Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2018

Menjadi saluran berkat

Menjadi Saluran Berkat

Teks: Kisah Para Rasul 2:45
"dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing."


Shalom, saudara-saudari terkasih dalam Tuhan Yesus. Mungkin kita pernah mendengar atau menyanyikan lagu lawas ini:

Jadikan aku saluran berkat
(Ira B. Wilson, 1924 | SCHULER | George S. Schuler,1924 | 6/4 Do = C)

Di dalam hidup berliku – liku, banyak keluh dan kesah.
B'ri terangmu di tempat g'lap itu
Girangkanlah yang susah

Reff
Jadikan aku saluran berkat dan pemancar terang Yesus
Jadikan aku, oh Juru s'lamat, saluran berkat bagi s'kalian.

Bagian 2
Undangkanlah kasih-Nya yang murni, Yesus memb'ri ampunan
Yakinkan orang lain dengan bukti
Hidup yang penuh iman

Dahulu saya juga cukup sering menyanyikan lagu ini, namun kurang sungguh-sungguh menghayati arti lagu ini. Lagu ini boleh dibilang semacam nazar di hadapan Bapa di surga: "jika Engkau memberiku umur panjang da…

Fundamental problem with the Schrodinger's wave mechanics

For those who are interested in mathematical foundations of QM, here is an explanation by Prof. Akira Kanda on Fundamental problem with the Schrodinger's wave mechanics:

=======
So, why did Schrodinger put de Broglie's relation and Hamiltonian together to
achieve "particle-wave duality"? I can not find convincing scientific
reason for this.

1. Einstein and Planck showed a "successful" wave-particle duality of
light and photon. Einstein used relativistic energy-momentum to do this
[not knowing the contradiction coming from e=hf=0/0 which is
e=sqrt((cp)^2+(m0)^2c^4)=cp=m0cv/sqrt(1-(v/c)^2=(0/0)cv=c^2hhf].
This apparently "solved" the mystery of the double slit experiment for
light. Indeed, Schrodinger managed to "explicate" this using the
uncertainty principle for light/photon. [By the way, Suntora showed that
the blackbody radiation problem is resolved by considering the light wave
used to be monochromatic waves rather than harmo…

Kata-kata terakhir Steve Jobs

Kekayaan Alm. Steve Jobs pemilik Apple Computer Rp. 67 Triliun.

Kata2 terakhir Steve Jobs sebelum meninggal:

"Dalam dunia bisnis, aku adalah simbol dari kesuksesan, seakan-akan harta dan diriku tidak terpisahkan, karena selain kerja, hobiku tak banyak.
Saat ini aku berbaring di rumah sakit, merenungi jalan kehidupanku, kekayaan, nama,dan kedudukan, semuanya itu tidak ada artinya lagi.

Malam yang hening, cahaya dan suara mesin di sekitar ranjangku, bagaikan nafasnya maut kematian yang mendekat pada diriku.

Sekarang aku mengerti, seseorang asal memiliki harta secukupnya untuk digunakan dirinya saja itu sudah cukup. Mengejar kekayaan tanpa batas itu bagaikan monster yang mengerikan.

Tuhan memberi kita organ-organ perasa, agar kita bisa merasakan cinta kasih yang terpendam dalam hati kita yang paling dalam. Tapi bukan kegembiraan yang datang dari kehidupan yang mewah — itu hanya ilusi saja.

Harta kekayaan yang aku peroleh saat aku hidup, tak mungkin bisa aku bawa pergi. Yang…

Yesus mengetuk

M E N G E T UK P I N TU*
Pernahkah Anda melihat gambar Tuhan Yesus yg sedang berdiri di depan sebuah pintu sambil mengetuk?
Gambar tersebut dibuat oleh seorang seniman bernama Holman Hunt.
Ada peristiwa menarik saat Holman Hunt membuat gambar tersebut.
Ketika ia sudah selesai menggambar, ia ingin mengetahui tanggapan dari rekan-rekannya terhadap gambar Tuhan Yesus yg sedang berdiri di depan pintu dan mengetuk.
Semua rekan-rekannya dgn teliti dan kritis mencoba menemukan kesalahan dalam gambar tersebut.
Namun, rekan-rekannya tersebut tidak dapat menemukan kesalahan, justru mereka memuji gambar tersebut.
Hal ini membuat Holman Hunt tidak merasa puas, ia memanggil rekan-rekannya yg lain dan memintanya mencari kesalahan dgn lebih teliti secara profesional.
Tetapi, mereka pun tidak dapat menemukan kesalahan.
Sampai salah seorang rekannya yg masih amatir merasa menemukan kesalahan yg sangat mendasar, yaitu bahwa Holman Hunt lupa membuat pegangan pembuka pintu.
Akhirnya semua orang…

Energi pengganti kompor gas

Energi pengganti kompor gas

Shalom, selamat siang saudara-saudari terkasih dalam Yesus Kristus. Kira-kira 2 minggu lalu ada sebuah email dalam grup kami.
Beliau berkabar bahwa ada rencana pemerintah untuk menggantikan seluruh penggunaan gas elpiji dengan energi listrik PLN, tampaknya dengan pertimbangan bahwa penggunaan elpiji untuk kompor dan lain-lain mengakibatkan adanya defisit LNG sekitar 20-40 trilyun rupiah setahunnya (angka persisnya saya tidak tahu).
Saya bukan ahli ekonomi energi yang biasa menghitung penggunaan energi rumah-tangga rata-rata per hari. Namun, dengan logika sederhana saja, jika konsumsi gas rumah tangga akan dialihkan semuanya akan memberatkan tidak saja para ibu rumah tangga karena mesti menggantikan kompor gas dengan kompor listrik yang pasti beberapa kali lebih mahal, namun juga memberatkan PLN karena mesti menyediakan tambahan kebutuhan energi listrik per hari. Sekarang saja kapasitas listrik PLN di Jawa kabarnya hanya sedikit di atas beban puncak. Jika i…

Dom Knigi

Dom Knigi

Shalom, selamat malam saudara-saudariku yang terkasih dalam nama Bapa, Putra dan Roh Kudus. Kalau JesusFreak bercerita tentang perbincangan di pantry, perkenankan saya bercerita sedikit tentang pengalaman saya dulu waktu sedang studi di Moskow sekitar 8-9 tahun lalu.
Karena agak frustasi disebabkan tidak bebasnya mengakses perpustakaan di kampus waktu itu (buku yang akan dipinjam hanya diambilkan, tidak boleh memilih sendiri), maka waktu itu saya berusaha mencari informasi dari galeri seni atau toko buku. Salah satu toko buku yang terkenal adalah Dom Knigi, yang artinya Rumah Buku (dom: rumah, knigi: buku). Lihat (1). Toko buku ini cukup besar di Rusia dan banyak cabangnya di berbagai kota.
Saya merasa sangat terbantu dengan toko buku tersebut,* meski jarang membeli buku yang mahal (waktu itu kurs 1 dolar AS setara 33.3 rubel). Jadinya ya sering ditegur oleh penjaga Dom Knigi.
Namun saya justru sempat melihat berbagai judul buku yang ada, paling tidak judulnya. Jika …

"... dan dengan segenap akal budimu."

"... dan dengan segenap akal budimu."

Teks: Matius 22:37
37 "Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu."

Shalom, selamat siang saudara-saudari yang terkasih dalam Tuhan. Baru-baru ini saya terlibat dalam suatu diskusi via surel dengan seorang profesor fisika asal Italia, namanya Prof. Adriano Orefice.
Saya lupa persisnya apa diskusi yang mengawali, kalau tidak salah saya menyinggung tentang perlunya semua orang bertobat, termasuk juga para ilmuwan. Saya lalu menyitir teks Mat.22:37, yaitu bahwa kita mesti mengasihi Tuhan "...dengan segenap akal budi."
Namun kemudian rekan saya tersebut mengajukan pendapat yang agak mengherankan. Kira-kira dia berpendapat begini, kata asli yang digunakan untuk "kasih" dalam teks Mat. 22:37 itu adalah "agapeisis," yang artinya adalah bersimpati atau menyambut. Jadi, menurut dia, dia dapat mencintai istrinya …

Mukjizat Tuhan di gurun Negev

Mukjizat Tuhan di gurun Negev

*Mukjizat…!!! Menyaksikan Proses Detik–detik Lahirnya Sungai di Padang Gurun Israel*

Kemarau Panjang Melanda Seluruh Wilayah Israel. Banyak Doa Yang Sudah Di panjatkan Dan Inilah Jawaban Atas Doa Mereka.

Pihak pemerintah Israel mengumumkan kondisi negara dalam keadaan darurat soal pasokan air. Level merah menunjukkan keadaan ini benar – benar membahayakan kehidupan. Hal itu diakibatkan oleh kemarau panjang yang tak kunjung berakhir. Hampir empat tahun, kemarau terus melanda Israel tanpa henti. Parlemen Israel menyatakan belum mampu menemukan solusi untuk mengatasi keadaan sulit ini. Berbagai upaya telah dilakukan namun tidak banyak memberikan hasil. Pasokan air terus menyusut dan semakin gawat darurat. Sungai–sungai seakan hilang ditelan bumi dan level air danau terus menyusut sangat drastis.

Pemerintah tidak tinggal diam. Banyak upaya telah dilakukan termasuk mengadakan "Doa Nasional" untuk meminta hujan. Semua warga Israel yang dikenal…

Relativity Theory against basic Logic

---------- Forwarded message ----------
From: Akira Kanda


Einstein took another passage to God. He pushed this humane created
relativity theory which denies the absolute replacing it by relative.

Naturally he ended up with the problem of the Principle of Relativity
which was the last ditch effort to rescue the inevitable collapse of the
world view of Relativity. He reduced the relative motion to just constant
speed motion and yet, he ended up with the Time paradox and length
paradox. I debunked their last ditch effort to defend their relative
theory by showing that Einstein's proof for time dilation and length
contraction comes from a thought experiment which also contains a
contradiction. Einstein either did not see this or he deliberately ignored
it to make a case. In either way Physics must repent! [I am talking about
the train power pole thought experiment].

Naturally Time Dilation deduced the so called Twins paradox. Physicists
excuse was pathetic. They used accele…

Visiun sebelum pengangkatan

*BERTEMU YESUS - GEMPA BUMI DAN PENGANGKATAN ORANG PERCAYA KESAKSIAN SAVANNAH (9 TAHUN)*

Beberapa hari silam TUHAN memberi saya pesan bahwa akan ada *Gempa Besar* sebelum pengangkatan terjadi dan jutaan manusia akan terbunuh.

Bertemu Yesus – Gempa Bumi dan Pengangkatan orang percaya | Savannah. 9 Year Old Sees Jesus And This Is What He Told Her. Shalom, begini kisahnya:

Ibu Savannah:
Selamat sore semuanya. Saya ingin berbagi dengan saudara semua mengenai apa yang TUHAN telah wahyukan kepada anak perempuan saya yang berumur 9 tahun.
Anak saya berumur 9 tahun dan dia mendapatkan penglihatan atau mimpi dari TUHAN. Oke mari kita cermati sebagai berikut..."

Savannah :
Halo semuanya saya Savannah, waktu itu saya pergi ke kamar saya, berdoa dan TUHAN memberi saya sebuah visi. Dalam visi itu saya melihat TUHAN YESUS yang mengenakan pakaian serba putih dan selempang warna merah dan biru.

Dan DIA berkata kepada saya, 'Putri-KU ... AKU ingin kamu memberitahu semua orang bahwa : …