetar dan sesekali terisak, menggambarkan kerumunan sangat banyak manusia yang ada dalam suatu aula transparan, mengalami "pukulan-pukulan dahsyat, mereka mendapatkan cambukan-cambukan yang luar biasa, siksaan. Mustahil untuk menggambarkannya!"

Penuturan pengalaman pribadinya cukup panjang dimana dia menceritakan bagaimana jiwanya dihakimi dan rasa malu yang tidak dapat digambarkan menenggelamkan dirinya. Kira-kira 18:30 menit dari video, Caroline menyebutkan nubuat mengenai kedatangan Messias yang sangat segera.

Kemudian Caroline menceritakan penglihatan mimpi lainnya, penglihatan universal yang dia dapatkan beberapa minggu kemudian. Dalam penglihatan itu, dia melihat tsunami raksasa terjadi di seluruh dunia, di negara mana pun, kecuali Tanah Israel. Kehancuran akibat tsunami ini kemudian diikuti kekacauan global dan peperangan.

Di dalam Israel, dia menggambarkan orang-orang berlari dan berlari, sementara ribuan roket dan rudal-rudal Scud meluncur di atas kepala  diiringi "sirene-sirene dan kekacauan yang tidak bisa digambarkan." Dalam penglihatan kekejaman yang luar biasa dan mengguncangkan, dia melihat ISIS memenggal kepala orang-orang, menikam dan membantai anak-anak. Banjir darah dan mayat-mayat bertumpuk-tumpuk di mana-mana.

Di tengah-tengah kekacauan itu dia mendengar suatu suara berbicara kepadanya dari surga,

"Beginilah yang akan terjadi 3 jam terakhir sebelum kedatangan Mashiach!"

Guncangan besar

*Guncangan Besar Sedang Datang dan Gereja-gereja Akan Jatuh, Tribulasi*

Date: Maret 14, 2017Author: Iwan Steven

Wanita yang menubuatkan kemenangan Donald Trump itu kini memperingatkan bahwa "guncangan besar" sedang datang dan "gereja-gereja akan jatuh."

Melihat rekam jejak nubuatan Dr. Patricia Green, sebaiknya kita menganggap serius apa yang dia katakan. Sebelumnya, dalam video YouTube yang dia unggah pada tanggal 28 September 2016, dia bernubuat bahwa Donald Trump akan memenangkan pemilu pada bulan November. Dia juga benar ketika menubuatkan sebelumnya kemenangan pemilu pertama Barack Obama, dan dia juga melakukannya lagi pada saat bernubuat bahwa Hillary Clinton akan mendapatkan nominasi Partai Demokrat. Jadi tidak seperti banyak "nabi-nabi" lain yang muncul hari-hari ini, Dr. Patricia Green memiliki rekam jejak yang sangat panjang dan akurat.

Dalam video terbarunya, ia mengatakan bahwa Elohim berkata kepadanya bahwa goncangan besar akan segera datang ke Amerika dan bahwa banyak gereja-gereja akan jatuh. Berikut kutipan nubuatannya…

Mengenai bertambah-tambahnya nubuatan, Aku akan menunjukkan kepada anak-anak-Ku apa yang akan Aku lakukan di bumi ini melalui nabi-nabi-Ku. Nabi-nabi-Ku akan bangkit dengan seruan ini, "Persiapkan jalan bagi kedatangan Yehoshua. Persiapkan jalan. Persiapkan hatimu. Dia akan menggoncangkan langit dan Dia akan mengguncang bumi dengan lengan-Nya yang terentang. Guncangan besar ini akan menghantar kebangkitan besar. Gereja-gereja yang fondasinya tidak didirikan di atas batu karang Yehoshua akan jatuh. Banyak yang akan terguncang terhadap gereja-gereja yang jatuh karena gereja-gereja itu berpenampilan baik, tapi menolak untuk hidup dalam kekudusan. Aku akan membongkar keserakahan, percabulan, perzinahan, dan penyembahan berhala gereja-gereja itu. Ada guncangan besar sedang datang dan Aku akan membongkar dosa. Bertobatlah sebelum terlambat."

Jika Anda ingin melihat video selengkapnya, bisa dilihat di bawah.

Pesan dari Dr. Green sangat mirip dengan apa yang disampaikan Michael Snyder, penulis artikel dan buku "Rapture Verdict," bahwa akan terjadi "guncangan" yang kemudian disusul dengan "kebangkitan rohani."

Banyak orang yang berharap terjadinya gerakan besar dari Elohim ketimbang guncangan. Tapi kebenarannya adalah bahwa kita harus bersyukur untuk terjadinya guncangan yang sedang datang, karena itu akan mengguncang banyak orang masuk ke dalam Kerajaan Elohim.

Jika kita ingin selamat melewati guncangan yang akan datang, kita tidak punya pilihan lain kecuali untuk berjalan dalam kekudusan.

Sangat mudah untuk menuding orang lain, tetapi kenyataannya adalah bahwa masing-masing dari kita perlu untuk memeriksa sungguh-sungguh kehidupan kita sendiri untuk memastikan bahwa kita hidup menurut jalan yang benar.

Hari-hari Kegelapan

Suara nubuatan lain dengan rekam jejak yang sangat panjang yang memperingatkan bahwa "hari-hari kegelapan" sedang datang adalah Stephen Hanson…

Ini adalah hari-hari ketidakpastian bagi banyak orang. Ini adalah hari-hari kekacauan dan kerusuhan. Tapi Aku berkata bahwa Aku dapat memberi kamu ketentraman. Aku dapat memberi kamu ketentraman di tengah-tengah badai. Aku meneduhkan lautan ketika murid-murid-Ku ada di perahu. Mereka ketakutan terhadap badai dan ombak, tapi Aku berkata kepada mereka supaya memandang kepada-Ku dan bukan ke air.

Hari-hari kegelapan ada di hadapan bangsa ini. Itu sudah bergerak – roda-rodanya sedang berputar, dan pada waktunya hal-hal yang sudah difirmankan, tentang peristiwa-peristiwa yang membawa kepada Hari-hari Terakhir, akan datang. Bandul itu sedang berayun, dan menyuarakan detik-detik terakhir ini. Dinding-dinding keadilan akan ambruk. Kebingungan dan bencana terlihat pada setiap langkah-langkah Gedung Putih.

Ada banyak suara-suara kenabian lainnya yang mengatakan hal yang sama.

Penghakiman dimulai dari rumah Elohim, dan ada begitu banyak orang-orang di luar sana yang menolak mendengarkan peringatan, bahkan meskipun kita memohon kepada mereka untuk mendengarkan dari waktu ke waktu dengan kasih yang besar.

1Petrus 4:17 (ILT) Sebab inilah saatnya untuk memulai penghakiman dari bait Elohim, dan jika pertama-tama dari kita, bagaimanakah akhirnya dengan mereka yang tidak taat kepada injil Elohim?

Tetapi ada juga banyak orang yang mengindahkan panggilan, dan pada hari-hari terakhir Elohim sedang membangkitkan suatu sisa-sisa umat-Nya yang perkasa dan akan melakukan perbuatan-perbuatan yang luar biasa.

Baru-baru ini, Julie Whedbee mendapatkan penglihatan seperti bagaimana kehidupan bagi orang-orang percaya selama masa Kesusahan Besar. Dia telah mendapatkan mimpi-mimpi dan penglihatan-penglihatan selama lebih dari 20 tahun. Apa yang dinyatakan kepadanya tentang masa depan di Amerika Serikat cukup mengerikan. Dia diperlihatkan masa ketika orang-orang Kristen harus hidup dalam persembunyian di Amerika pasca-apokaliptik di mana jutaan orang telah mati. Berikut ini adalah kutipan penglihatannya…

"Katakan kepada umat-Ku, Tribulasi akan datang ke Amerika Serikat"

Pagi hari 17 Februari 2017, aku mendapatkan penglihatan malam (mimpi) yang luar biasa. Semua indera-indera fisik dan emosiku bekerja sangat kuat sementara aku mengalami seperti bagaimana keadaannya menjelang akhir masa Kesusahan Besar.

Aku mendapati diriku tiba-tiba berlarian bersama sekelompok orang-orang percaya lainnya yang telah datang untuk mengenal Yahushua, tetapi hanya sesudah sisa-sisa itu disingkirkan. Kami tinggal di bawah tanah dalam persembunyian, di sebuah bangunan besar yang ditinggalkan tetapi gelap. Tidak ada listrik, dan tidak tersedia untuk beberapa waktu. Aku melihat lampu-lampu minyak dan lilin-lilin di mana-mana dan itu adalah satu-satunya cahaya yang kami punya. Kami semua mengenakan pakaian yang kedodoran dan penutup kepala, berusaha sebaik-baiknya untuk sebisa mungkin tidak mencolok mata.

Ada saat-saat dimana kami harus pergi keluar untuk memperoleh barang-barang seperti garam, dan minyak, dan akan melakukan barter dengan barang-barang yang telah kami temukan dan kumpulkan untuk alasan ini. Makanan sangat langka. Air juga sesuatu yang harus kami cari terus-menerus, dan yang paling penting untuk kelangsungan hidup.

Sementara kami bepergian, kami akan melakukannya hanya pada jam-jam awal sebelum fajar, atau saat matahari terbenam, untuk melakukan yang terbaik demi menghindari menjadi target dan dibawa pergi untuk dibunuh. Aku diberitahu oleh Bapa bahwa ini adalah Amerika Serikat, sesudah banyak dari penghakiman-penghakiman telah terjadi, dan Dia membuat aku memahami bahwa jutaan orang telah mati.

Jalan-jalan sangat kosong, hanya ada beberapa toko kecil buka, dan semuanya dijalankan oleh New World Order. Darurat Militer (Martial Law) membuat semua orang dilacak, dan sementara kami bepergian, kami diawasi dan dikendalikan dibawah todongan senjata. Ada jalur-jalur tertentu yang harus diambil dan jika kami kedapatan bepergian ke arah lain, kami langsung ditembak. Kami tidak pernah berbicara sementara ada di luar bangunan tempat tinggal kami.

Ada penyaliban terbuka di jalan-jalan, pemandangan yang memilukan dan mengerikan, bagi siapa pun yang secara terbuka mengaku Kristen. Mayat-mayat ini, setelah mati, kemudian ditinggalkan di tempat di mana mereka digantung. Kekristenan telah lama lenyap di negeri ini. Kelompok kami berusaha sebaik-baiknya yang dapat kami lakukan untuk keluar pada malam hari dan mengambil mayat jiwa-jiwa yang berharga ini kembali ke tempat kami bersembunyi, meskipun kami tidak punya cara yang layak untuk menguburkan mereka. Aku melihat sederetan dari mereka pada dinding yang jauh di tempat persembunyian kami, terbungkus kain-kain seprai dan selimut karena hanya ini yang kami punya. Aku ingat mendiskusikan dengan orang-orang lainnya tentang apa yang akan kami lakukan dengan para martir ini.

Ini penglihatan yang mengerikan, salah satu yang tidak akan pernah aku lupakan karena peristiwa-peristiwa penglihatan ini lebih dari sekedar nyata. Aku merasakan ketakutan yang jauh lebih nyata dan mencium dan melihat lebih tajam dibandingkan apa yang dapat kita lakukan di sini sekarang.

Ketika itu semua berakhir, kata-kata Bapa secara tepat adalah, "Katakan kepada umat-Ku, masa kesengsaraan akan datang ke Amerika Serikat."

Itulah kata-kata yang aku dengar langsung. Pesan ini adalah peringatan lainnya bagi semua orang yang terus-menerus menolak pengorbanan Yahushua di tempat ini dan sekarang ini, dan yang tidak menganggap serius masa depan yang mereka hadapi jika tidak dilahirkan kembali. Tentu saja banyak orang yang akan mati dalam bencana-bencana dan penghakiman-penghakiman, ya, tapi bagaimana jika Anda adalah salah satu dari orang-orang yang hidup??? Bapa ingin Anda mengetahui, ini mungkin adalah nasib Anda. Harap terima pesan ini dengan sangat serius jika Anda suam-suam kuku, atau belum menerima Yahushua HaMashiach sebagai Juruselamat pribadi dan Raja Anda. Ini sangat sangat nyata, dan ini akan terjadi, sama seperti semua firman-Nya. Waktu tidak berpihak kepada Anda.

Bagi Anda yang membaca kata-kata ini, yang mengikuti Yahushua dan telah menerima Dia, jangan takut untuk mengirimkan ini kepada keluarga dan teman-teman. Anda tidak akan rugi apa-apa, karena orang-orang yang mengikuti Yahushua toh juga sudah kehilangan segala sesuatunya, dunia ini bukan tempat tinggal kita. Teruskan pesan ini kepada semua orang sebagai peringatan. Suatu hari nanti, itu akan sudah terlambat…

Dengan kasih dan shalom

Julie

Anak-anak-Ku yang Sesungguhnya akan Bersinar Seperti Mercusuar

Tentu saja Julie Whedbee bukan satu-satunya orang yang telah diperlihatkan tentang masa depan. Ratusan orang lain juga telah diperingatkan bahwa penghakiman sedang datang dengan cepat. Berikut ini adalah apa yang diperlihatkan kepada Glynda Lomax…

"Banyak pertikaian dan kekacauan sedang datang ke bumi. Akan ada ledakan kekerasan, pembunuhan, perselisihan dan pertikaian di berbagai tempat.

Ketegangan akan melimpah-ruah, dan saudara akan menyerang saudaranya. Talinya ditarik kuat-kuat.

(Catatan: Dalam roh, aku melihat sebuah tali, seperti tali kawat, yang ditarik dan ditarik, sampai itu kelihatan seperti akan terputus karena ketegangan.)

Ketika aku berbicara dengan para malaikat, apa yang menahan peperangan akan dilepaskan, dan pertempuran akan pecah di banyak-banyak tempat. Peperangan akan pecah. Pertikaian dan pembunuhan akan terlihat di mana-mana sekaligus. Ini adalah awal dari Akhir. Persiapkan rumahmu. Persiapkan hatimu, karena Akhir itu ada atasmu. Akhir dari segala sesuatu mendekat dengan sangat cepat.

Anak-anak-Ku di bumi, anak-anak-Ku yang sesungguhnya, akan bersinar seperti mercusuar dalam masa kegelapan ini. Mujizat-mujizat akan berlimpah-limpah, firman-Ku akan disampaikan dengan keberanian besar dan kuasa seperti yang terjadi dalam zaman Anak-Ku Yahushua hidup di bumi, dan banyak jiwa-jiwa akan ditambahkan ke dalam kerajaan-Ku. Akhir itu sudah sangat dekat sekarang ini sementara jiwa-jiwa ini masuk sebelum pintu ditutup.

Persiapkan rumahmu. Persiapkan hatimu, karena Akhir itu ada atasmu."

Ya, suatu goncangan besar sedang datang, tapi Elohim tidak memperingatkan kita tentang hal-hal ini supaya menjadi takut. Sebaliknya, kita sedang diperingatkan supaya tidak menjadi takut.

Elohim mengendalikan segala sesuatu, Dia mengetahui semua ini sebelum permulaan dunia, dan Dia sudah memiliki rencana. Dan bahkan di tengah-tengah semua kegelapan yang terjadi, ini akan menjadi waktu-waktu terbaik bagi sisa-sisa umat-Nya.

Matius 24:9-14 (ILT)

Kemudian mereka akan menyerahkan kamu ke dalam kesukaran (Yunani: thlipsis; tribulasi, tekanan, penganiayaan, kesukaran, kesusahan), dan mereka akan membunuh kamu dan kamu akan dibenci oleh semua bangsa karena Nama-Ku,dan pada waktu itu banyak orang akan tersandung dan mereka akan mengkhianati seorang terhadap yang lain dan akan membenci seorang terhadap yang lain.Dan siapa yang bertahan sampai kesudahannya, dia akan diselamatkan.Dan Injil kerajaan ini akan diberitakan ke seluruh dunia sebagai kesaksian bagi semua bangsa, dan kemudian akan datang kesudahannya (Akhir)."

Matius 10:21-22 (ILT)

Adapun saudara akan menyerahkan saudaranya kepada kematian, dan ayah, anaknya; dan anak-anak akan bangkit melawan para orang tua dan akan membunuh mereka.Dan kamu akan dibenci oleh semua orang karena Nama-Ku; tetapi yang bertahan sampai akhir, ia akan diselamatkan.

Daniel 11:33,35 (ILT)

Dan orang-orang yang bijaksana di antara umat itu akan mengajar banyak orang. Namun mereka akan tersandung oleh pedang dan nyala api, oleh pengasingan dan perampasan, beberapa waktu lamanya.Dan sebagian dari orang-orang yang bijaksana itu akan tersandung, untuk menyaring, membersihkan dan memurnikan mereka sampai pada akhir zaman. Sebab akhir zaman itu masih belum mencapai waktu yang telah ditetapkan.

2Esdras 16:70-76

Karena di banyak tempat-tempat dan di kota-kota yang berdekatan akan ada kerusuhan besar terhadap mereka yang takut akan YAHWEH.Mereka akan seperti orang-orang gila, tidak mengasihani siapa pun, tapi menjarah dan menghancurkan mereka yang senantiasa takut akan YAHWEH.Karena mereka akan menghancurkan dan menjarah barang-barang mereka, dan mengusir mereka keluar dari rumah-rumah mereka.Maka kualitas pengujian orang-orang pilihan-Ku akan menjadi nyata, seperti emas yang diuji oleh api."Dengarlah, orang-orang pilihan-Ku," firman YAHWEH. "Lihatlah, hari-hari kesengsaraan sudah dekat, dan Aku akan membebaskan engkau dari padanya.Jangan takut atau bimbang, karena Elohim adalah penuntunmu.Engkau yang memelihara perintah-perintah dan peraturan-peraturan-Ku," firman YAHWEH Elohim, "jangan biarkan dosa-dosamu menarik engkau jatuh, atau kejahatan-kejahatanmu menang atasmu."

Kitab Henokh 50:1-2

Dan pada hari-hari itu akan ada perubahan bagi orang kudus dan yang dipilih, dan terang hari-hari akan berdiam atas mereka, dan kemuliaan dan kehormatan akan beralih kepada orang kudus.Dan pada hari kesusahan, murka akan terkumpul di atas orang-orang berdosa, tetapi orang benar akan berkemenangandi dalam nama TUHAN segala Roh; dan Dia akan menunjukkannya kepada yang lain, supaya mereka bertobat, dan menghentikan perbuatan tangan mereka.

Referensi:

Dr. Patricia Green, nubuat guncangan besar

Selasa, 14 Maret 2017

On blackbody radiation law



In the  last 20 years I kept asking Physicists about this Planck constant
h. Their answer was that it was OK as it resolves the curb fitting problem
of the black body radiation. I asked them if it was the issue with the em
radiation theory or the problem with the black body. It was Prof. Dr.
Suntora of Helsinki Technical University, at the International Seminar on
the Structure of Cosmology held at Helsinki in 2010, who told me that it
was the problem with the black body itself.

I wonder why Physicists were wrong for more than a century on this issue.
To be fair, I must say that Planck was correct. He said that e=hf is just
a inscrutable mathematical convention to make up the discrepancy between
the prediction of em theory on the black body and the experimental result.


I will make it more pointed. It was not the problem with Maxwell's em
field theory. It was the problem with the em theoretic model of the black
body which was wrong. Most likely, for theoretical physicists this
difference is too subtle to even ask.

I am quite convinced that Physics community take this problem more
seriously and reflect on what went wrong at the most fundamental level
with their grandest theory of Quantum Mechanics which they called the
"Final Theory".

It was Wheeler who said that QM is not to understand but to calculate.
There was a promising young PhD student of him who all of a sudden
disappeared and never came back to Physics. When people asked Wheeler
about him, Wheeler replied "He made a mistake. He tried to understand
Quantum Mechanics".

I tend to put blame on the so called empiricism which was targeted as
anti-Physics by Newton 350 years ago. Under the severe pressure from
Freemasons, Newton's view was suppressed and empirical science emerged as
the new science for Freemasonic world which took over Christian world. As
I pointed out, Newton was a theologian of Orthodox Christianity.
Empiricists tend to focus on each problem which appears around us and they
do not have enough training to connect these empirical results to form a
coherent view which requires logic and which is against empiricist way of
thinking. This is why they failed to listen to the complaint of Planck and
went on to glorify e=hf as the victory of empiricism. Any who questioned
were eliminated as those who questioned the Vatican were in the middle
age.

We can see the vicious masonic pressure upon Newton in the glorification
of Galileo who basically did almost nothing. He was a "masonic
revolutionary" who served the purpose of Freemasons and the Jesuit of that
time. We have been told that Galileo was the freedom fighter who freed us
humanity from the repression of Christian Churches by presenting the
revolutionary "correct" view of the universe.  There is no mention of
Newton in this Masonic propaganda which mislead physics for 5 centuries.
Objectively Galileo was absolutely nothing compared with Issac Newton.
Certainly, Freemasons at Cambridge proclaims that Newton was a reactionary
who confronted with empiricists. Einstein was embraced by Freemasons
because he "established" that Galileo's relativity cosmology with some
correction was the true cosmology which is anti Juda-Christian cosmology.

Going back to where I started, let me point it out again. hf=e deployed in
the relativistic theory causes the a mathematical contradiction 0/0=hf.
All physicists of the last century ignored this fatal error and here we
are. I was called "lunatic fringe" and faced systematic attack by the
mainstream including personal threat in the last 2 decades just because I
questioned.

Akira

Victor, a lesson we have to learn is that when a convention (hypothesis)
apparently resolves a difficulty we must not take is as a solution to
the
problem. In wider context, such "solution" may well cause serious
problems.  Of course, we logicians all know very well about this. Local
solutions could well be a global catastrophe. To be fair to Planck, I
must
repeat that Planck was not terribly happy with that his "embarrassing"
convention was taken too seriously by Einstein and his followers to
build
Quantum Mechanics. Einstein was a pioneer who took a huge risk and
failed.
I accept that and I respect his courage to take risk. But what about the
rest of Physics community. They are all habitual liars, coward followers
who persecuted those who questioned.  Yes they are scientific mobs!
Akira
Dear prof. Kanda
With regards to alternative derivation of blackbody radiation, pls check:
https://arxiv.org/pdf/1103.0715.pdf
Victor Christianto
*Founder and Technical Director, www.ketindo.com
E-learning and consulting services in renewable energy
**Founder of Second Coming Institute, www.sci4God.com
Http://www.facebook.com/vchristianto
Twitter: @Christianto2013
Phone: (62) 812-30663059
***Papers and books can be found at:
http://nulisbuku.com/books/view_book/9035/sangkakala-sudah-ditiup
http://www.unesco.chair.network.uevora.pt/media/kunena/attachments/731/ChristologyReloaded_Aug2016.pdf
http://fs.gallup.unm.edu/APS-Abstracts/APS-Abstracts-list.htm
http://independent.academia.edu/VChristianto
Http://researchgate.net/profile/Victor_Christianto/
Http://id.linkedin.com/pub/victor-christianto/b/115/167
http://www.amazon.com/Victor-Christianto/e/B00AZEDP4E
http://www.amazon.com/Jesus-Christ-Evangelism-Difficult-ebook/dp/B00AZDJCLA
Http://gospel.16mb.com
http://www.kenosis4mission.tk
http://www.twelvegates.tk
On Mar 13, 2017, at 14:40, "Akira Kanda" <kanda@cs.toronto.edu> wrote:
After all, we do not need to get into things like relativity theory or
quantum mechanics. The concept of energy in classical physics is
invalid.
It violated the conservation of energy. mv^2/2 is the kinetic energy
of
mv
only if m is accelerated from 0 to v under constant acceleration. This is
why Newton never used the concept of energy though he used momentum.
As
I
said, Newton was a great improvement to all of his successors.
Theoretical physicists are all morons who take themselves too
seriously.
Akira
Woe!
Did de Broglie say that?! His wave can move faster than c!  What kind of
opportunists are these people. What kind of fools are the audience. All
physicists do is either get back up by free masons and lie what ever
they
want to lie or just lick the boots of those who lie with the  backed by
free masons.
As I said many times, it also is the problem that Doppler effect
violates
the energy conservation law. Physicists are all too busy with
lick9ing
the
boots of big names and they have neither brain or intellectual
honesty
to
say what has to be said.
What a filth we are soaked into!
Akira
Dear Victor,
There are also other similar papers; but at their beginning they
introduce
wave properties to the particle studied by hands.
In the paper that your quote they use the separation of the wave
psi-function to two factors (the de-Broglie-Bohm wave pilot), which
later
since 1952 de Broglie did not consider seriously. He noted that such a
theory is developed in a phase space but not in the real space.
Hence
the
theory cannot allow any real trajectory for the particle in
principle.
Volodymyr
On 12 марта 2017, at 17:57, Victor Christianto wrote:
Dear Volodymyr
I do not argue that UP is the beginning of all confusions.
But just to remark that it seems possible to conceive wave
mechanics
without probabilistic interpretation:
https://arxiv.org/pdf/1302.4247v3.pdf
Yours,
Victor Christianto
*Founder and Technical Director, www.ketindo.com
E-learning and consulting services in renewable energy
**Founder of Second Coming Institute, www.sci4God.com
Http://www.facebook.com/vchristianto
Twitter: @Christianto2013
Phone: (62) 812-30663059
***Papers and books can be found at:
http://nulisbuku.com/books/view_book/9035/sangkakala-sudah-ditiup
http://www.unesco.chair.network.uevora.pt/media/kunena/attachments/731/ChristologyReloaded_Aug2016.pdf
http://fs.gallup.unm.edu/APS-Abstracts/APS-Abstracts-list.htm
http://independent.academia.edu/VChristianto
Http://researchgate.net/profile/Victor_Christianto/
Http://id.linkedin.com/pub/victor-christianto/b/115/167
http://www.amazon.com/Victor-Christianto/e/B00AZEDP4E
http://www.amazon.com/Jesus-Christ-Evangelism-Difficult-ebook/dp/B00AZDJCLA
Http://gospel.16mb.com
http://www.kenosis4mission.tk
http://www.twelvegates.tk
On Mar 12, 2017, at 17:57, Volodymyr Krasnoholovets
<vk@indra-scientific.com> wrote:
Dear Akira,
You are completely right talking bout uncertainty principle as the
demonstration of pure wave effects.
In the book below  ---
Louis de Broglie, Les Incertitudes d'Heisenberg et
l'Interprétation
Probabiliste de la Mécanique Ondulatoire, Gauthier-Villars, Paris
(1982); English translation: Heisenberg's Uncertainty Relations
and
the
Probabilistic Interpretation of Wave Mechanics with Critical Notes of
the Author, Kluwer Academic Publishers, Dordrecht, (1990). Muscovian
translation: Mir, Mowsow, (1986).
--- de Broglie showed how uncertainties appear from waves. He also
strictly supported the idea that any uncertainly is associated
only
with waves.
Wave and particle cannot be identified in one object of course. In my
approach I show how all this look like - there is something from
waves
and something from pure classical mechanics. But in general the
system
{particle + its cloud of spatial excitations} behaves on its own
principles.
By the way, it seems I am the first who demonstrate that the value of
mass of a particle is not a stable parameter; the mass
periodically
changes to a tension. In each section equal to the particles 's
Broglie
wavelength "lambda", the particle mass "m" changes to the tension
"\xi", then again the tension "\xi" to the mass "m" and so on. The
mass
is a volumetric fractality, which is gradually decomposes in the
section of "lambda" and the tension "\xi" appears in the particle.
So, such a motion allows one to consider microscopic phenomena in
deeper details than QM does.
When we derive gravity in this approach, we do not meet any
General
Relativity at all. But we derive the Newton law 1/r as the
standing
wave of inerton gas that is found in the interior of the massive
object. The inerton gas appears due to the overlapping of inerton
clouds of all the entities that form the object (a stone, a
planet,
a
star, etc.).
The same for the electric charge: the electric charge changes to the
magnetic monopole, then the magnetic monopole changes to the electric
charge and so on (the particle's de Broglie wavelength "lambda" is a
section in which  "e" changes to "g", then again "g" to "e", ...)
The charge is the structure of the surface; for example, a
chestnut
is
the typical positive charge.
The magnetic monopole is a combed chestnut (in the chestnut all
spikes
are combed).
The photon is a cell of space that has spike outward (on the upper
surface) and spikes inward (on the bottom surface).
The photon jumps from cell to cell such that the state of an oncoming
cell gradually changes.
After passing the section of "lambda", this structure on the
appropriate cell becomes combed, which means that the electric
state
changed to the magnetic state.
After passing in the same manner the next section of "lambda", the
magnetic state again changes to the electric state.
The Maxwell equations describe this motion.
This is in short I have presented you the major ideas developed in my
forthcoming book.
Best wishes,
Volodymyr
P.S. I use this business e-mail of mine (typically I use it for
correspondences on my applied physics and technological projects)
because both the Institute's and the http://mail2web.com  servers
do
not function properly.
On 11 марта 2017, at 16:28, Akira Kanda wrote:
Voldymyr and Mihai,
Making the theory deterministic is not sufficient to avoid the
problem
of
Uncertainty Principle. This is because Schrodinger's wave mechanics
is
not
dealing with any probability at all. He is talking about the
ambiguity
inherent in any measurement on waves. It is strictly the issue of
waves!
Only von Neuman who had no idea on what physics is about
introduced
UP
as
the problem of probability.
The wave uncetainty of wave mechanics is not a contradiction by
itself.
The problem creeps in just because we identify wave and particle.
Akira
Dear Volodymyr,
QUESTION: I am sure that you have done a very nice theory.
Before we read the book, can you explain maybe some aspects of
the theory? For example, is your theory determinist? ANSWER:
The theory is 100% deterministic, Poincare
emphasisedsed the necessity of determinism for the most
fundamental
theory.
What is interesting is that at the same time he pointed out that a
deterministic theory  faces the situation where the issue is
essential
non-deterministic. For example when an object is at unstable saddle
point,
which way it will go is not deterministic.
But I am sure that Poincre meant that there is such thing as
complete
theory!
QUESTION: If so, why do you need the wave function? Or you recall
the wave function only in order to show why is the wave
function indeed an approximation of your determinist theory?
ANSWER: As mathematicians say, we have to reduce the problem to
the
previous one.
The point is that in the theory for the first one the notion of
real
physical space is done and moreover it
has been derived from a pure mathematical theory of space.
Physical
space
appears as a mathematical
lattice of tightly ordered topological balls. So, a topological
ball
is
a
superparticle from each any
elementary material particle may appear (i.e. leptons and quarks)
-
electron, muon, tau lepton, then the
family of quarks: quark u, quark d, etc. The physical notion of
mass
is
associated with the mathematical
notion of a local deformation, i.e. deformation of a cell.
Moreover,
it
has
been shown that the
deformation must be a volumetric fractal deformation. Then a ratio
of
the
initial volume of a degenerate
cell to its new appeared volume is named the mass.
How can this leads to action reaction law? Newton struggled to nail
on
what is force and what is mass. It is an interesting question
mathematically and logically. It appears that the only ttruely
grounded
theory in Newton's world is kinematics. It is pure mathematics.
Dynamics
is an axiomatic theory and as Newton himself admitted, it has no
satisfactory physical model (ontology).
I will go back to the rest in the forth coming post.
Akira
PS: BTW, how is your work related to the vortex theory?
A lepton is a real
massive particle. A quark has an
inverse mass: the volume of the appropriate cell is large than the
initial
volume of the degenerate cell
under consideration. Such a local d